Masuk“Tolong … masukkan … di sana sangat gatal hingga rasanya ingin mati. Kak … kamu ….” Di lorong yang remang-remang, jantungku berdegup kencang melihat tetangga cantik dengan wajah memerah itu. Aku mengangkat kaki ingin menghampirinya untuk membantu, tetapi masih sedikit ragu. Detik berikutnya, dia tiba-tiba membuka kedua kakinya ke arahku …. Melihat bagian bawah tubuhnya yang basah dan berantakan, aku tidak bisa lagi mengendalikan diri ….
Lihat lebih banyakAku kembali bertanya apa maksud ucapannya.Dia terkekeh pelan, lalu dengan dingin berkata, “Aku tidak percaya kamu tidak menyadari ada yang aneh dengan istrimu.”“Kalau cuma satu dua hari masih bisa dimaklumi. Tetapi ini sudah lebih dari setahun, masa kamu tidak sadar sama sekali?”Sebenarnya aku memang sadar, hanya saja aku tidak berani memikirkannya lebih jauh. Aku takut kehidupanku yang sekarang akan hancur.Aku selalu berpikir istriku hanya sedang tergoda sesaat, dan pada akhirnya akan kembali ke ke rumah.Bagaimanapun, dunia ini penuh godaan. Siapa pun bisa goyah sesekali.Seperti saat melihat wanita ini, hatiku juga sempat bergejolak.Melihatku mencoba menghindar, wanita itu tiba-tiba kesal. Dia segera melangkah ke pintu dan menghalangi jalanku.“Robby, sebenarnya kamu sudah tahu kan kalau istrimu berselingkuh?”Aku menyipitkan mata dan menatapnya, lalu bertanya siapa dia sebenarnya.Dirinya menjawab bahwa dia adalah istri dari pria yang berselingkuh dengan istriku. “Oh, salah …
Melihat wanita itu tersenyum manis, lalu mengingat wajah istriku yang selalu muram dan penuh amarah, aku tidak bisa menahan diri untuk menghela napas.Andai saja istriku juga bisa bersikap selembut dan setenang wanita di sebelah ini, pasti akan lebih baik.Namun sebenarnya itu mungkin terjadi, asal aku punya banyak uang. Mungkin dia akan berubah jika bisa tinggal di apartemen besar, mengendarai mobil bagus, dan setiap hari pergi ke restoran mewah.Aku kembali menghela napas.Wanita itu mengangkat alisnya dan menanyakan alasanku menghela napas, bertanya apakah dia mengatakan sesuatu yang salah.Aku tersenyum canggung dan berkata itu bukan masalahnya, lalu berbalik untuk kembali ke rumah.Namun tiba-tiba dia memanggilku lagi. Dengan sedikit malu, dia mengatakan bahwa saluran pembuangan di rumahnya tersumbat.Dia sudah bertanya ke pengelola gedung, dan mereka mengatakan teknisinya sudah pulang, jadi baru bisa datang besok.Tetapi dia tidak bisa menunggu sampai besok karena malam ini dia
Aku memegang kertas itu, menatap tulisan di atasnya dan terpaku cukup lama. Awalnya ingin kubuang ….Namun tiba-tiba bayangan semalam terlintas di benakku. Tanpa sadar aku malah menyimpan nomor itu di ponselku.Saat mengisi nama kontak, aku sempat berpikir sejenak, lalu asal mengetik Telkomsel. Setelah itu, aku membawa wadah makan itu ke dapur lalu pergi bekerja.Siang harinya, tiba-tiba aku mendapat telepon dari sekretaris desa di kampung halaman. Katanya ada seseorang yang ingin membeli rumah leluhur keluargaku.Harga yang ditawarkan cukup tinggi, dan dia menanyakan apakah aku mau mempertimbangkan untuk menjualnya. Aku cukup terkejut.Beberapa tahun terakhir, di kampung memang sempat beredar kabar akan ada pembebasan lahan. Banyak warga percaya, lalu memperbaiki rumah-rumah tua mereka, bahkan menambah beberapa lantai.Tetapi sekarang, sudah tiga tahun berlalu dan tidak ada tanda-tanda pembebasan lahan itu.Aku sendiri tidak pernah berharap pada hal itu. Bagiku, rumah itu adalah waris
Sentuhan yang jauh lebih basah dari sebelumnya membuat tubuhku menegang, pikiranku kosong, kata-kata penolakan yang tadi sempat ingin kuucapkan langsung tersangkut di bibir.Melihat reaksiku, wanita itu berjinjit dan meniupkan napas hangat ke telingaku. Setelah merasakan getaran tubuhku ….Dia menggesekkan dadanya yang lembut dan montok itu ke dadaku .... Lidahnya yang licin dan panas menjilat jakunku.Jika digoda oleh wanita seperti ini, siapa pun pasti tak bisa menahan diri.Aku menekannya ke pintu, lalu berbisik dengan suara tertahan, “Dasar rubah … kamu sangat pandai menggoda. Katakan, sudah berapa banyak pria yang kamu goda?”Wanita itu tersenyum manis dan berkata dengan lembut, “Kamu yang pertama .…”Aku jelas tidak percaya.“Kamu tidak mau jujur, ya? Lihat saja bagaimana aku akan menghukummu!” Setelah mengatakan itu, aku mengangkat pantatnya yang besar dan berisi, melengkungkan punggungnya, dan menerjang ke depan dengan gerakan yang kuat ….“Ah ... uh ... enghh ....” Wanita ini
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.