Home / Male Adult / Marlon Menantu Terhebat / BAB 26: BERCINTA DI DALAM BATHTUB (21+)

Share

BAB 26: BERCINTA DI DALAM BATHTUB (21+)

last update publish date: 2026-06-23 20:26:26

“Empuknya...” gumam Marlon merasakan nyamannya tidur di atas kasur.

Tidak lama saling memandangi langit-langit kamar, Erinka memiringkan badannya ke arah Marlon, “Sayang... malam ini aku ingin membahagiakan kamu, apa saja yang kamu inginkan aku bersedia...” ucap Erinka lirih sambil menatap lekat ke wajah suaminya yang masih terbaring di sampingnya.

Merasa diberi angin oleh istrinya, Marlon pun memiringkan badannya ke arah Erinka, kini mereka saling berhadapan dan bertatapan mata.

“Serius, apa
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Marlon Menantu Terhebat   BAB 31: MILIARDER YANG RENDAH HATI

    Tiba giliran Pak Gubernur berhadapan langsung dengan Marlon, lelaki bertubuh tinggi yang setara dengan Marlon itu menyerahkan sebuah dokumen, dan meminta Marlon menandatangani dokumen pengangkatan khusus itu. Dengan dokumen itu, dirinya bisa memberi perintah pada semua pegawai pemerintahan di ibu kota provinsi.“Anda adalah orang pilihan, Pak Marlon, tidak banyak yang mendapat perlakukan khusus dari negara, jadi saya ucapkan selamat. Terus terang saya kagum melihat kesederhanaan Pak Marlon, walaupun orang penting, tapi berpenampilan sesimple ini, sungguh luar biasa. Dan, satu lagi jaket cokelat ini sepertinya sangat istimewa, walaupun terlihat kuno, saya melihat ada sejarah yang bisa saya lihat di pakaian ini. Betul begitu, Pak Marlon?” ungkap pak gubernur yang memang memiliki wawasan luas, sehingga mengetahui banyak hal yang di mata orang umum jaket yang dipakai Marlon hanya sebuah pakaian lusuh, tetapi di matanya adalah sesuatu yang spesial.Walfred yang sejak tadi memerhatikan pros

  • Marlon Menantu Terhebat   BAB 30: SERAH TERIMA JABATAN DI MALL

    Marlon memperhatikan dari jarak yang tidak terlalu jauh, Walfred menunduk dengan hormat kepada ketiga tamunya. Lalu menyalami mereka satu per satu.“Terima kasih sudah berkenan singgah di mall kami yang sederhana ini, Bapak-bapak...” ucap Walfred sambi sambil menunduk kembali.“Malah kami bertiga senang, jarang-jarang pergi ke mall disambut langsung oleh ownernya... iya, kan, Pak... hahaha...” ucap sang gubernur bergurau, disambut gelak tawa kedua temannya.“Dengan senang hati, kapan saja bapak ada waktu datang ke sini, pasti saya akan menemani,” balas Walfred ingin menunjukkan rasa hormatnya kepada ketiga orang penting itu.“Sebenarnya kami ke sini mendadak lho, Pak... jadi kami tidak tahu harus ke mana dulu tempat yang sering dikunjungi pelanggan,” jelas lelaki pendek bermata sipit yang merupakan orang terkaya nomor 1 di ibu kota, terlihat di jari tangannya ada berlian yang harganya milyaran dan juga jam tangannya ratusan juta, tas tangannya yang kecil dan berwarna hitam dari LV it

  • Marlon Menantu Terhebat   BAB 29: MENGUSIR LELAKI BERPAKAIAN LUSUH

    Erinka dan Marlon mulai berjalan menuju pintu masuk mall yang mulai ramai dikunjungi orang-orang yang ingin berbelanja. Keduanya sangat mesra saling bergandengan tangan, Erinka tidak terlihat canggung sedikitpun walaupun menurut Jasmin penampilan suaminya seperti gembel. Bagi Erinka penampilan luar itu tidak terlalu penting, yang penting suaminya itu memiliki hati yang baik dan sangat mencintainya, itu saja baginya sudah cukup. Marlon sendiri merasa kalau Erinka adalah istri yang sangat pengertian, misalnya dalam berpakaian, dia tidak pernah memaksa apa yang harus dan tidak harus dikenakannya. Juga hal-hal lainnya, kecuali masalah kesetiaan, tidak ada seorang wanita pun yang boleh mendekati suaminya, dengan kata lain Erinka adalah seorang pencemburu karena dia tahu pelakor ada dimana-mana.Ini pertama kalinya selama tiga tahun Marlon dan Erinka berjalan-jalan santai di mall. Keduanya tak canggung menunjukkan kemesraan di depan umum, berjalan sambil bergandengan tangan.Setelah melew

  • Marlon Menantu Terhebat   BAB 28: IMPOTEN DAN GILA SEKS

    “Itu suaminya Erinka?” tanya Benny pada istrinya.“Iya, namanya Marlon. Suaminya itu menantu belian di keluarganya, alias hidup menumpang di rumah Erinka,” jelas Jasmin.“Pantas saja seperti gembel, aku lihat pakaiannya enggak banget, kayak orang kampung aja. Apa si Erin enggak kasihan melihat penampilan suaminya menyedihkan begitu ya?” ujar Benny merasa ada yang tidak kena dengan Marlon. “Namanya juga suami pengangguran, mana mau Erin membelikan suaminya pakaian. Makanya jarang sekali dia mau keluar dengan suaminya, apalagi ke mall. Aku jadi penasaran, mau apa mereka ke sini?” ucap Jasmin yang sudah lama tidak suka Erinka. Selain Erinka memang lebih cantik dan memikat dari dirinya, istri Marlon itu juga bisnis fashion dan make upnya kian maju, sehingga bisnis Jasmin merasa tersaingi, bahkan pelanggannya banyak yang beralih pada Erinka.Seperti yang diharapkan Jasmin, akhirnya dia bertemu Erinka di depan pintu masuk mall. Marlon langsung merasa risih dengan tingkah Jasmin dan suaminy

  • Marlon Menantu Terhebat   BAB 27: RAYUAN SI WANITA PENGGODA

    Setelah menghabiskan sebatang rokok, Marlon kembali ke kamarnya. Erinka tampak sudah tertidur pulas di dalam selimut. Marlon tidak ingin mengusiknya, pasti istrinya itu lelah karena sudah melayaninya dua kali permainan di bathub dan juga di atas ranjang. Marlon merasa bagian bawahnya kembali menegang, mengingat bagian dada wanita penggoda yang tadi dengan brutal ditunjukkan padanya. Sebagai lelaki normal, tentu saja tidak mudah baginya melupakan bayangan dua bulatan besar itu, ditambah dirinya diiming-imingi akan diberi pelayanan pijat oleh wanita, apalagi badannya memang mulai terasa pegal setelah pertempuran dua ronde dengan istrinya. Selain itu, dia juga ingin tahu dari mana wanita itu mengenal namanya.Setan pun mulai menghantui pikiran Marlon yang masih duduk termenung di tepi tempat tidur, bagian bawahnya yang sensitif mulai menegang saat membayangkan yang bukan-bukan. Daya tarik wanita bergincu tebal itu rupanya terlalu kuat, sehingga dia tak mampu menahan gejolak di hatinya.

  • Marlon Menantu Terhebat   BAB 26: BERCINTA DI DALAM BATHTUB (21+)

    “Empuknya...” gumam Marlon merasakan nyamannya tidur di atas kasur.Tidak lama saling memandangi langit-langit kamar, Erinka memiringkan badannya ke arah Marlon, “Sayang... malam ini aku ingin membahagiakan kamu, apa saja yang kamu inginkan aku bersedia...” ucap Erinka lirih sambil menatap lekat ke wajah suaminya yang masih terbaring di sampingnya. Merasa diberi angin oleh istrinya, Marlon pun memiringkan badannya ke arah Erinka, kini mereka saling berhadapan dan bertatapan mata.“Serius, apa saja boleh?” tegas Marlon sambol tersenyum.“Iya, Sayang... aku kan milik kamu, mau diapain aja malam ini aku mau... yang penting kamu seneng...” jawab Erinka balas tersenyum.“Minta lebih dari tiga kali boleh enggak?” tanya Marlon sambil menatapi wajah Erinka.“Bolehh... sebanyak yang kamu mampu... hehehe...” canda Erinka.“Jangan nantangin aku, Beb...” ucap Marlon sambil mencubit hidung istrinya yang bangir.Marlon kembali terlentang lalu menarik lengan Erinka untuk duduk di atas tubuhnya. Eri

  • Marlon Menantu Terhebat   BAB 9: KETAHUAN BERBOHONG

    Meygi menyuruh Herru yang berdiri di belakangnya untuk memanggil si manager restoran. Tidak lama datang lah wanita berponi dan bermata sipit menghadapnya.“Iya Bu Meygi... Ibu panggil saya?” tanya si manager sambil membungkukan badan di depan Meygi untuk menunjukkan rasa hormatnya.“Tadi kamu bila

  • Marlon Menantu Terhebat   BAB 8: DIIKUTI WANITA PENGGODA

    “Kenapa kamu sejak tadi diam saja sih, Beb? Apa kamu masih belum yakin dengan Black Card yang aku miliki bisa membayar semua makanan yang dipesan teman-temanmu,” ucap Erinka saat terlihat kurang berselera menikmati makan siangnya di meja terpisah dengan teman-temannya. “Aku percaya kok, pasti kamu

  • Marlon Menantu Terhebat   BAB 6: MENCARI KEBERADAAN MARLON 

    Siapa saja yang mendengar nama Meygi, pasti akan membayangkan seorang wanita cantik tapi memiliki hati yang kejam. Dalam kalangan pebisnis kelas atas, namanya sangat ditakuti karena dia tidak akan segan-segan menghabisi siapa saja yang bermasalah dengan dirinya.Seperti halnya para pebisnis lainnya

  • Marlon Menantu Terhebat   BAB 7: MEMILIKI BLACK CARD 

    Setelah Albert menyetujui untuk menyampaikan permohonan maafnya pada Hendrik dan tony, Erinka kembali mengajak Marlon untuk bergabung dengan teman-temannya yang sedang asyik mengobrol. Wenny tampak berbisik-bisik dengan lelaki kurus di sebelahnya, entah apa yang direncanakannya.“Marlon, selama per

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status