بيت / Rumah Tangga / Menggoda Suami Majikanku / 108. Memory yang Terlupa

مشاركة

108. Memory yang Terlupa

مؤلف: pramudining
last update تاريخ النشر: 2025-11-22 16:13:33

Happy Reading

*****

Suara tawa Yandra menggelegar memenuhi ruangan berukuran cukup lebar tersebut. Harsa makin merinding melihat sikap sahabatnya yang tidak pernah menampakkan kemarahan seperti itu.

Bola mata Yandra hampir keluar ketika menatap Harsa. "Semua berawal dari keserakahanmu. Kamu tega merebut satu-satunya orang yang sangat aku cintai. Mengapa ... mengapa hidupmu selalu diliputi keberuntungan?"

"Merebut? Kapan aku merebut orang yang kamu cintai, Yan?" Suara Harsa meninggi.

Sungguh,
استمر في قراءة هذا الكتاب مجانا
امسح الكود لتنزيل التطبيق
الفصل مغلق

أحدث فصل

  • Menggoda Suami Majikanku   190. Dua Jagoan

    Happy Reading*****Hari-hari yang dijalani Ardha setelah dinyatakan hamil, makin membahagiakan. Perempuan itu hidup bak ratu. Semua serba dilayani dan bahkan sangat dimanja oleh sang suami. Bukan cuma suaminya, tetapi seluruh keluarga memanjakan perempuan tersebut apalagi sejak mengetahui jika janin yang dikandungnya kembar. Sikap protektif dan posesif makin kuat dalam diri Elang. Jika memungkinkan, Ardha harus tetap berada di kasur tanpa melakukan aktifitas apa pun.Kalimat protes yang dilontarkan Ardha, cuma dianggap angin lalu. Si kecil pun malah ikut-ikutan protektif. Selalu cerewet jika sang mami ingin melakukan pekerjaan yang sedikit berat ataupun menguras tenaga, misalnya berkebun. Kini, kehamilan Ardha sudah mencapai 36 Minggu. Perkiraan lahiran pun tinggal beberapa hari lagi. Semua persiapan sudah rampung bahkan kamar si kembar juga sudah selesai. Sekarang, seluruh keluarga sedang berkumpul di gazebo halaman belakang rumah kedua orang tua Ardha. Tak lupa, Melati juga me

  • Menggoda Suami Majikanku   189. Garis Dua

    Happy Reading*****Hari-hari yang dijalani Ardha dan Elang cukup menggembirakan. Keduanya hidup bahagia bersama putri kecil mereka, Zanitha hingga tepat sebulan setelah pernikahan, pasangan tersebut mendapat kejutan yang telah ditunggu-tunggu.Semua bermula ketika perempuan itu sering merasa kelelahan dan mual di pagi hari. Oleh karena, Elang tak tahan dan curiga dengan keadaan sang istri. Lelaki itupun menghubungi mama mertuanya untuk memastikan sesuatu."Kamu beli beberapa test pack dengan merk berbeda di apotek. Setelah itu, suruh Ardha tes urine dengan semua alat yang sudah kamu beli. Bentar lagi, Mama akan ke rumah kalian," tulis Melati membalas chat menantunya.Sejak Ardha resmi menikah dengan Elang. Melati dan Wisnu pindah rumah. Walau jaraknya cuma beberapa ratus meter dari kediaman utama Elang, tetapi karena kesibukan sang pengusaha muda, perempuan paruh baya tersebut jarang sekali bertemu. Setiap hari, hanya Ardha yang ditemui di rumahnya karena perempuan itu sudah memutusk

  • Menggoda Suami Majikanku   188. Dedek Bayi

    Happy Reading*****Cepat, Ardha mendorong tubuh sang suami. Membenarkan pakaiannya serta rambutnya yang berantakan. Lalu, menatap sekeliling. Sama seperti yang dilakukan sang istri, Elang juga mulai merapikan diri dan menatap sekeliling. "Kamu di mana? Nggak da seorang pun di vila ini. Nggak usah mengada-ada, deh, kalau ngomong," ucap Elang pada sang penelpon. "Aku sudah balik villa. Rencananya, ingin menghabiskan malam bersama kalian berdua sebelum kita balik. Tapi, kayaknya kalian terlalu asyik sendiri. Nggak lucu kalau sampai Mas Yandra minta hal sama seperti yang kalian lakukan," ucap Thalia disertai tawa. Terdengar juga suara Yandra terkikik mendengar perkataan sang kekasih."Apaan sih, Yang. Kok, jadi aku kambing hitamnya?" kata sang pengacara yang mampu ditangkap oleh indera Elang."Kalian berdua ini benar-benar mengganggu. Kalau sudah balik villa ngapain nelpon? Ganggu kesenangan orang aja," sahut Elang sedikit keras. "Gara-gara kalian adonan anakku, jadi berantakan.""Lan

  • Menggoda Suami Majikanku   187. Ekplorasi Kemesraan

    Happy Reading*****Elang kembali mengecup singkat, bibir sang istri. Sengaja pamer kemesraan di depan pasangan yang belum resmi tersebut. "Mas, apaan, sih," ucap Ardha lirih. "Suamimu emang norak, Ar. Kekanakan banget ngelakuin itu di hadapan kami berdua," ucap lelaki yang berdiri di hadapan Elang."Salah sendiri nyusul kami ke sini. Sudah tahu aku sama istri lagi bulan madu, malah ganggu," cibir Elang. "Kalau mau mesra-mesraan kayak kami, ya, nikah sana.""Hei," ucap perempuan yang tak lain adalah asisten Elang, Thalia. "Aku ke sini bukan karena Mas Yandra ada kerjaan. Bukan mau ngerecoki acara bulan madu kalian.""Benarkah?" tanya Elang tak percaya. Thalia mencebik, bola matanya memutar malas. "Tanya aja sama orangnya. Aku bukan pembohong, ya.""Ini juga yang mau aku bicarakan sama kamu, Lang. Aku mau nitip dia sebentar. Kalau Thalia ikut aku kerja, dia pasti bosan. Makanya, mumpung kalian bulan madu, sekalian aja ajak dia. Kalian nggak mungkin terus-terusan gituan siang-malam,

  • Menggoda Suami Majikanku   186. Gaya Baru

    Happy Reading*****Takut jika sang suami akan menceritakan pengalaman pertama mereka ketika bulan madu, dulu. Melati mencubit paha suaminya, secara otomatis Wisnu melepaskan tangannya yang menutupi mulut perempuan paruh baya tersebut. "Nggak usah dengerin omongan ayahmu. Sana balik kamar kalau masih ingin berduaan," suruh Melati pada putri dan menantunya. "Boleh, ya, Ma?" tanya Elang yang langsung diangguki oleh Melati. "Nitip Za, ya, Ma, Yah," tambahnya. "Sana pergi," usir Wisnu sambil mengibaskan tangan kanannya. "Mas Awan malu-maluin aja. Nggak sungkan sama sekali," kata Ardha lirih. Jika boleh jujur, perempuan itu ingin menghilang saat ini juga. Sang suami terlalu berterus terang jika dirinya sangat ingin berduaan. "Malu-maluin gimana, sih, Dek. Mas, cuma tanya. Apakah benar diijinkan balik kamar dan nitip kesayangan kita sama mereka? Salahnya, di mana?" Bolo mata Elang berputar, alisnya juga naik turun dengan wajah cengengesan tanpa rasa sungkan sama sekali. "Halah kalian

  • Menggoda Suami Majikanku   185. Parah

    Happy Reading*****Tawa pun menggema di seluruh kamar tersebut, hanya karena perkataan absurd Harjuna. Semua jadi berbuntut panjang. Zanitha bukan tipe anak kecil yang mudah puas setelah dijelaskan. Apalagi, penjelasan yang dikarang Elang tadi, tidak cukup lugas dan masuk logika anak seumuran Zanitha. "Kok, Papi sama yang lain tertawa, sih?" Bibir si kecil maju. Sepertinya, Zanitha kecewa karena para orang dewasa sengaja menertawakan perkataannya tadi. "Gimana kami nggak tertawa, Sayang," ucap Elang. Mengangkat tubuh putri kecilnya yang cantik ke pangkuan. "Istilah drakula yang dimaksud itu nggak nyata cuma kiasan saja alias perumpamaan.""Papi tadi nggak ngomong gitu. Ya, Za takut kalau mami berubah jadi drakula beneran." Zanitha menangkupkan kedua tangannya di pipi sang papi. Lalu, sedikit memiringkan kepalanya ke leher Elang yang terdapat tanda merah seperti bekas gigitan. "Sakit, nggak, Pi?" tanya si kecil sambil menyentuh kulit leher Elang yang kemerahan.Elang cuma bisa mena

  • Menggoda Suami Majikanku   99. Mengapa?

    Happy Reading*****Tawa Yandra menggema. Seperti perkiraannya, wanita di sebelahnya itu memang sangat cerdas. Namun sayang, dia harus terjerat cinta dengan Harsa yang pengecut dan tidak tahu berterima kasih. "Kenapa tertawa? Kamu kira, aku nggak tahu bagaimana sepak terjangmu selama ini dengan wa

  • Menggoda Suami Majikanku   98. Target Yandra

    Happy Reading *****Oleh karena sang kesayangan panik, Elang pun ikut panik. Lelaki itu segera mengambil ponsel Thalia dengan paksa. Mulai menekan tombol play video yang dikirimkan seseorang. Sepanjang durasi pemutaran video tersebut, tangan Elang terkepal erat. Emosi serta kemarahan mulai menjal

  • Menggoda Suami Majikanku   97. Kata Maaf

    Happy Reading*****Kembali ke kantor dengan wajah pucat, Thalia merebahkan tubuh ke sofa di ruangannya. Lelah hati dan pikiran pastinya setelah perdebatan panjang dengan Yandra dan Soraya. Akhirnya, Thalia memilih mengalah, membiarkan pendapat Yandra."Jika sampai aku mendengar kalian berkonspiras

  • Menggoda Suami Majikanku   96. Adu Domba

    Happy Reading*****Soraya tersenyum mendengar pertanyaan Thalia. Tidak menyangka, wanita yang dekat dengan suaminya tidak mengetahui kebencian di balik persahabatan dua orang itu. "Kamu beneran nggak tahu atau sengaja pura-pura nggak tahu?" tanya istri sah Yandra. Thalia menggelengkan kepala. "A

فصول أخرى
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status