Share

Bab 26

Author: Lyla Veil
last update publish date: 2026-05-09 00:28:12

Keesokan harinya, aku pun berakting sakit perut supaya Bara mau mengantarkanku ke puskesmas.

“Kamu makan apa sampai sakit perut begitu?” tanya Bara. Aku tidak tahu dia benar-benar cemas atau hanya sekadar bertanya, tapi suaranya terdengar lebih dalam dari biasanya.

“Nggak tahu, Mas. Ini sakit banget. Tolong antar aku ke puskesmas,” pintaku sambil meringkuk di ranjang. Aku terus memegangi perutku yang sebenarnya tidak sakit sama sekali, berusaha meyakinkannya dengan raut wajah seolah sedang mena
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Menikahi Tuan Tanah Misterius    Bab 185

    Hari pertamaku bekerja di ruangan Mas Bara, gedung Ananta Group.Aku duduk di kursi yang biasa Mas Bara pakai, dari sini... aku bisa membayangkan dirinya. Duduk di sini, berdiri di depan kaca jendela menatap ke jalanan kota atau rebahan di sofa panjang berbahan kulit di tengah ruangan itu. Semua beraksen minimalis modern, berwarna hitam putih sesuai selera Tuan Sinyo. Dari meja ini, ia mengecek semua laporan, menandatangani berkas dan memberikan perintah. Ada kamar khusus di samping untuk ia beristirahat jika lelah atau harus lembur.Hari ini juga aku baru berkenalan dengan para sekretarisnya di depan pintu keluar ruangan ini. Semua laki-laki, ia sangat mengurangi bersinggungan dengan wanita jadi aku sangat yakin jika ia tidak menyentuh Salma sebelum menikah maupun setelah menikah.Hans yang duduk di sofa, begitu setia pada Tuannya. Rasanya saat ini saat yang pas membicarakan pernikahanku dengan Hans saat lalu.“Hans...”Pria itu menoleh dan mengabaikan ponselnya.“Ya, Nyonya...”“Aku

  • Menikahi Tuan Tanah Misterius    Bab 184

    Pagi itu, Gedung Ananta Group dibalut ketegangan yang pekat. Ratusan kamera awak media berkilat di sepanjang tangga lobby utama, memburu setiap petinggi perusahaan dan pemegang saham yang melangkah masuk. Rumor mengenai kekosongan kepemimpinan, krisis ahli waris, hingga nasib saham Ananta Group yang bergejolak pasca-meninggalnya Tuan Ananta menjadi bahan spekulasi panas di seluruh media nasional.Dua unit mobil hitam berhenti tepat di depan pintu lobby gedung Ananta Group. Hans melangkah keluar lebih dulu, memberi sinyal pada sepuluh pengawal berseragam hitam untuk memasang barikade rapat.Pintu belakang terbuka. Aku melangkah keluar dengan gaun hamil formal berwarna hitam pekat, dipadukan dengan blazer terstruktur yang memberikan kesan tegas. Rambutku disanggul rapi tanpa perhiasan mencolok, hanya menyisakan cincin blue sapphire di jari manisku. Di usia kandunganku yang memasuki lima bulan ini, langkahku semakin berat. Aku berjalan perlahan dengan dagu terangkat, aku tidak boleh terl

  • Menikahi Tuan Tanah Misterius    Bab 183

    Jemari Mas Bara yang berada dalam genggamanku terasa hangat. Setiap hembusan napas yang dibantu oleh deru mesin ventilator membuat dadanya naik turun secara perlahan. Dadanya kini terbebat ketat oleh perban putih tebal, menyembunyikan luka tembakan tembus yang hampir saja mencabut nyawanya.Aku mendekatkan wajahku ke telinganya, berbisik dengan suara lirih yang tertahan oleh isak tangis."Mas... ini aku, Silvia. Jangan menyerah ya, Mas. Aku di sini, anak kita juga di sini..." Tanganku yang bebas memandu telapak tangannya yang lemas untuk menyentuh perutku yang mulai membuncit. "Dia tumbuh sehat di dalam sini, Mas. Dia butuh Ayahnya. Aku butuh suamiku.”Kelingkingku menaut di kelingking Mas Bara. Ia tetap tidak bereaksi.“Mas... janji ya lihat anak kita lahir?”Layar monitor di samping bangsal berbunyi bip... bip... bip... dengan irama yang konstan. Tidak ada gerakan dari kelopak matanya, tidak

  • Menikahi Tuan Tanah Misterius    Bab 182

    Perintahku untuk membawa Nyonya Rika ke psikiater membuat suasana ruang duka semakin memprihatinkan. Dua orang pengawal bertubuh tegap langsung melangkah maju, memegangi kedua lengan Nyonya Rika yang masih terduduk di marmer."Lepas! Jangan sentuh saya! Saya tidak gila! Silvia, pelayan sialan!" jerit Nyonya Rika makin histeris. Suaranya melengking parau, memantul di dinding-dinding tinggi persemayaman saat tubuhnya yang terus meronta diseret keluar oleh para pengawal.Salma hanya bisa menatap kepindahan mertuanya itu dengan tubuh gemetar hebat. Ia makin menyusut di sofa, tak berani menatap mataku lagi. Keberanian dan keangkuhan yang selama ini disandangnya runtuh total ketika menyadari bahwa di bawah otoritas baruku, tidak ada lagi ruang untuk manuver licik.Kayla melangkah mendekatiku seraya memegang cangkir teh hangat, menyerahkannya padaku dengan senyum tenang."Minumlah sedikit, Nyonya Silvia. Anda butuh tenag

  • Menikahi Tuan Tanah Misterius    Bab 181

    Salma bersandar pasrah pada sandaran sofa, napasnya memburu cepat seraya kedua tangannya gemetar menutupi wajah. Sorot matanya yang biasa dipenuhi keangkuhan kini redup oleh keputusasaan. Semua janji manis, posisi menantu kebanggaan, hingga status sebagai calon ibu dari pewaris tunggal Ananta Group yang selalu dibanggakannya di hadapan publik hancur berantakan dalam sekejap.Di sebelahnya, Nyonya Rika benar-benar hilang kendali. Topeng keibuannya yang selama ini tampak anggun, santun, dan beradab runtuh total tanpa sisa. Wajah cantiknya memerah padam, urat-urat di lehernya menegang saat ia melompat berdiri dari duduknya."Tidak! Ini pasti kebohongan!" jerit Nyonya Rika melengking, memecah kesunyian ruang persemayaman. Rambut sanggulnya yang rapi mulai terurai berantakan karena ia acak-acak sendiri dalam keputusasaan. "Pengacara disuap! Kamu pasti sudah bekerja sama dengan pelayan busuk ini untuk mencuri aset Ananta Group!"

  • Menikahi Tuan Tanah Misterius    Bab 180

    Suasana di rumah duka Mansion Ananta berubah menjadi begitu kelam dan mencekam. Kain hitam membentang di sepanjang pilar-pilar megah, sementara karangan bunga belasungkawa berukuran raksasa terus berdatangan menutupi seluruh halaman depan. Semua anggota keluarga besar Ananta, kerabat, hingga relasi bisnis kelas atas hadir mengenakan pakaian serba hitam, berkumpul memberi penghormatan terakhir.Isak tangis memenuhi ruang utama saat peti kayu jati berukir disemayamkan di tengah ruangan. Ibu Diana terduduk lemas di kursi roda dengan wajah pucat tanpa rona, dirangkul erat oleh Yumna yang terus meneteskan air mata.Di sudut lain, ruang duka itu juga memancarkan ketegangan yang pekat. Ibu Rika berdiri bersama Salma dan jajaran keluarga dari para selir Tuan Ananta. Mereka tampil anggun dan penuh percaya diri di hadapan para tamu, seolah-olah tampuk kepemimpinan tertinggi sudah otomatis berada di genggaman mereka.Hanya Kayla, s

  • Menikahi Tuan Tanah Misterius    Bab 1

    ‘Silvi, jangan balik ke rumah. Rumah kita hancur. Pergilah ke rumah Eyang Gun, sekarang juga. Maafkan Papa, Nak... Untuk sementara jangan tarik uang di ATM setelah tiba di sana, jangan pakai kartu kredit, itu akan mudah dilacak. Tarik uang simpananmu semaksimal mungkin sekarang.’Aku turun dari bus

  • Menikahi Tuan Tanah Misterius    Bab 7

    Aku mendecak, belum apa-apa sudah ada rahasia lagi. “Kamu mau kemana, Mas?”“Saya mau nyiapin pernikahan kita. Malam ini kalau bisa... kita sudah sah menjadi suami-istri.” Serunya sambil berlalu.“Hah?!” aku berhenti mengikutinya dan berdiri mematung dengan nafas tersengal menatap punggung pria it

  • Menikahi Tuan Tanah Misterius    Bab 3

    “Jauh banget ya satu jam itu, kalau di kota satu jam itu dekat...” kataku masih tak percaya jarak satu jam ternyata jauh beneran.“Ya, beda Mbak... satu jam di kota dengan di desa.” Jawabnya, “Mbak dari kota mana?”“Metrojaya, Mas...”“Oh, jauh sekali. Nggak ada bawa koper?” tanya Bara sambil menge

  • Menikahi Tuan Tanah Misterius    Bab 2

    Guncangannya begitu kuat sampai mobil ini terasa hampir terguling. Sebuah raungan mesin diesel yang garang mendekat, lalu cahaya lampu yang menyilaukan menyorot langsung ke dalam kabin, membuat para pria jahil itu silau.“Keluar!” sebuah suara bariton menggelegar di tengah suara mesin yang menderu.

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status