Share

128.

Author: Freyaa
last update publish date: 2026-08-25 09:13:12

Sudut bibir Mister Konstantin tertarik samar. Ia menarik lembut kepala Sarah agar bersandar ke pundaknya, "Indar memang pelayan pribadi yang sudah dianggap sahabat oleh Anna. Tetapi hati Praded tahu, Indar tak akan mungkin melakukan perbuatan terkutuk itu... meracuni Anna atau pun Raphael."

Tangan tua Mister Konstantin membelai lembut rambut Sarah, "Otak boleh jenius, Nak, tetapi kepekaan hati harus tetap dijaga dengan baik. Apakah kau pernah merasa Ibumu tidak menyayangimu dengan tulus?"

Sarah
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (2)
goodnovel comment avatar
Paulina
wah begitu tuan konstantine membuka ruangan Adeline Sarah langsung antusias banget ini gercep buat parfum, nah ayo wujudkan impian tuan konstantine yuk Sarah
goodnovel comment avatar
Paulina
suka banget interaksi antara tuan konstantine sama Sarah ini, akhirnya ya Sarah prasangka burukmu tentang orangtuamu terbantahkan ini, nah gitu gak ada salahnya juga kan kamu membuka hati pada Ethan ini
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    128.

    Sudut bibir Mister Konstantin tertarik samar. Ia menarik lembut kepala Sarah agar bersandar ke pundaknya, "Indar memang pelayan pribadi yang sudah dianggap sahabat oleh Anna. Tetapi hati Praded tahu, Indar tak akan mungkin melakukan perbuatan terkutuk itu... meracuni Anna atau pun Raphael."Tangan tua Mister Konstantin membelai lembut rambut Sarah, "Otak boleh jenius, Nak, tetapi kepekaan hati harus tetap dijaga dengan baik. Apakah kau pernah merasa Ibumu tidak menyayangimu dengan tulus?"Sarah memutar wajahnya, menyusupkan kepalanya ke dada Mister Konstantin. Pundaknya gemetar dan tangisnya pun akhirnya pecah. Beberapa detik lalu, ia sempat membisikkan prasangka buruk atas kesetiaan orang yang telah membesarkan dan mempertaruhkan nyawa untuk mencintainya dengan tulus.Setelah beberapa saat dan tangis Sarah mulai mereda, Mister Konstantin membawa Sarah bangkit berdiri. "Mari, kita lihat ruangan tempat Adeline biasa meracik parfum," ajaknya lembut.Sambil melangkah menelusuri lorong ha

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    127.

    Awalnya Mister Konstantin merasa sangat terhibur bermain dengan Ethan dan Tachi. Ia mencurangi Ethan yang akhirnya tak bisa berkutik saat wajah tampannya ditempeli kertas warna-warni, serta melihat bagaimana Tachi tertawa meledak sangat lucu dan menggemaskan."Kalian bermainlah, aku mau melihat Sarah dulu," ucap Mister Konstantin sebelum bangkit dari duduknya, meninggalkan Ethan dan Tachi yang masih tergelak melihat sang Daddy benar-benar seperti boneka penuh warna.Brian yang baru saja tiba di ruang keluarga untuk mengantarkan tablet kerja pada Ethan, mati-matian menggigit bibirnya agar tidak ikut menertawakan bos dinginnya yang kini memasang tatapan tajam membunuh padanya."Sekali saja kau tertawa, kupatahkan gigi depanmu!" geram Ethan cepat dalam bahasa Rusia agar tidak dipahami oleh Tachi.Ethan lalu menoleh pada Tachi yang sedang menyusun kayu Uno, "Daddy periksa pekerjaan dulu sebentar, nanti kita main lagi. Atau Tachi mau makan camilan?"Mendengar kata camilan, Tachi mengangguk

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    126.

    Pagi di Yaroslavl menyapa dengan kesunyian yang menenangkan. Kelopak mata Sarah sudah terbuka sejak beberapa menit lalu. Namun kaki Tachi yang menimpa pinggang serta memeluknya dari belakang masih belum bergeser. Anak itu masih pulas dan Sarah pun enggan melepaskannya, khawatir anak lelaki yang super aktif tersebut akan terbangun dan susah ditidurkan kembali.Tiba-tiba pintu kamar tempat Sarah dan Tachi tertidur terbuka dari luar."Kau... kenapa kau kemari?" tanya Sarah berbisik pada Ethan yang langsung merebahkan tubuh di sebelahnya."Tidur," sahut Ethan pendek. Ia menarik bantal kepala Sarah lalu membaringkan kepalanya tepat di dekat pundak wanitanya itu."Jangan aneh-aneh, Ethan!" geram Sarah mendorong dada Ethan yang memiringkan tubuh ke arahnya dengan kelopak mata terpejam, "Cepat keluar sebelum Tachi ikut terbangun karena ulahmu!""Kalau dia bangun, nanti kutidurkan kembali," Ethan menjawab santai.Rahang Sarah benar-benar mengencang menahan geram melihat kelakuan Ethan yang sud

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    125.

    Kini, cahaya kota mulai berkurang. Gedung-gedung tinggi menghilang dari pandangan. Jalan raya yang tadi dipenuhi lampu, perlahan berubah menjadi garis-garis cahaya yang semakin jarang. Kemudian, hutan mulai mendominasi pemandangan di bawah mereka."Moskow sudah hilang?" tanya Tachi menoleh ke belakang untuk melihat pemandangan yang telah mereka lewati.Mister Konstantin mengangguk sambil mengusap lembut pinggang anak lelaki itu. "Ya, kita sudah meninggalkan Moskow."Tachi kembali menempelkan wajahnya lebih dekat ke jendela, "Sekarang lebih gelap.""Yaroslavl tidak seperti Moskow yang ramai dan berisik," ucap Mister Konstantin dengan nada lembut. "Yaroslavl lebih tenang."Tachi mengangguk seolah otak kecilnya mengerti. Matanya tak lagi melihat siluet gedung pencakar langit, tidak ada lampu. Han

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    124.

    Madam Maria datang ke rumah sakit di sore hari. Ia menyerahkan dokumen audit yang sedang berlangsung kepada Ethan dan Mister Konstantin. Kali ini di depan Ethan, Mister Konstantin lebih menahan diri dan tidak bersikap sinis pada Madam Maria. Apalagi seharian ini ia mendengarkan celotehan Tachi yang berkata patah-patah dalam bahasa Rusia, sekaligus mengajari anak lelaki itu beberapa kata baru, sudah sangat menghibur hatinya. Sebelum larut malam, dokter dan satu orang asisten perawat yang mendampinginya datang ke ruangan perawatan Ethan. "Dari hasil laboratorium ini, memang terlihat ada jejak molekul racun dalam darah Mister Ethan Volkov. Tapi..." Dokter terhenti sejenak dari penjelasannya. Ia memandang Mister Konstantin, Madam Maria, dan semua orang di dalam ruangan. "Kami belum memberikan antiracun apa pun, tetapi saat ini jejak racun dalam darah Mister Ethan Volkov sudah netral, mati, dan tidak aktif lagi," tambah dokter itu hati-hati. Mister Konstantin menoleh pada Sarah, mereng

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    123.

    Sementara Madam Maria dengan kepala dingin memeriksa semua laporan dan dokumen di ruangan kantor pusat Volkov Holdings bersama Brian yang duduk di seberang meja kerjanya juga ada Krista yang turut membantu pekerjaan Madam Maria, mulai dari mengisi ulang minuman di gelas, membukakan tutup pulpen, mengingatkan untuk minum vitamin serta makan besar, hingga menyortir camilan untuk majikannya tersebut.Ethan yang sudah tidak diinfus lagi, menikmati waktu istirahatnya di ruangan VVIP rumah sakit. Membacakan buku dongeng untuk Tachi, mendengarkan anak lelaki itu bercerita tentang film dan buku yang disukainya."Tachi kalau sudah besar, mau jadi apa?" Mister Konstantin bertanya santai. Ia merasa sangat bahagia melihat interaksi Tachi yang riang, sementara Ethan sesekali menanggapi kelucuan putra Sarah tersebut dengan tawa berderai.Tachi melirik ke arah Sarah yang masi

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    7.

    Karena pemeriksaan medis menyatakan kondisi Sarah stabil dan tidak ada keluhan fisik yang berarti, Ia memutuskan untuk keluar dari rumah sakit. Sarah juga memiliki hal yang perlu dia selesaikan secepatnya"Kita makan-makan dulu yuk, Abah... Ibu," ajak Sarah sembari menatap kedua orangtua angkatnya

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    6.

    Tak lama setelah obrolan hangat di dalam ruangan perawatan Sarah, pintu kamar rawat itu tiba-tiba diketuk pelan. Sosok tinggi tegap dr. Ali melangkah masuk dengan senyum ramah yang menenangkan. Di tangannya, terdapat sebuah map berisi hasil laboratorium Sarah yang keluar pagi ini."Selamat pagi. Wa

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    5.

    Pagi sudah terang ketika kelopak mata Sarah perlahan terbuka. Ia merasa baru saja terbangun dari sebuah mimpi panjang yang seolah tak berujung, memutar adegan kelam yang sama secara terus-menerus di kepalanya.Sarah memindai sekeliling. Ia mendapati dirinya terbaring di atas brankar dalam sebuah ru

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    4.

    Sementara Sarah terbaring lemah di rumah sakit, di belahan nyata tempat lain, Rafli baru saja melangkah keluar dari lobi hotel murah bersama Pitri.Wanita muda itu terus bergelayut manja pada lengan kekar Rafli, sebelum keduanya masuk ke dalam mobil mewah milik Sarah yang selama ini diakui Rafli se

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status