Beranda / Romansa / Lika-liku Cinta Terlarang / Bab 58 Hasrat Juminah

Share

Bab 58 Hasrat Juminah

Penulis: Jackie Boyz
last update Tanggal publikasi: 2026-04-24 10:05:58

Tiba di perempatan jalan, Anto duduk di atas dipan dalam pos penjaga.

“Mas mau pesan apa?” Tanya Wawan – penjual nasi.

“Es campur!” Sahut Anto sambil memajukan bibirnya.

“Aku nggak jual es campur Mas, adanya suma nasi goreng.”

“Laiya, sudah tahu kamu itu jual nasi, malah aku ditanya mau beli apa? Piye to kamu Wan?”

“Iya Mas, maklum Mas aku nggak gaul, kurang pengalaman.”

“Apa hubungannya pengalaman sama nasi goreng, Wan?” Tanya Anto,
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 180 Ajakan Amina

    Yuyun agak kesal, jadi dia sengaja menyalakan kembali motornya dan memasuki garasi dengan mengendarai motornya. Saat masuk ke dalam dia melihat samar-samar Amina dan Anto saling melumat bibir satu sama lain lalu mereka terkejut dan Amina buru-buru keluar dari dalam mobilnya. Berikutnya Anto. Amina menatap kesal ke arah Yuyun seakan Yuyun sudah membuat misinya gagal.Amina sampai lupa kalau kancing pada sisi atas gaun ketatnya masih belum dikancingkan dan putingnya terlihat keluar.Yuyun menatap bulatan putih dan kencang yang sangat montok itu, kedua puting Amina basah seperti baru saja dijilat.Yuyun sengaja tidak menegur dan membiarkan Amina berlalu dengan penampilan seperti itu menuju ke pintu samping rumah. Yuyun melepaskan helm dari kepalanya lalu meletakkan di rak garasi.Melihat Anto masih berdiri di samping mobil di dalam garasi dengan cahaya temaram itu, Yuyun segera menegurnya.“Kamu nggak ke beranda? Atau ke dapur minta Rinten menyiapkan jatah makan mal

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 179 Mendesak Yuyun

    “Kamu memang sangat pintar dan cerdas,” puji Rangga pada Yuyun lalu menarik tepi celana dalam Yuyun ke samping dan menyentuh bukit berbulu tersebut sambil menyesap bukit kenyal Yuyun. “Mas Rangga, emhhh, enghh, oukhhh,” Rengek Yuyun seraya menjejakkan kedua kakinya di atas sofa. Yuyun mengapitkan kedua kakinya sambil meremas tengkuk Rangga. Rangga terkejut karena biasanya Yuyun akan membuka pahanya lebar-lebar agar dia menyesap liang intim Yuyun. Kali ini Yuyun memperlakukannya dengan agak berbeda. “Kenapa? Nggak mau aku sentuh?” tanya Rangga terang-terangan dengan wajah agak kesal. Yuyun menelan ludahnya, sebenarnya Yuyun bukan ingin menolak, tapi entah kenapa dia agak lelah dan ingin pulang ke rumah lebih awal untuk beristirahat. Rangga menarik lepas celana dalam Yuyun, dia juga membuka seluruh baju Yuyun hingga tubuh Yuyun telanjang tanpa penutup lagi. “Malah diam?” tegur Rangga dengan nada tidak senang. “Mau,

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 178 Menikmati karyawan

    Di dalam ruangan Darto, Lindar sedang membuka kedua pahanya lebar-lebar sementara Darto membungkuk dengan duduk berjongkok di depan sofa menikmati cairan dari liang intim Lindar. “Ouuuukhh, aahhh, ssshhh, oukhh, aahh, emhh,” desah Lindar sambil membuka kedua pahanya lebar-lebar. Darto mengunyah pelan kacang kecil milik Lindar seraya mengocok liang intim Lindar menggunakan jemari tangannya. “Enak Lind?” tanya Darto sambil menyeringai lebar lalu kembali melahap liang penuh cairan tersebut. “Emhh, iya, enak, oukhh, enak, Pak, aahhh,” jawab Lindar sambil merem-melek memilin puncak bukit kembarnya sendiri menggunakan jemari tangannya. Darto begitu lahap menikmati area intim Lindar, setelah puas menikmati area intim Lindar Darto berdiri dan kembali menggenjotnya di sofa. “Ah, ah, ah, Lind, aku genjot pepek kamu, oukhh, sampai kamu puas, Lind, oukhh,” desah Darto sambil menusuk-nusuk liang intim

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 177 Gairah Lindar

    “Awas saja, aku adukan sekarang!” lanjut Samsudin dengan wajah kesal. “Mas, jangan! Nanti aku yang kena damprat! Tega kamu!” tahan Narti sambil menggenggam pergelangan tangan Samsudin. “Aku nggak bakalan bawa-bawa kamu, aku bakalan adukan si Yono! Salah dia bukan salah kamu Nar!” serunya sambil menepis tangan Narti dari pergelangan tangannya. Samsudin berjalan dengan langkah lebar menuju ruangan kerja Darto. Dan langkah kaki Samsudin terhenti di depan pintu ruangan kerja tersebut. Tak lama setelah itu Narti ikut menyusul Samsudin. Narti mendapati Samsudin malah menelan ludahnya sendiri tanpa mengetuk pintu. Dan saat Narti hendak membuka bibirnya untuk bertanya, Samsudin segera membekap mulut Narti dan menahan Narti dalam pelukannya. Narti melotot bingung, dia tidak tahu kenapa Samsudin melakukan itu. “Ssssttttt!” Samsudin memberikan isyarat pada Narti untuk tidak bicara lalu melepaskan bekapan pada bibir

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 176 Ancaman Samsudin pada Yono

    “Aah, ah, San, ahhh, aku sodok pepekmu, oukhh, masuk San, oukhh, pepekmu enak sekali San, oukhh, sayang,” desah Nardi sambil terus menyodok liang intim Susanti dengan posisi berdiri. Penolakan Susanti hanya berlangsung beberapa menit saja karena tubuhnya ikut memanas. Susanti membuka bajunya ke atas dan merengek-rengek pada Nardi. “Nar, aku nggak tahan, oukhh, Nar, hisap putingku, oukhh,” pintanya sambil menyodorkan buah dadanya pada Nardi. Nardi langsung menghisapnya kuat-kuat sambil menyodok liang intim Susanti yang basah penuh lendir. “Ah, ah, San, enak sekali, oukhh, San, aku pengen muncrat sayang, oukhh San, oukhh, akhh,” desahnya sambil menghisap sambil menyodok-nyodok liang intim Susanti. “Iya, oukhh, aku juga, genjot lebih cepat Nar, aku pengen keluar, oukhhh,” pinta Susanti pada Nardi, Susanti menggoyangkan bokongnya, Nardi menggempur liang basah Susanti habis-habisan. Gerakan kasar itu membuat keduanya tiba di kli

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 175 Cemburu

    “Nggak mungkin aku jijik sama kamu, Nar,” sahut Samsudin. Sampai di kandang, Samsudin menepikan kereta yang memuat wadah tabung susu ke sisi dekat kandang. Samsudin masih menghisap rokoknya, Narti tidak tahu kenapa Samsudin tidak mengambil kereta dorong lain untuk membersihkan kotoran sapi malah celingukan menatap ke sekitar. “Nyari apa kamu, Sam? Dompetmu jatuh? Nggak ambil kereta lagi?” tanyanya pada Samsudin. “Nyari tempat,” ujarnya seraya menarik lengan Narti menuju ke belakang dinding kandang, bangunan yang berjajar dengan rapi tersebut membuat Samsudin lebih leluasa untuk memuaskan hasrat birahinya. “Sam, kita ke mana? Jangan setiap hari to, Sam, pinggangku nanti patah,” ujar Narti sambil meronta dari genggaman tangan Samsudin pada lengannya. Samsudin sudah membawanya menuju ke belakang dinding, di sana Samsudin mulai menciumi leher Narti sambil menekan punggung Narti agar rebah di antara semak dan

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 1 Panasnya ibu tiriku

    Pagi-pagi sekali Sarinten menyiapkan sarapan untuk keluarga Darto. Janda berusia tiga puluh dua tahun beranak satu tersebut sudah enam bulan bekerja di kediaman Darto sejak diceraikan oleh suaminya.Darto memiliki istri sambung bernama Amina, wanita berusia empat puluh tahun pengelola empat toko pe

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 2 Layani aku

    Brak! Saking terburu-buru sampai terdengar gebrakan keras di pintu. Sarinten bersembunyi di belakang punggung Devan, wanita itu malah merangkul pinggang Devan.Yuyun mendengar suara pintu terbuka dan tertutup kembali langsung berbalik dan mengetuk pintu kamar mandi. “Mas! Mas Devan di dalam? Burua

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 3 Istri Majikan yang menggoda

    Tak lama kemudian, Darto dan Amina berjalan bersama-sama menuju ke ruang makan. Seperti biasa Amina mengenakan baju terusan ketat sepanjang lutut. Kedua bahu jenjangnya tampil mulus karena baju yang dikenakan Amina hanya sampai sebatas dada.Anto hampir memuntahkan kopinya menatap kedua bola yang h

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 66 Kelelahan

    Yuyun sebenarnya merasa lelah karena belakangan ini dia sering bercinta dengan Darto. Tidak ada waktu untuk memikirkan Rangga karena tubuhnya sudah tidak mampu menerima sentuhan intim dari Rangga. Yuyun sampai melamun dalam pelukan Rangga."Kamu kenapa? Ada yang mengganggu pikiran kamu, Yun?"

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status