Short
Mengakhiri Perjamuan Angin dan Salju di Sisa Hidup

Mengakhiri Perjamuan Angin dan Salju di Sisa Hidup

Por:  HutomaCompleto
Idioma: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
23Capítulos
373visualizações
Ler
Adicionar à biblioteca

Compartilhar:  

Denunciar
Visão geral
Catálogo
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP

Saat Pasukan Zirah Hitam dari ibu kota mendobrak pagar bambu halaman kecil kami, aku sedang duduk di beranda, menjahit baju musim dingin untuk Bayu Gumelar. Jenderal yang memimpin pasukan, berbaju zirah berat dan bersenjatakan pedang, berlutut dengan satu kaki di tanah berlumpur. "Kaum pemberontak telah ditumpas! Mohon Marquis Gumelar segera kembali ke ibu kota untuk memimpin!" Tanganku yang memegang jarum bordir terhenti. Ujung jariku tertusuk, meneteskan setitik darah merah segar. Dengan tatapan kosong, aku mengangkat kepala, menatap suamiku yang sedang membelah kayu di halaman. Bayu dengan sangat tenang meletakkan kapak di tangannya, lalu menerima jubah bulu rubah yang disodorkan oleh pengawalnya. Wajah yang sudah kulihat selama tiga tahun, yang selalu dihiasi senyum hangat, dalam sekejap berubah tertutup aura dingin dan mengintimidasi khas seorang penguasa. Ternyata selama tiga tahun ini, peran kami sebagai suami istri biasa yang penuh kasih hanyalah siasat sementara baginya untuk menghindari badai politik di istana. Kini, badai telah berlalu dan langit kembali cerah, saatnya dia kembali ke istananya. Bayu melangkah ke hadapanku, lalu menyeka tetesan darah di ujung jariku dengan sapu tangan sutra putih. Gerakannya tetap lembut, tetapi nadanya terdengar tegas dan tak terbantahkan. "Rani, terima kasih sudah bertahan selama tiga tahun ini. Sekarang, semuanya sudah beres. Ayo ikut aku pulang ke ibu kota." Aku mengangguk pelan, menjawab dengan suara lembut, "Iya. Ke mana pun kamu pergi, aku akan ikut." Saat itu, aku sungguh mengira, selama dia masih menggenggam tanganku, hidup di desa terpencil maupun di kediaman Marquis tak ada bedanya.

Ver mais

Capítulo 1

Bab 1

Hingga setengah bulan kemudian, kereta kuda berhenti di depan kediaman Marquis Gumelar yang megah.

Aku mengenakan pakaian berbahan kain kasar yang tampak sederhana dan lusuh, lalu berdiri dengan canggung di luar gerbang bercat merah.

Dari balik gerbang, seorang wanita bangsawan dengan rambut berhias mutiara dan berbagai perhiasan melangkah keluar, diiringi sejumlah dayang. Pembawaannya lemah lembut bak air yang mengalir tenang.

"Kak Bayu ...." Dengan mata berkaca-kaca, dia berlari menghampiri Bayu dan langsung memeluknya, bak burung layang-layang yang kembali ke sarangnya.

Bayu menangkap tubuh gadis itu dengan mantap. Dia mengerutkan kening, nada suaranya sarat akan kecemasan dan kasih sayang yang tak pernah kudengar sebelumnya. "Dita, kesehatanmu sedang tidak baik. Di luar anginnya kencang. Kenapa kamu keluar?"

Gadis bangsawan itu mendongak dari pelukannya, menutupi sudut bibir dengan saputangan bersulam, lalu menatapku yang berdiri canggung di samping dengan tatapan penasaran. "Kak Bayu, siapa gadis ini?"

Bayu melirikku sekilas.

"Dia tabib yang menyelamatkan nyawaku saat aku dalam bahaya di desa dulu."

Dia terdiam sejenak, lalu berbisik pada kepala pelayan di sampingnya, "Siapkan satu paviliun samping yang tenang. Angkat Nona Rani sebagai selir terhormat."

Selir terhormat. Penyelamat nyawa.

Ternyata ikatan suami istri yang kami bina selama tiga tahun, setelah tiba di ibu kota yang megah ini, hanya berujung pada sebutan "penyelamat nyawa".

Malam itu, Kediaman Marquis Gumelar menggelar perjamuan untuk menyambut kepulangan sang Marquis. Bayu terus berada di paviliun sepupunya, menemaninya mengobrol. Tak sekali pun menginjakkan kaki ke halaman sampingku.

Kusuruh para pelayan meninggalkan ruangan. Aku duduk sendirian di depan lilin merah yang nyalanya bergoyang-goyang, lalu membuka kotak obat yang selalu kubawa ke mana-mana.

Di Lembah Tabib, ada sebuah ilmu terlarang bernama 'Tiga Belas Jarum Pemutus Rasa'.

Satu tusukan jarum mengikis satu rasa cinta. Bila ketiga belas jarum ditusukkan, segala kenangan masa lalu akan hancur berkeping-keping.

Kuambil sebatang jarum perak. Saat kupejamkan mata, suara Bayu kembali bergema di benakku tanpa bisa kukendalikan.

Siang tadi di depan gerbang kediaman, dia berkata, "Angkat sebagai selir terhormat."

Padahal tiga tahun lalu, di gubuk jerami desa, saat dia menyibakkan tudung merahku dan menempelkan dahinya ke dahiku, dia berjanji, "Rani, seumur hidupku aku takkan pernah mengecewakanmu. Kita akan menjadi sepasang suami istri selamanya."

Kedua suara itu kini saling bersahutan, berubah menjadi bilah pisau berlapis racun yang terus-menerus mengiris dan mengaduk-aduk dadaku.

Ternyata, janji-janji suci yang dulu terucap dengan tulus, setelah keadaan dan perasaan berubah, semuanya hanya akan menjadi pisau yang menyiksa diri sendiri.

Rasanya terlalu sakit.

Karena dia sendiri sudah mengingkari janji, aku sungguh tak ingin lagi menanggung sakitnya seribu panah menembus jantung siang dan malam.

Kubuka mata dan dengan sangat tenang menusukkan jarum perak ke titik akupunktur di puncak kepalaku.

Rasa sakit yang terasa seperti tubuhku terkoyak berlalu.

Bayangan-bayangan tentang janji-janjinya di dalam benakku seketika hancur menjadi debu. Rasa perih yang menyayat hati pun ikut lenyap tanpa bekas.

Tusukan pertama, menghapus janji suci.

Expandir
Próximo capítulo
Baixar

Último capítulo

Mais capítulos

Para os leitores

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

avaliações

M--G
M--G
keren ceritanya.. adakah di dunia nyata teknik jarum 13 ini...
2026-11-05 02:30:15
0
0
23 Capítulos
Explore e leia bons romances gratuitamente
Acesso gratuito a um vasto número de bons romances no app GoodNovel. Baixe os livros que você gosta e leia em qualquer lugar e a qualquer hora.
Leia livros gratuitamente no app
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status