Share

Bab 305

last update publish date: 2026-11-05 23:12:47

Bugh!

“Undangan? Omong kosong! Kamu ternyata pandai membual ya? Brengsek!” Rino menendang perut Hadi lagi. “Katakan sekali lagi! Dia ngapain? Godain kamu? Kamu sinting ya? Kamu sadar nggak siapa kamu? Luna godain kamu? Buat apa? Kamu memangnya punya apa?”

Hadi terdiam seketika. Ucapan Rino menyentil egonya.

Rino tertawa keras. “Kalau Luna mau godain orang, kenapa nggak Raka sekalian? Kenapa harus kamu? Si bocah baru yang bahkan kuda-kudanya belum benar? Lihat dirimu! Mau bohong tuh mikir juga d
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Cincin Ajaib Pangeran Terbuang   Bab 307

    Seno menyeringai. “Film itu kan yang katanya diambil dari kisah nyata ya?”“Kalian jangan gitu dong. Nggak semua orang kan punya hati busuk kayak mereka. Boss Raka itu gentleman,” gumam Tora.Dimas mencebikkan bibirnya. “Halah. Kalau ada apa-apa kita juga nggak tahu. Sayangnya kan nggak ada bukti! Itu area blindspot.”“Iya. Sayang banget bukti nggak ada. Coba kalau ada. Si Hadi nggak mungkin dibikin babak belur gitu!” Seno menggelengkan kepalanya.Tora berpikir keras lagi. “Tapi Bos Raka kan sahabatnya Bos Rino —”“Justru itu! Siapa yang curiga? Kita juga nggak ada yang curiga tuh,” goda Dimas.Suara tawa kecil terdengar. Rino melirik dari ujung matanya. Tangannya terkepal. Mereka menggosip kotor tentang Luna.“Jangan-jangan …. Jangan-jangan Mbak Luna kabur bukan cuma gara-gara Hadi?” tuduh Seno.Tora mendekatkan tubuhnya ke Seno. “Maksud kamu apa? Apa karena dia mulai suka sama Boss Raka? Nggak! Kalian jangan f

  • Cincin Ajaib Pangeran Terbuang   Bab 306

    Suasana ruang kerja terasa tegang dan canggung. Didik duduk membungkuk di depan layar monitor. Tampak jarinya bergerak liar di atas keyboard. Sesekali dia memperbaiki letak kacamatanya. Di layar terlihat baris-baris kode bergulir cepat.Rino berada di belakang Didik. Ia berdiri dengan cemas dan gelisah. Jantungnya pun berdetak lebih kencang karena tidak sabar atas hasil dari pekerjaan Didik itu.“Gimana? Belum ada hasil?” Rino bertanya tidak sabar. Ia sesekali menghembuskan napas panjang.“Nomor Mbak Luna sudah mati sejak kemarin pagi, Boss. Tapi Boss tenang aja. Akun-akunnya Mbak Luna masih bisa dilacak. Email, cloud, sama aplikasi yang tersambung ke akunnya. Kalau dia sempat login di mana pun, pasti ada log-nya.” Didik menjawab tanpa menoleh.“Berapa lama?” Rino merasakan kelegaan memenuhi rongga dadanya. Ada harapan.“Satu atau dua jam sih. Aku butuh fokus, Boss.” Kali ini Didik menoleh sebentar. Lalu pandangannya kembali ke layar mon

  • Cincin Ajaib Pangeran Terbuang   Bab 305

    Bugh!“Undangan? Omong kosong! Kamu ternyata pandai membual ya? Brengsek!” Rino menendang perut Hadi lagi. “Katakan sekali lagi! Dia ngapain? Godain kamu? Kamu sinting ya? Kamu sadar nggak siapa kamu? Luna godain kamu? Buat apa? Kamu memangnya punya apa?”Hadi terdiam seketika. Ucapan Rino menyentil egonya.Rino tertawa keras. “Kalau Luna mau godain orang, kenapa nggak Raka sekalian? Kenapa harus kamu? Si bocah baru yang bahkan kuda-kudanya belum benar? Lihat dirimu! Mau bohong tuh mikir juga dong! Masih mending si Raka yang punya duit sama tampang!”Raka yang berada tidak jauh dari tempat Rino berdiri pun seketika membeku dengan mata yang melotot. “Hei … Kenapa jadi aku? Aku nggak ngapa-ngapain!”Rino tidak menjawab. Ia tetap berdiri angkuh di depan Hadi yang terlihat keras berusaha bernapas. Tidak ada respon apapun dari Rino membuat Raka memutar bola mata kesal. Ia menghela napas panjang. Kemudian dia melangkah mendekat dan menangkap lengan Rino mencoba menenangkan Rino. “Cukup, R

  • Cincin Ajaib Pangeran Terbuang   Bab 304

    Bugh!Rino memukul Hadi yang ada di paviliun belakang saat pria itu sedang duduk di tepi dipan sambil memakai kaos. Pria itu mendongak dan mendapati wajah Rino yang terlihat marah.“Boss, kenapa memukulku —” Belum sempat Hadi menyelesaikan ucapannya, pukulan kedua mendarat lagi.“Tunggu, Bos!! Kenapa memukul Hadi? Eh!” Seno mencoba untuk menarik tangan Rino yang mencoba memukul Hadi lagi.“Iya, Boss! Ada apa ini?” Dimas ikut penasaran.“Kenapa? Apakah ada sesuatu yang terjadi?” batin Dimas dengan cemas.Rino menunjuk sosok Hadi yang sudah berdiri dengan mata memerah. “Dia bajingan! Beraninya dia menyentuh kekasihku!”Seno tersentak kaget. Pegangan tangannya yang menahan tangan Rino pun melemah. Seketika Rino menghajar Hadi lagi. Pukulan kerasnya membuat tubuh Hadi terpental ke dinding.“Argh!” Hadi melenguh kesakitan. Ia mencoba berdiri.“Hei! Kenapa kamu lepasin?!” Raka menegur Seno yang melepaskan tangan Rino.“Bajingan kamu!” Rino menarik kerah bajunya lalu menghantam lagi dan lagi

  • Cincin Ajaib Pangeran Terbuang   Bab 303

    Raka memejamkan mata sejenak. "Terus kamu pulang minum-minum kayak orang gila begini? Itu namanya pengecut yang berlindung di balik tidak sadarkan diri karena tidak punya nyali. Kalau kamu jadi laki-laki harusnya kamu yang kuat! Jangan hanya karena satu perempuan saja, kamu sudah kayak mau mati begini!"Ucapan Raka menghantam ulu hati Rino. Ia pun mendongakkan kepala. Perlahan matanya menyala sesaat, tapi amarahnya padam kembali. Tubuhnya kembali lesu tidak bersemangat. “Mungkin … aku memang pengecut, Raka. Aku sangat takut. Aku takut banget kehilangan Luna.” Rino menjambak rambutnya pelan. Wajahnya memerah hendak menangis. “Kamu nggak akan ngerti karena kamu nggak ada di posisiku!”“Memangnya siapa yang mau jadi orang bodoh kayak kamu? Ogah banget!” Raka mengusap wajahnya kasar, napasnya berat. Ia menarik napas panjang kemudian berjongkok di depan Rino. “Dengar, Rino. Aku ngerti kamu sayang dia. Tapi kamu bukan cuma pacar Luna. Ada banyak orang

  • Cincin Ajaib Pangeran Terbuang   Bab 302

    “Tidak terkunci?” Raka mengerjapkan mata berulang kali.Pintu depan itu tidak terkunci. Tangan Raka mendorongnya dan begitu dia masuk ke dalam rumah, dia disambut bau alkohol yang menyengat. Sontak saja matanya melotot.“Apa-apaan ini?” Raka mengibaskan tangannya depan hidung. Mendapati bau alkohol yang menyengat membuat perutnya bergejolak. “Kenapa bisa sekacau ini?” tanyanya penasaran.Mata Raka bergerak liar ke seluruh ruangan. Ruang tengah itu tampak seperti habis terkena badai puting beliung. Botol-botol kosong berserakan di lantai, satu pecah di dekat kaki sofa. Asbak penuh dengan puntung rokok.Hingga mata Raka mendapati sosok Rino tergeletak di karpet dengan kemeja kusut. Lebih gilanya lagi, di satu tangan Rino itu masih memeluk botol yang isinya tersisa seperempat. Ditambah dengan ponsel yang tergeletak di tangannya yang satunya lagi.Raka berdiri membeku. Rahangnya mengeras seketika dengan dada yang dipenuhi amarah bes

  • Cincin Ajaib Pangeran Terbuang   Bab 4. Perubahan Besar

    Air dingin yang menyentuh kulit Raka, terasa begitu menyegarkan. Namun perasaan aneh itu tak bisa diacuhkannya lagi. Bukan saja tentang kejadian semalam, tapi juga yang ia amati pagi ini. Tubuhnya berubah! Bagaimana bisa tubuhnya yang kurus, tiba-tiba saja padat, berisi dengan otot perut layaknya

  • Cincin Ajaib Pangeran Terbuang   Bab 3. Cincin Aneh

    Mata Raka langsung melotot saat melihat cincin di dalam kotak kayu itu. Ia meraih logam putih itu dan mengamatinya dengan seksama. Matanya tertuju pada bagian dalam lingkaran itu. Ada grafir halus dengan huruf yang tak dikenalnya di sepanjang lingkaran itu. Mungkin itu tulisan kuno atau bahkan tuli

  • Cincin Ajaib Pangeran Terbuang   Bab 2. Basah

    Rakasya baru saja membuka pintu kamarnya, saat tante Feli tanpa basa-basi menyeruak masuk. Wanita itu sama sekali tak peduli ataupun canggung dengan penampilan Raka yang saat ini hanya memakai celana boxer saja. Niatnya untuk menagih sewa kamar, sudah dapat ditebak oleh Raka. Wanita itu menengadah

  • Cincin Ajaib Pangeran Terbuang   Bab 1. Tante Galak Yang Bahenol

    "Baru pulang, Ka?" "I-iya, Tante." Rakasya Gutawa langsung gugup, saat mendapati ibu kost menegurnya. Raka baru saja menjagrak miring sepeda motornya, sebelum menutup pintu pagar rumah kost. Tapi ia sudah disambut dengan pemandangan indah, yang sering menghiasi imajinasinya dalam kamar kost yan

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status