공유

Bab 341

작가: Elenor
Ketika lift tiba di lantai yang dituju Clara, dia keluar dari lift tanpa melihat Vanessa dan yang lainnya.

Dia juga sama sekali tidak memikirkan Vanessa, dan segera membenamkan dirinya dalam pekerjaannya yang sibuk.

Beberapa saat ketika Clara dan Pak Candra sedang mengobrol tentang sesuatu, dia mendongak sedikit dan melihat Nenek Gori, Nenek Sanjaya, Rita dan Diana muncul di pintu departemen mereka.

Pak Candra juga melihat mereka.

Tapi melihat Clara hanya melirik mereka lalu mengalihkan pandanga
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터
댓글 (35)
goodnovel comment avatar
Ikha Pinamangung
disini Clara keren.. saya suka karakternya yang ini.. bukan hanya diam dan cuek.. panik kan si Diana... ...... thor,, buat Clara jadi pemberani donk.. ......
goodnovel comment avatar
Farhat Ashshidiq
heleh....rombongan gold digger aja belagu!
goodnovel comment avatar
Casmuroh Casmuroh
cih..kwluarga pelakor keluarga rampok ngga tahu malu
댓글 더 보기

최신 챕터

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 760

    Malam itu, Elsa merasa sangat bahagia.Biasanya ketika Edward ada di rumah, Elsa akan pergi ke ruang kerjanya untuk mengerjakan PR, membaca buku, menggambar, atau bermain dengan mainannya sendiri.Sekitar jam sepuluh malam, setelah mandi dan bersiap untuk tidur, Elsa berkata kepada Clara, "Ma, aku mau ke ruang kerja untuk melihat apa Ayah sudah tidur atau belum. Sekalian mengucapkan selamat malam."Clara menjawab, "Iya." Elsa sudah berlari keluar kamar, tetapi tiba-tiba berbalik, sambil memeluk kusen pintu dan memiringkan kepalanya, dia bertanya kepada Clara, "Ma, apa Mama nggak mau ikut?"Clara menggelengkan kepalanya. "Mama nggak ikut, kamu saja sendiri." Elsa sudah terbiasa dengan kurangnya interaksi antara Edward dan Clara, jadi dia tidak berpikir ada yang aneh dengan itu. Mendengar jawaban Clara, dia hanya bisa berkata, "Ya sudah."Dia pun berbalik dan pergi.Sesampainya di depan pintu ruang kerja Edward, dia mendorongnya hingga terbuka dan mengintip ke dalam ruangan. Begitu mel

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 759

    Clara menggelengkan kepala dan berkata dengan hangat, "Nggak usah repot-repot, kami baru saja makan di luar sebelum pulang."Tetapi Elsa tiba-tiba seperti teringat sesuatu dan merasa sedikit kesal, lalu berkata kepada Clara, "Iya, benar juga. Kalau tahu Mama akan pulang malam ini, alangkah baiknya kalau kita bisa makan bersama saja di rumah. Mama kan sudah lama sekali nggak makan di rumah."Elsa hampir lupa bagaimana rasanya makan malam bersama ayah dan mamanya di rumah.Sekitar setahun terakhir ini, meskipun Clara beberapa kali pulang karena Elsa, namun dia jarang tinggal untuk makan malam di sana. Walaupun, dia sebenarnya cukup sering menginap dan sarapan keesokan harinya di rumah itu.Namun, Clara tidak berkata apa-apa. Dia tersenyum, mengusap kepala Elsa, dan mengganti topik pembicaraan. "Bukannya kau bilang ingin memperlihatkan barang-barang yang sudah kau kumpulkan baru-baru ini ke Mama? Di mana barang-barangnya? Coba mana, Mama mau melihatnya."Perhatian Elsa memang terbukti lan

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 758

    Setelah selesai makan, Elsa mengatakan dia perlu pulang lebih dahulu agar bisa bersiap-siap dan meminta mereka untuk tinggal dahulu selama sepuluh menit, baru pergi.Sepertinya dia benar-benar memiliki banyak hal untuk diceritakan.Melihat antusiasme dan kebahagiaannya, Clara dan Edward pun setuju.Setelah Elsa kembali bersama supir, hanya Clara dan Edward yang tersisa di ruangan.Ruangan itu langsung terasa sunyi.Mereka sempat saling bertukar pandang, lalu Clara mengeluarkan ponselnya dan mulai menyibukkan diri dengan urusannya sendiri.Namun, Edward tidak menggunakan ponselnya, dia hanya memperhatikan Clara, tidak jelas apa yang sedang dilihatnya.Clara menyadari hal itu, tetapi karena Edward tidak berbicara, dia pun tidak mengatakan apa pun.Clara sedang membaca ringkasan diskusi beberapa makalah penelitian tentang Kecerdasan Buatan yang baru saja diterbitkan di sebuah komunitas penelitian.Dia hanya berniat menghabiskan waktu, tetapi siapa sangka menjadi begitu asyik hingga lupa w

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 757

    Memikirkan hal itu, sorot mata Elsa menjadi berbinar, dia pun tak kuasa berkata, "Ayah, Mama, aku sebentar lagi akan libur. Ayo kita jalan-jalan bersama! Kita bisa ke luar negeri, atau kita bisa bermain arung jeram. Aku ingin pergi berlibur setidaknya selama setengah bulan!"Bagaimana mungkin mereka bisa pergi liburan panjang bersama? Apalagi, selama itu?Namun, sebelum Clara sempat berbicara, dia sudah mendengar Edward berkata, "Ayah harus pergi ke luar negeri untuk mengurus beberapa pekerjaan. Kau bisa ikut, Ayah akan menemanimu bermain dan jalan-jalan."Elsa mengerutkan kening. "Bagaimana dengan Mama? Apa Mama nggak ikut?"Clara berkata, "Mama sangat sibuk dengan pekerjaan, sepertinya nggak akan ada waktu."Elsa tidak puas. "Walaupun cuma beberapa hari saja?"Clara tidak tahu harus berkata apa, jadi dia hanya bisa berkata, "Kita lihat situasinya lagi nanti ya. Kalau Mama punya waktu, Mama akan memberitahumu, bagaimana?""... Iya."Meskipun Clara berkata demikian, namun Elsa sudah me

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 756

    Mendengar suaranya, Elsa berseru gembira, "Wow, Mama dan Ayah benar-benar sedang bersama ya?" Clara tertegun sejenak, dia tidak menjawab pertanyaan itu, dan bertanya balik, "Kenapa jam segini belum tidur?""Ini sudah mau tidur. Tapi, Mama jangan lupa sama janji kita untuk makan bersama setelah Mama dan Ayah pulang nanti."Clara menjawab, "Mama nggak lupa. Sudah malam, cepat tidur.""Oke. Selamat malam, Ma." Setelah mengatakan itu, Elsa menambahkan kepada Clara, "Ma, sekalian sampaikan salam selamat malamku ke Ayah ya."Elsa pun langsung menutup telepon.Clara terdiam sejenak, dia lalu mengembalikan ponsel itu kepada Edward, tetapi tidak memberikan ucapan selamat malam titipan Elsa kepada pria itu.Edward dapat mendengar samar-samar apa yang dikatakan Elsa di telepon, dia mengambil ponselnya dan berkata, "Elsa tadi melihat kita berdua di siaran langsung dan mengira kita tinggal bersama. Dia terus merengek ingin berbicara denganmu.""Iya, aku mengerti."Bahkan jika dia tidak mengatakann

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 755

    Saat itu, siaran langsung acara penyerahan penghargaan tepat sedang menayangkan segmen di mana Prof Nian memberikan penghargaan kepada Clara.Melihat Prof Nian mengakui bahwa dia sengaja menghadiri acara itu karena Clara, dan melihat mata Clara yang berkaca-kaca, Diana mencibir, "Dia pasti merasa senang dan tersanjung sekarang, kan? Gimanapun, Prof Nian dan dia sebenarnya juga nggak sedekat itu!""Prof Nian melakukan semua itu hanya karena Dylan benar-benar percaya kalau Clara adalah talenta yang penuh potensi!""Tapi lihat gayanya itu? Cara dia memandang Prof Nian, orang yang nggak tahu pasti akan berpikir kalau Prof itu benar-benar gurunya yang telah membimbing selama delapan atau sepuluh tahun. Seolah-olah Clara pernah menyia-nyiakan bimbingannya, tapi sekarang akhirnya kembali ke jalan yang benar …. Issh, dia benar-benar dramatis, pandai sekali berakting!"Vanessa yang berdiri di samping, sedang minum teh dengan kepala tertunduk, dia sengaja tidak melihat ke arah layar untuk bebera

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status