LOGIN“Apa maksudmu sakit? Bella baik-baik saja saat aku meninggalkannya. Dia masih tidur dan bilang ingin bersantai hari ini dengan mengambil cuti. Dia mungkin sedang bersikap manja padamu dan mama untuk mengambil hatimu dan mama,” jawab Marck meragukan informasi yang dia dapatkan dari Jossie.
“Aku tidak yakin Bella baik-baik saja ketika kamu meninggalkannya. Apakah kamu sempat memeriksa tubuhnya atau menanyakan apakah dia sakit atau tidak?”Mendengar pertanyaan tersebuTidak ingin bertengkar dengan Ariana karena tubuhnya tidak memungkinkan untuk menanggapi pertengkaran dan kepalanya berdenyut sakit, apa lagi harus terusir dari rumah wanita itu dengan kondisinya sekarang, David memilih mengalah dan mengikuti perkataan Ariana.Dia berusaha untuk duduk, dibantu Ariana, lalu membuka mulutnya ketika wanita itu menyuapkan bubur yang telah dia masak. Saat sendok pertama masuk ke mulutnya, David ingin memuntahkan bubur tersebut, tapi setelah makan beberapa sendok, perutnya mulai terasa nyaman dan dia berhasil menghabiskan separuh mangkok.“Cukup Ariana, aku tidak sanggup memakannya lagi,” tolak David sambil mendorong bubur yang terarah di depan mulutnya.Merasa perut David sudah terisi, Ariana tidak memaksa pria itu untuk menghabiskan buburnya. Dia meletakkan mangkok bubur tersebut di atas meja lalu menyuruh David memakan obat demam dan pereda rasa nyeri yang sudah dia siapkan.David dengan patuh meminum obatnya dan ber
Dia telah berjalan lima belas menit dan tiba-tiba hujan deras turun tanpa peringatan sama sekali. Lengkap sudah penderitaannya sekarang. Tubuhnya basah kuyup dan tak mungkin kembali ke mobilnya jika tidak mau mengalami hipotermia.Dia meneruskan perjalanan mencari rumah penduduk terdekat untuk menumpang semalam dan mengeringkan bajunya. Di tengah keputus asaannya, dia melihat harapan saat melihat satu rumah dengan lampu temaram. Dengan cepat dia berlari menuju rumah tersebut.Beberapa kali dia mengetuk pintu rumah tersebut, tapi lama pemilik rumahnya membukakan pintu. Hingga akhirnya pintu terbuka dan seorang wanita dengan perut buncit berdiri di depan David.Tubuh keduanya membeku dan sama-sama memucat. Tidak ada satu pun dari mereka yang bersuara sampai akhirnya David bergumam dengan suara gemetar.“Ariana ...”Malam ini udara terasa sangat dingin, lebih dingin dari malam-malam biasanya. Ariana baru saja menarik selimut, tiba-tiba hujan
Jackie menggeram kesal mengetahui hal tersebut. “Aku tidak akan menyerah begitu saja dan satu hal lagi, aku akan tetap menuntut kakak iparmu itu dengan tuduhan penipuan. Dia akan menjadi buronan polisi mulai detik ini.”Setelah mengatakan hal tersebut, Jackie pergi dari hadapan David, keluar dari ruang kerjanya dengan membanting pintunya keras. Semenjak saat itu ketegangan David dan Jackie semakin memanas.Di tempat lain di sebuah desa tidak jauh dari kota, seorang wanita dengan perut membesar sibuk mengelola sebuah toko buah. Dia adalah Ariana.Panjang ceritanya hingga akhirnya dia bisa berada di tempat tersebut. Singkatnya seorang wanita menolongnya saat dirinya hendak mengakhiri hidupnya. Sebuah mobil berhenti di pinggir jembatan dan pengemudinya mendekati Ariana.Awalnya dia hanya menanyakan apa yang terjadi pada Ariana, akhirnya mereka menjadi dekat dan Ariana ditampung di rumahnya. Satu hal yang Ariana ingat dari perkataan wanita itu.
“Bagaimana keadaan David? Aku baru saja mendengar berita kecelakaannya setelah mama menelpon dan memberitahu.”Dorian kemudian menjelaskan pada Jackie keadaan David seperti apa yang dokter jelaskan padanya. “Kata dokter tidak ada luka dalam yang perlu dikhawatirkan. Namun David harus menerima beberapa jahitan.”“Semua salahku,” gumam Jackie yang membuat Athena dan Dorian tercengang.“Apa yang terjadi?” tanya Dorian yang tidak ingin langsung mengambil kesimpulan. Dia ingin tahu apa yang menyebabkan kecelakaan David tanpa harus menyalahkan siapapun.“Aku dan David sempat berkelahi di klub,” ujar Jackie lalu menceritakan secara detail apa yang terjadi. Athena yang mendengarnya, memegangi kepala karena berdenyut sakit menerima kenyataan yang sungguh mencengangkan untuknya.“Apakah menurutmu apa yang David katakan bisa dipertanggungjawabkan? Benarkah dia dan Ariana sudah menikah dan wanita itu sedang mengandung anak David?” Athena ke
Mendengar hal itu, David merasa terpukul. Betapa besar penderitaan yang harus Ariana alami karena dirinya dan Pelope. Mata David menatap nanar ketika Brown menyodorkan sebuah dokumen pernikahan dengan nama Ariana dan Leo di sana.Air mata yang sudah David tahan, akhirnya jatuh membasahi pipinya. Dia menangis di depan wanita tua itu dan Brown hanya bisa mengusap punggungnya, berusaha menenangkan.“Aku tidak tahu Ariana masih hidup atau tidak? terakhir kali aku melihatnya, aku memintanya untuk menjauh dari keluarga Collins jika perlu menghilang untuk selamanya. Ternyata dia menanggung penderitaan yang sangat besar karena kebodohanku,” ucap David di sela tangisannya.Kini penyesalan itu tak ada artinya lagi karena Ariana sudah benar-benar menghilang dari kehidupannya.Kini semuanya jelas sudah. Brown telah menjelaskan detail tentang kehidupannya bersama Ariana. Meskipun dirinya belum bisa mengingat apa yang terjadi antara dirinya dan Ariana di masa l
“Aku rasa dia telah mati karena tak mampu menanggung penderitaan yang dia rasakan. Bukan aku yang membuatnya menderita, tapi dirimu. Kehilangan harta benda tidak akan membuat Ariana mati, dia wanita yang kuat jika berurusan dengan perjuangan hidup. Namun kamu mematahkan harapannya, itulah yang membuat Ariana benar-benar mati,” terang Pelope.“Aku tidak pernah mematahkan harapannya,” David terpancing dan terus menyanggah perkataan Pelope, seharusnya dia tidak perlu mendengarkan apa yang wanita itu katakan karena memang itu yang Pelope inginkan.“Aku tahu kamu tidak mengakui anak yang Ariana kandung, itulah yang membuat Ariana pergi. Aku jadi ingat kamu terlihat bersama Ariana di rumah sakit. Sayangnya saat Jackie menuduhku, aku tidak berpikir ke sana. Bagaimana jika aku katakan, anak yang Ariana kandung adalah benar anakmu? Anak yang mungkin telah mati bersama ibunya,” pancing Pelope untuk melukai hati David. Dia ingin David menderita dalam penyesalannya.“
“Bukan bagitu caranya. Aku menginginkan bagianmu sekaligus bagian Ethan. Kamu sebagai wali dari Ethan harus memastikan jika harta Ethan menjadi milikku setelah itu aku akan melepaskanmu dan kamu bisa pergi jauh dari kehidupanku. Bahkan aku tidak ingin melihatmu dengan Ethan lagi,” papar Zack.Kelly
Apa yang dilakukan Zack membuat kaki Kelly semakin berdenyut menyakitkan, tapi Kelly menahan rasa sakit tersebut. Kelly tidak ingin Zack meninggalkannya jika dia menghambat langkah pria itu. Ini satu-satunya kesempatan dia bertemu dengan Ethan kembali.Zack membuka pintu mobil dan mendorong tubuh K
“Tidak akan, di nadinya mengalir darah Collins dan aku akan membawanya pulang ke rumah yang layak untuk putramu,” ujar Zack. “Rumahku sangat layak untuknya, dia baik-baik saja bersamaku. Lagi pula kalian tidak menyayangi Ethan, untuk apa kalian mengambilnya? Aku sangat menyayanginya,” seru Kelly.
Salah satu pintu dari sebuah ruangan terbuka dengan kasar. Elbert Collins masuk ke ruang kerja putranya tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu. Zack Collins yang terkejut, sontak mendorong wanita yang sedang memuaskan gairahnya, hingga wanita itu terjatuh terjengkang ke lantai. “Pergi! Aku tidak me







