Teilen

Bab 556

Elenor
Pada hari terakhir pengurusan akta cerai mereka, Edward masih belum kembali.

Masa pengambilan keputusan itu pun berlalu begitu saja.

Clara mengira Edward tidak akan kembali selama beberapa hari, tetapi keesokan harinya, ketika dia dan Dylan sedang mengobrol tentang pekerjaan, Elsa tiba-tiba menelepon untuk memberi tahu bahwa Edward telah kembali.

Dylan sangat marah hingga tertawa terbahak-bahak, dan berkata, "Serius? Dia nggak pulang lebih cepat atau lebih lambat, tapi tepat pas masa pengambilan
Lies dieses Buch weiterhin kostenlos
Code scannen, um die App herunterzuladen
Gesperrtes Kapitel
Kommentare (261)
goodnovel comment avatar
Faidah Azmi
kurasa Edward ga mau nyerein clara begitu tau klara ternyata jenius,dan mandiri ga kyk Vanessa dan keluarga nya seperti benalu moroti uang nya Edward, sukurin.
goodnovel comment avatar
Titin Sutinah
kayaknya sengaja deh ,,, Edward
goodnovel comment avatar
Yani Suryani
mungkin Edward sadar kalau dia terlalu royal pada keluarga Vanessa, hingga akhirnya dimanfaatkan perusahaan yg dikasihkan ke Vanessa juga gak berkembang
ALLE KOMMENTARE ANZEIGEN

Aktuellstes Kapitel

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 808

    Di tengah diskusi, Dylan menatap Vanessa.Meskipun pandangannya tertunduk, namun Vanessa tetap bisa menyadari tatapan Dylan padanya.Sebelum dia sempat bereaksi, Dylan sudah menyeringai dan berkata, "Bu Vanessa, aku ingat kalau kau itu seumuran dengan juniorku, kan? Clara mengembangkan CUAP saat berusia tujuh belas tahun. Hingga hari ini, CUAP masih tetap menjadi produk unggul dan terkuat Morti Group, belum ada seorang pun di industri ini yang mampu menembusnya.""Selain itu, walaupun juniorku ini menarik diri dari karir karena pernikahan dan memiliki anak, tapi dia sudah bisa mencapai hasil yang luar biasa dalam waktu kurang dari dua tahun setelah kembali ...." Orang-orang di sekitar mereka sudah terdiam saat Dylan kembali mulai berbicara.Dylan mengabaikan sekitarnya, dan melanjutkan, "Tapi bagaimana denganmu? Kalau aku nggak salah ingat, sampai saat ini kau belum mencapai apa pun. Bahkan belum pernah mengembangkan sesuatu yang bernilai milikmu sendiri, kan?""Mungkin kita nggak per

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 807

    Mendengar bisik-bisik dari para tamu, Rita dan Ervan tetap diam, begitu pula Doni, Anggi, dan Rendi.Mereka masih terguncang karena merasa terkejut.Namun, ada orang sepertinya teringat akan sesuatu dan tiba-tiba berkata, "Aku samar-samar ingat pernah mendengar kalau Morti Group didirikan bersama oleh dua muridnya Prof Nian. Karena Bu Clara adalah salah satu pendiri Morti Group, apa itu berarti dia juga ...."Rita, Ervan, Rendi, Anggi, Doni, dan Gading, semuanya mendengar hal tersebut.Mereka pun seketika tersadar, kemudian langsung menatap ke arah Dylan dan Clara.Dokter Luwana juga sangat terkejut.Seseorang buru-buru bertanya, "Pak Dylan, apa ... itu benar? Apa Bu Clara benar-benar muridnya Prof Nian?"Di bawah tatapan semua orang, Dylan tersenyum dan berkata, "Benar sekali, Pak Surya nggak salah ingat. Selain sebagai rekan kerja, Clara juga adalah juniorku."Kata-katanya disambut kembali dengan seruan kaget.Seseorang tak kuasa berkata, "Pantas saja setiap ada pertemuan dengan Prof

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 806

    Rendi tidak pernah menyangka bahwa CUAP sebenarnya adalah hasil prestasinya Clara.Guncangan di hatinya bertahan cukup lama, dadanya terasa sesak, dan butuh beberapa saat baginya untuk bisa pulih dan tersadar.Dia menatap Dylan dan berbicara dengan susah payah, "Anda tiba-tiba mengatakan semua ini padaku .... Apa karena ingin memberitahuku bahwa dia bisa masuk Morti Group karena memiliki kemampuan yang cukup, dan bukan karena ... masuk melalui koneksi seperti yang kubayangkan?"Mendengar ucapannya, semua orang di sekitar terdiam."Tentu saja bukan." Dylan tersenyum sinis, dan berkata, "Bukannya kau tadi bertanya tentang kegagalan Bu Vanessa masuk ke Morti Group, lalu menjadi murid guruku, dan malam ini juga gagal menjadi murid Dokter Luwana …. Apakah itu semua adalah balas dendam Clara terhadapnya?""Aku nggak tahu detail kejadian dia menjadi murid Dokter Luwana malam ini. Lagipula, aku dan Clara sama seperti semua orang di sini, kita baru saja tahu kalau Dokter Luwana ingin menjadikan

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 805

    Dylan pertama-tama menyerahkan ponsel kepada sekretarisnya, lalu seolah-olah baru mendengar lelucon, dia menatap Rendi dan berkata, "Pak Rendi, kau terlalu banyak berpikir. Hanya karena Bu Vanessa yang kau kagumi itu adalah orang licik, bukan berarti semua orang seperti dia." Mendengar penghinaan Dylan yang tanpa ragu terhadap Vanessa, Rendi tersadar kembali ke kenyataan. "Kau …." Namun, Dylan tidak berniat mendengarkan kalimatnya.Dia langsung menyela, tiba-tiba berkata, "Kau tadi bilang kalau kau dan Bu Vanessa ini sama-sama bergabung dengan Morti Group karena bahasa pemrograman CUAP milik kami, kan? Banyak orang yang berpikir kalau akulah yang sudah mengembangkan CUAP, tapi aku ingat dulu pernah bilang padamu kalau itu bukan ciptaanku."Rendi terkejut. "Iya, Anda memang pernah bilang begitu …."Dia tidak mengerti mengapa Dylan tiba-tiba mengalihkan topik pembicaraan ke hal tersebut.Tiba-tiba, sebuah pikiran terlintas di benaknya.Dalam sekejap, dia langsung mengerti maksud Dylan.

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 804

    Kerumunan di aula pun berseru takjub."Kalau apa yang dikatakan Pak Dylan benar, maka itu sama saja seperti air susu dibalas dengan air tuba!""Tepat sekali! Sudah baik hati membantu dan mendukung teman, tapi malah dibalas dengan khianat, sampai menyebabkan keluarga orang itu hancur. Dan, setelah bertahun-tahun kemudian, masih merusak pernikahan cucu perempuan keluarga itu … Keluarga ini benar-benar seperti sarang ular berbisa yang bisa menelan manusia tanpa sisa!""Mereka mungkin merasa berhasil saat aksi pertama kali. Jadi saat melihat Bu Clara menikah dengan kalangan elit, mereka menjadi iri dan kembali menggunakan trik lama. Lagipula, kalau bukan karena menempel pada Pak Edward, keluarga mereka bahkan nggak memenuhi syarat untuk berada di sini malam ini. Mereka benar-benar tega melakukan segala macam cara hanya demi panjat kelas sosial dan popularitas.""Aku pernah makan malam dengan Pak Edward, Bu Vanessa, dan Bu Clara sebelumnya. Waktu itu, Bu Vanessa duduk di sebelah Pak Edward

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 803

    Anggi sangat terkejut hingga pikirannya menjadi kosong. "A … apa yang kau katakan?" Rendi, Doni, dan Gery pun bereaksi serupa, wajah mereka juga dipenuhi rasa tidak percaya.Gading dan Dani bahkan lebih terkejut daripada Anggi dan Rendi.Setelah Dylan selesai berbicara, mereka butuh waktu lama untuk pulih dari keterkejutan, lalu menatap Edward dengan ekspresi tak percaya.Vanessa dan Clara … ternyata saudara tiri?Terlebih lagi, ibunya Vanessa sebenarnya adalah seorang wanita simpanan yang demi naik posisi tega membuat ibunya Clara hingga menjadi gila?Sebenarnya, mereka tahu mengenai kondisi ibunya Clara, tetapi mereka tidak pernah membayangkan bahwa orang yang sudah membuat ibunya Clara gila adalah ibunya Vanessa .…Edward tidak pernah menceritakan hal ini pada mereka.Jika kata-kata Dylan benar, maka …. Melihat reaksi Anggi dan Rendi, Dylan tersenyum, tetapi sorot matanya sangat dingin. "Dilihat dari ekspresi kalian berdua yang sangat terkejut, sepertinya Bu Vanessa belum mencerit

Weitere Kapitel
Entdecke und lies gute Romane kostenlos
Kostenloser Zugriff auf zahlreiche Romane in der GoodNovel-App. Lade deine Lieblingsbücher herunter und lies jederzeit und überall.
Bücher in der App kostenlos lesen
CODE SCANNEN, UM IN DER APP ZU LESEN
DMCA.com Protection Status