Teilen

151 || Pengecut!

last update Veröffentlichungsdatum: 10.05.2026 17:35:20

Gelombang hitam itu datang tanpa ragu.

Puluhan penunggang bertopeng memacu kuda lurus ke arah satu orang yang berdiri di tengah jalur sempit. Cahaya obor menari di bilah pedang mereka, memantulkan kilau dingin yang mematikan.

Zhao Fenglin tidak mundur.

Ia menghentakkan kudanya maju lebih dulu.

Benturan pertama pecah seperti petir. Pedangnya menebas dari atas, membelah topeng dan tengkorak penyerang terdepan dalam satu garis lurus. Tubuh itu jatuh dari pelana sebelum sempat menjerit.

Kuda-kuda d
Lies dieses Buch weiterhin kostenlos
Code scannen, um die App herunterzuladen
Gesperrtes Kapitel

Aktuellstes Kapitel

  • Menjadi Istri Sang Jenderal Buruk Rupa   208 || Mata-mata

    Yuwen Shuang segera mundur beberapa langkah. Wajahnya pucat melihat tabib dan para pelayan sibuk menangani Zhao Fenglin. Ia ingin tetap berada di sisi suaminya, tetapi tidak ingin menghalangi pengobatan yang sedang dilakukan."Bagaimana keadaannya?" Han Ruoxi bertanya dengan cemas.Tabib tidak langsung menjawab. Ia memeriksa denyut nadi Zhao Fenglin sekali lagi, kemudian meminta seorang pelayan mengambil ramuan yang telah disiapkan. Setelah itu, ia mulai membersihkan kembali luka di bagian perut sang jenderal dan mengganti balutannya."Demamnya membuat kondisi Jenderal semakin lemah. Hamba harus memastikan luka ini tidak semakin memburuk."Yuwen Shuang berdiri dengan kedua tangan saling menggenggam. Ia berusaha menahan kecemasannya, tetapi setiap kali mendengar Zhao Fenglin mengerang kesakitan, air matanya kembali menggenang.Beberapa saat kemudian, tabib berhasil memberikan obat dan menyelesaikan penanganan luka tersebut. Ia kemudian memeriksa denyut nadi Zhao Fenglin sekali lagi."U

  • Menjadi Istri Sang Jenderal Buruk Rupa   207 || Denyut Nadi Melemah?

    "Luka di bagian perut ini jauh lebih dalam daripada yang lain. Jenderal, apakah Anda mendapatkan perawatan yang layak selama berada di Heishan?"Zhao Fenglin tidak langsung menjawab. Ia hanya menggeleng pelan.Tabib menghela napas panjang. "Jenderal, luka seperti ini tidak boleh dibiarkan begitu saja. Anda seharusnya beristirahat dan mendapatkan perawatan sejak awal, bukan terus memaksakan diri melakukan perjalanan jauh."Zhao Fenglin memejamkan mata. Tubuhnya sudah terlalu lelah untuk memberikan penjelasan panjang. Selama berada di Heishan, ia bahkan tidak memiliki cukup waktu untuk mengurus luka-lukanya sendiri. Ada banyak hal yang harus diselesaikan sebelum ia bisa kembali ke Jingzhou."Mulai sekarang, Jenderal tidak boleh bergerak terlalu banyak. Hamba akan membersihkan seluruh luka dan mengganti balutannya. Namun, kondisinya sangat lemah. Kita harus mengawasi demamnya."Yuwen Shuang mengangguk berkali-kali. "Tolong lakukan yang terbaik untuk menyelamatkannya."Tabib segera mulai

  • Menjadi Istri Sang Jenderal Buruk Rupa   206 || Pelukan?

    Yuwen Shuang dengan cepat berlari, ia tidak mempedulikan apapun lagi setelah mendengar kabar kepulangan suaminya. Dengan perasaan campur aduk ia terus memaksakan kakinya berlari keluar menyambut kedatangannya kembali suaminya. Tepat saat ia berada di halaman depan kediaman Zhou, ia menghentikan laju larinya saat matanya menangkap Zhao Fenglin yang baru saja turun dari kereta dengan bantuan beberapa pengawal. Tubuh pria itu lebih kurus dari terakhir mereka bertemu sebulan yang lalu. Yuwen Shuang membeku, dengan jantung berdegup dengan kencang. Ia tak mampu mengucapkan satu kata pun, ia hanya menatap tanpa berkedip dari jarak sekitar empat meter. "Putri." Suara Zhao Fenglin terdengar lemas, dan cukup pelan. Meskipun begitu, Yuwen Shuang masih mendengarnya. Han Ruoxi menepuk pundak menantunya dengan lembut. Ia berbisik pelan. "Sambut suamimu, Nak. Dia kembali, dia masih hidup." Yuwen Shuang tersadar dari lamunannya. Dengan mata berkaca-kaca, ia mengangguk. Dan mulai melangkah mende

  • Menjadi Istri Sang Jenderal Buruk Rupa   205 || Kembalinya Zhao Fenglin

    Yuwen Shuang menundukkan wajahnya. Entah mengapa, nasihat sederhana dari Han Ruoxi justru membuat hatinya semakin tidak tenang. Selama ini ia tidak pernah memikirkan terlalu jauh tentang pernikahannya dengan Zhao Fenglin. Pernikahan itu bermula dari titah Kaisar, dan pada awalnya ia hanya menganggap dirinya sebagai bagian dari sebuah kesepakatan politik. Namun semakin lama, hubungan mereka perlahan berubah menjadi sesuatu yang tidak bisa lagi ia anggap sederhana."Ibu benar-benar berpikir kami akan saling mencintai?" tanyanya lirih.Han Ruoxi tersenyum. Tangannya masih menggenggam tangan Yuwen Shuang dengan lembut."Ibu tidak tahu kapan itu akan terjadi. Bahkan mungkin kalian sendiri tidak menyadarinya ketika perasaan itu mulai tumbuh."Yuwen Shuang terdiam. Ia menatap jemari mereka yang saling bertaut. Sentuhan sederhana itu terasa begitu hangat hingga membuat dadanya kembali sesak."Fenglin bukan orang yang mudah menunjukkan perasaannya," lanjut Han Ruoxi. "Sejak kecil, dia memang s

  • Menjadi Istri Sang Jenderal Buruk Rupa   204 || Selalu bersamanya?

    Yuwen Shuang mengangkat wajahnya mendengar suara seseorang dari gerbang kediaman Zhao. Seorang wanita paruh baya berdiri di sana dengan ditemani beberapa pelayan. Wajahnya terlihat lebih pucat dibanding terakhir kali Yuwen Shuang melihatnya, tetapi tatapan hangat itu masih sama. Han Ruoxi berjalan perlahan menghampiri mereka. Begitu melihat Yuwen Shuang berdiri di depan kereta, langkahnya justru semakin cepat."Putri."Suara Han Ruoxi terdengar bergetar. Yuwen Shuang terdiam sesaat sebelum memberi hormat."Ibu."Namun sebelum ia sempat membungkukkan tubuh lebih dalam, Han Ruoxi segera meraih kedua tangannya. Wanita itu menatap wajah Yuwen Shuang lama, seolah memastikan bahwa menantunya benar-benar berdiri di hadapannya dalam keadaan baik."Kau akhirnya kembali."Yuwen Shuang mengangguk pelan. "Aku sudah kembali, Ibu."Mata Han Ruoxi perlahan memerah. Ia menggenggam tangan Yuwen Shuang semakin erat."Selama kau berada di istana, aku selalu mengkhawatirkanmu. Setiap hari aku memikirkanm

  • Menjadi Istri Sang Jenderal Buruk Rupa   203 || Kediaman Zhou

    "Tidak! Kau bodoh atau bagaimana, hah?" Tanpa sadar Wei Ruyin menaikan sedikit nada suaranya di depan sang anak. Ia begitu emosi mendengar pertanyaan polos dari Yuwen Liao. "Bertanya langsung pada Yuwen Shuang?" Wei Ruyin kembali mengulang pertanyaan Yuwen Liao. "Kau yakin dia akan menjawab pertanyaan mu?" "Kau lupa, kalau sekarang dia sudah mengetahui keburukanmu?" Yuwen Liao mengepalkan tangan di balik lengan bajunya. Ia dapat merasakan kukunya menancap pada kulitnya. "Kau lupa kejadian di perjamuan makan malam? Di mana kau terang-terangan menyinggungnya di depan banyak orang?" lanjut Selir Wei lagi menyadarkan Yuwen Liao yang begitu bodoh. Ia sudah mendidik gadis itu sejak kecil. Bahkan Yuwen Liao mendapatkan pelajaran di kekaisaran dari guru Ia sudah mendidik gadis itu sejak kecil. Bahkan Yuwen Liao mendapatkan pelajaran di kekaisaran dari guru terbaik. Namun entah mengapa, ketika berhadapan dengan Yuwen Shuang, putrinya itu sering kali kehilangan akal sehat."Aku hanya ingi

  • Menjadi Istri Sang Jenderal Buruk Rupa   067 || Tidak Seperti Rumor Yang Beredar?

    Zhao Fenglin tidak langsung menjawab.Kereta terus bergerak mendekati gerbang istana.Suara roda kayu yang berderak perlahan bercampur dengan langkah para penjaga yang berjaga di sepanjang jalan menuju gerbang utama.Lampion merah besar yang tergantung di kedua sisi gerbang bergoyang pelan tertiup

    last updateZuletzt aktualisiert : 2026-04-05
  • Menjadi Istri Sang Jenderal Buruk Rupa   066 || Perjalanan Menuju Istana

    Langit ibu kota perlahan berubah gelap ketika matahari akhirnya tenggelam di balik tembok kota.Lampion-lampion mulai dinyalakan satu per satu di sepanjang jalan utama. Cahaya kuning hangat memantul di batu jalan yang telah dipakai selama puluhan tahun oleh kereta para pejabat dan bangsawan.Di dep

    last updateZuletzt aktualisiert : 2026-04-05
  • Menjadi Istri Sang Jenderal Buruk Rupa   068 || Sambutan Kaisar

    Yuwen Shuang dan Zhao Fenglin menoleh hampir bersamaan.Di barisan meja utama yang sedikit lebih tinggi dari tempat para pejabat duduk, seorang wanita anggun telah berdiri dari kursinya.Gaun sutra merah tua yang dikenakannya jatuh panjang hingga lantai. Hiasan emas di rambutnya berkilau di bawah c

    last updateZuletzt aktualisiert : 2026-04-05
  • Menjadi Istri Sang Jenderal Buruk Rupa   009 || Permintaan Maaf

    “Fenglin, kau harus sadar sikapmu pada istrimu itu salah!” Han Ruoxi kembali membuka suara saat melihat putranya hanya diam saja. Tatapan wanita itu tajam putranya yang tak mengalihkan sedikitpun pandangan darinya. “Ibu tahu kalau kau tidak bisa menerima pernikahan itu. Tapi cara kamu meninggalk

    last updateZuletzt aktualisiert : 2026-03-17
Weitere Kapitel
Entdecke und lies gute Romane kostenlos
Kostenloser Zugriff auf zahlreiche Romane in der GoodNovel-App. Lade deine Lieblingsbücher herunter und lies jederzeit und überall.
Bücher in der App kostenlos lesen
CODE SCANNEN, UM IN DER APP ZU LESEN
DMCA.com Protection Status