MasukAku seorang kurir pesan antar dan suatu hari aku menerima pesanan dari toko mainan seks. Saat sampai di tempat pengantaran, aku mendapati seorang wanita cantik telanjang berlutut di ranjang. Bokongnya yang montok menghadapku, dan bagian pribadinya ditutupi dengan pakaian dalam minim. Pada titik ini, sebuah pesan muncul di kotak obrolan pesan antar. "Keluarkan mainan elektrik yang kamu beli untuk membuatnya merasa nyaman. Kalau kerjamu bagus, akan kuberi bonus 200 juta."
Lihat lebih banyakBerbeda dari penampilannya, Citra ternyata lebih kuat dari yang kubayangkan dan sangat tegas dalam bertindak.Dia meminta tangkapan layar ponselku dan riwayat pemberian uang digital, lalu juga menelusuri rekaman CCTV pusat pemandian.Ternyata, malam itu Candra memakai namaku untuk memesan wewangian perangsang dari toko tersebut dan menempatkannya di kamar Citra.Dia juga memberikan pelayan kartu kamar yang sama dan meminta pelayan membawaku ke kamar itu. Jadi, itulah kenapa aku ikut terjebak.Dia sama sekali tidak memasukkan obat ke dalam minumanku, jadi aku tidak mungkin bisa mencegahnya.Setelah penyelidikan lebih lanjut, diketahui bahwa karena kemampuan fisiknya yang buruk, Candra mengembangkan fetish membiarkan pasangan berhubungan intim dengan orang lain. Dia senang melihat orang lain menodai istrinya untuk mendapatkan rangsangan dan kepuasan emosional.Candra lalu berdalih mengajak terapi dan sering membujuk Citra untuk melakukan hal-hal aneh. Setiap kali Citra berdekatan dengan
Keesokan paginya, saat terbangun dan melihat Citra berbaring di sampingku, aku sadar bahwa hal terburuk benar-benar telah terjadi.Yang lebih buruk lagi, saat itu juga Citra perlahan bangun.Jantungku berdegup kencang, otakku berputar mencari kata-kata, memikirkan bagaimana menjelaskan situasi ini.Mengatakan Candra yang memberiku kartu kamar? Dia pasti tidak akan mengaku.Mengatakan Candra yang menaruh obat pada minumanku? Tetapi, aku tidak punya bukti, bahkan jika menemukan kuitansi makanan itu, namaku yang tertera di sana.Lagi pula, hanya dengan perkataanku, Citra pasti tidak akan percaya bahwa suaminya yang selalu bersamanya bisa melakukan hal serendah ini.Belum sempat aku memikirkan jawaban, Citra sudah terbangun dan kami saling berpandangan.Namun, dia tidak marah dan memukuliku seperti yang kubayangkan. Dia hanya duduk di tempat tidur, seolah-olah sedang mengingat sesuatu.Beberapa saat kemudian, air mata perlahan jatuh dari wajahnya yang lembut.Aku tidak tahan melihatnya sep
Candra tersenyum dan memperbaiki kacamatanya, "Jodi, kamu benar-benar sopan. Nggak usah panggil aku Pak, panggil saja Kakak.""Tapi, aku alergi alkohol. Sepertinya aku nggak bisa minum sampai puas denganmu."Setelah itu dia menoleh ke Citra dan bercanda, "Istriku bisa minum banyak. Malam ini, tolong beri beberapa gelas buat istriku, dia yang akan minum buatku."Citra memandangnya dengan tatapan jengkel, "Jangan dengarkan omong kosong Kak Candra soal alergi alkoholnya. Aku rasa di antara kita bertiga, aku yang paling nggak bisa minum."Kami bertiga serempak tertawa dengan tawa profesional.Waktu berlalu dengan cepat dan malam pun tiba. Sekitar sepuluh orang dari departemen kami berkumpul di meja, saling bersulang. Suasananya meriah.Setelah beberapa putaran minuman, aku merasa ingin buang air kecil. Jadi, aku bangkit untuk ke kamar mandi.Tanpa sengaja aku bertemu dengan magang baru, Bintang, yang terlihat agak terkejut melihatku."Eh, Kak Jodi, kamu beli apa ya? Kok bisa sampai minta P
Suara napas tertahan dan suara air yang samar terus memasuki telingaku, dan aku hanya bisa berusaha sekuat tenaga menahan napas.Aku nyaris tercekik kehabisan napas, seolah-olah berada di dalam tungku api. Setiap detik terasa seperti siksaan, seakan seluruh ketahanan hidupku habis.Entah sudah berapa lama waktu berlalu, tetapi kesabaranku hampir habis. Aku rasa tidak masalah seperti apa hidupku mulai sekarang. Aku ingin memberi pelajaran keras pada wanita provokatif ini, seperti malam itu.Malam itu, aku adalah seorang kurir barang dan dia adalah seorang pelanggan. Aku bisa mendorongnya ke tempat tidur dan bermain bersamanya dengan bebas.Tetapi, hari ini, aku adalah seorang karyawan dan dia adalah istri bos, dan aku hanya bisa melihatnya menunggangiku dan melakukan apa pun yang dia inginkan tanpa bergerak.Kenapa? Kenapa dia bisa membuka kakinya kepada orang asing tanpa ragu-ragu? Tetapi, aku sebagai rekannya tidak bisa?Pikiranku berkecamuk, perasaanku terombang-ambing antara sadar d






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.