Share

Bab 66

Penulis: Elenor
Mendengar kata-kata Elsa, Clara tiba-tiba tersadar.

Kemarin saat dia terjatuh, Edward tidak menawarkan bantuan sama sekali untuk membantunya berdiri.

Saat dia terluka, Edward juga berlagak seakan itu bukan masalahnya.

Dia melakukan itu bukan hanya karena dia benar-benar tidak peduli padanya, tetapi juga karena dia takut Vanessa akan salah paham, bukan?

Di dalam hatinya, pikiran dan perasaan Vanessa adalah yang terpenting, ‘kan?

Edward sama sekali tidak peduli pada hidup matinya.

Itulah mengapa d
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (66)
goodnovel comment avatar
Delvia Fawamarini
jujurr liat koment kek nya nih cerita klise bet gak ada perkembangan sama sekali terlalu bertele tele...,oke saat stop diimi
goodnovel comment avatar
Mom W
cerita nya ngeselin ngebelain pelakor terus yg di utamain pelakor bukan peran utama nya cerita nya sama yg di sebelah mungkin yg ngarang orang nya sama
goodnovel comment avatar
Emi Ernawan
cerita yh persis kayak dracin
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 812

    Diana dan Nenek Gori juga merasa terkejut. "Surat panggilan untuk apa?"Vanessa tersadar dari lamunannya dan berjalan mendekat.Surat panggilan itu menunjukkan bahwa Jetwave Labs menggugat mereka atas pelanggaran rahasia dagang.Dia langsung mengerutkan kening.Seingatnya, Gori Group dan Jetwave Labs sama sekali tidak memiliki hubungan kerja sama apa pun. Mengapa Jetwave tiba-tiba menggugat mereka? Terlebih, untuk alasan pelanggaran rahasia dagang .…Namun, itu bukan intinya sekarang. Intinya adalah .…Rita menunjuk jumlah ganti rugi yang diklaim dan tertulis di dalam salinan gugatan, dan berkata dengan wajah dingin, "Lihat ini."Vanessa mencondongkan tubuh lebih dekat, tetapi sebelum dia sempat berbicara, Diana sudah melihat angka itu terlebih dahulu dan wajahnya langsung berubah seketika. "Satu triliun? Apa mereka serius minta kita membayar satu triliun?"Vanessa juga melihat angkanya, tetapi langsung menyadari kalau bukan hanya sebatas itu. "Mereka juga menuntut ganti rugi, dengan n

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 811

    Dani berkata, “Iya, dia tahu.”Nada suaranya penuh keyakinan.Gading sebenarnya juga tahu bahwa Edward sudah mengetahui hal itu.Namun, dia tidak menyangka bahwa Edward, yang sudah mengetahui hubungan antara Clara dan Vanessa serta masa lalu di antara Keluarga Sanjaya dan Hermosa, masih tetap memilih untuk bersama dengan Vanessa.Setelah Vanessa muncul, dia selalu merasa Edward sangat menyukai Vanessa, tetapi dia tidak pernah menyangka sahabatnya itu akan menyukai Vanessa sampai sejauh ini .…Meskipun Gading tidak mengatakan pikiran-pikiran itu dengan lantang, namun Dani sudah bisa menebak apa yang dipikirkannya.Bagaimanapun juga .…Dia berpikiran hal yang sama.Dia tidak menyangka Edward ternyata sangat mencintai Vanessa.Banyak orang yang hadir di sana sebenarnya juga memikirkan tentang fakta Edward yang sudah mengetahui hubungan antara Clara dan Vanessa, namun tetap memilih bersama Vanessa.Hanya saja tidak ada yang berani mengatakannya secara langsung kepada Edward....Di sisi la

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 810

    Edward tidak memandang Dylan atau pun Clara. Setelah menyerahkan gelasnya kepada seorang pelayan, dia langsung mengejar Elsa.Clara memperhatikan suasana hati Elsa yang tidak biasa, dia awalnya ingin mengikuti, tetapi melihat Edward sudah mengejarnya, dia menjadi ragu dan akhirnya memilih untuk tidak menyusul.Dylan juga sedikit khawatir tentang Elsa. Namun, melihat Edward sudah mengejar anak itu, dia pun merasa lega dan berkata kepada Dokter Luwana, "Dokter Luwana, kami pamit sekarang."Dokter Luwana mengangguk. "Baiklah, sampai jumpa lain waktu."Clara tersadar dari lamunannya, dia lalu mengangguk, dan berbalik untuk pergi bersama Dylan.Semua orang yang hadir di sana mengira Clara dan Edward mungkin bakal bertengkar, tetapi tanpa diduga, mereka berdua justru berpisah begitu saja tanpa bertukar sepatah kata pun .…Bukan hanya orang-orang luar, tetapi juga Richard, Gery, Dani, dan Gading semuanya merasa agak terkejut.Setelah tersadar, Gery meletakkan gelasnya dan mengejar mereka. "Ap

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 809

    “Oleh karena itu, aku secara khusus meminta seseorang menghubungi Pak Dylan, dengan harapan agar Clara dapat menghadiri jamuan makan malam ini.”Pada saat itu, dia melirik ke arah Vanessa dan Edward sebelum melanjutkan ucapannya, “Mengenai Vanessa, aku baru tahu malam ini kalau dia tertarik untuk belajar di bawah bimbinganku. Namun, setelah mengobrol lebih dalam dengan Clara, aku menjadi lebih yakin tentang pilihan siapa yang akan menjadi muridku.”“Sebelum ini, aku nggak pernah memberikan jawaban pasti kepada Vanessa. Dan setelah yakin dengan pilihanku, aku langsung menolak keinginannya.”“Oleh karena itu, dalam hal ini, sama sekali nggak ada dasar untuk mengatakan bahwa Clara sudah sengaja merebut kesempatan Vanessa untuk menjadi muridku.”Setelah Dokter Luwana selesai berbicara, riuh bisik-bisik kembali menyebar di aula perjamuan.“Dulu, waktu Prof Nian menolaknya, dia mengira Bu Clara yang berada di balik semua itu. Sekarang Dokter Luwana lebih memilih Clara daripada dirinya, dia j

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 808

    Di tengah diskusi, Dylan menatap Vanessa.Meskipun pandangannya tertunduk, namun Vanessa tetap bisa menyadari tatapan Dylan padanya.Sebelum dia sempat bereaksi, Dylan sudah menyeringai dan berkata, "Bu Vanessa, aku ingat kalau kau itu seumuran dengan juniorku, kan? Clara mengembangkan CUAP saat berusia tujuh belas tahun. Hingga hari ini, CUAP masih tetap menjadi produk unggul dan terkuat Morti Group, belum ada seorang pun di industri ini yang mampu menembusnya.""Selain itu, walaupun juniorku ini menarik diri dari karir karena pernikahan dan memiliki anak, tapi dia sudah bisa mencapai hasil yang luar biasa dalam waktu kurang dari dua tahun setelah kembali ...." Orang-orang di sekitar mereka sudah terdiam saat Dylan kembali mulai berbicara.Dylan mengabaikan sekitarnya, dan melanjutkan, "Tapi bagaimana denganmu? Kalau aku nggak salah ingat, sampai saat ini kau belum mencapai apa pun. Bahkan belum pernah mengembangkan sesuatu yang bernilai milikmu sendiri, kan?""Mungkin kita nggak per

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 807

    Mendengar bisik-bisik dari para tamu, Rita dan Ervan tetap diam, begitu pula Doni, Anggi, dan Rendi.Mereka masih terguncang karena merasa terkejut.Namun, ada orang sepertinya teringat akan sesuatu dan tiba-tiba berkata, "Aku samar-samar ingat pernah mendengar kalau Morti Group didirikan bersama oleh dua muridnya Prof Nian. Karena Bu Clara adalah salah satu pendiri Morti Group, apa itu berarti dia juga ...."Rita, Ervan, Rendi, Anggi, Doni, dan Gading, semuanya mendengar hal tersebut.Mereka pun seketika tersadar, kemudian langsung menatap ke arah Dylan dan Clara.Dokter Luwana juga sangat terkejut.Seseorang buru-buru bertanya, "Pak Dylan, apa ... itu benar? Apa Bu Clara benar-benar muridnya Prof Nian?"Di bawah tatapan semua orang, Dylan tersenyum dan berkata, "Benar sekali, Pak Surya nggak salah ingat. Selain sebagai rekan kerja, Clara juga adalah juniorku."Kata-katanya disambut kembali dengan seruan kaget.Seseorang tak kuasa berkata, "Pantas saja setiap ada pertemuan dengan Prof

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status