Home / Urban / Pembalasan Tuan Muda Terkuat / Bab 903 - Anjing Dibalas Anjing

Share

Bab 903 - Anjing Dibalas Anjing

Author: Rianoir
last update publish date: 2025-02-28 20:58:35
"Ayah..." Zenovia terisak, air mata mengalir di pipinya. Dia merasa begitu tak berdaya melihat ayahnya terluka.

"Ayah... baik-baik saja... ugh..." Jan Luis mengerang menahan sakit, namun pelukannya pada Zenovia tak mengendur sedikitpun.

Melindungi putrinya adalah satu-satunya hal yang bisa dia lakukan sebagai seorang ayah!

Heck Zephyr dan kroninya tertawa keras menyaksikan adegan itu.

Bagi mereka, ini jauh lebih menghibur daripada pertarungan anjing biasa.

Dengan santai Heck Zephyr bersiu
Rianoir

Ini bab bonus hadiah sekaligus bab terakhir hari ini. Bagi yang besok berpuasa, othor mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa (⁠•⁠‿⁠•⁠) Bab Bonus: 3/3 Bab Reguler: 2/2 Bab Bonus Hadiah 1/1

| 95
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (5)
goodnovel comment avatar
Bubun Burhanudin
ah cuma dua bab tapi ta apa nunggu aja bab904 aja
goodnovel comment avatar
Andreas E. Hardy
kembali cerita awal
goodnovel comment avatar
badrus sholihin
Sekadar kritik dan saran: Seharusnya kejadian remeh temeh seperti ini cukup 1 bab lah, Othor. Ini sampai 3 bab kebanyakan. jelas memutus alur cerita utama. mending fokus ke cara Ryan mendapatkan bahan untuk memulihkan pendang suci Caliburn. misalkan dg memasukkan lagi Juliana ke dalam cerita.
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3729 - Bayangan Kerajaan Ilahi

    Suasana di depan gerbang World Palace mendadak buntu.Tidak ada lagi yang berani mencoba.Dua Kultivator Ranah Star Seed tingkat puncak saja sudah dipermalukan karena darah mereka ditolak. Setelah melihat itu, siapa yang masih punya keberanian untuk maju? Jika darah mereka juga terpental, harga diri mereka akan hancur di depan semua orang.Tiga Kultivator Ranah Star Seed tingkat puncak pun tidak bisa memaksa orang lain.Semua orang hanya saling memandang dalam diam."Biar aku yang coba."Tiba-tiba, sebuah suara serak terdengar dari belakang kerumunan.Semua mata langsung beralih.Seorang pria berjubah hitam melangkah keluar. Seluruh tubuhnya tertutup kain gelap, dan wajahnya tidak terlihat sama sekali. Yang lebih aneh, tak seorang pun bisa merasakan tingkat kultivasinya. Seolah aura pria itu benar-benar kosong, atau sengaja disembunyikan oleh sesuatu yang jauh lebih kuat.Pria berjubah hitam itu berjalan sampai ke depan pintu.Ia tidak banyak bicara.Jarinya tergores, lalu setetes

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3728 - Darah Genius Tanpa Tanding

    Ketiga Kultivator Ranah Star Seed tingkat puncak itu ikut terpaku.Mereka menyaksikan Ryan menyalip mereka dengan cepat. Yang lebih mengejutkan, wajah pemuda itu sama sekali tidak memerah. Napasnya pun tetap stabil, seolah tekanan Tangga Surgawi tidak menyentuhnya sedikit pun.Bagi mereka, setiap langkah membutuhkan tenaga dan ketahanan mental. Namun bagi Ryan, tangga itu tak ubahnya jalan biasa.Ryan tidak peduli pada tatapan orang lain.Ia terus bergerak sampai akhirnya tiba di puncak. Di hadapannya berdiri gerbang besar World Palace.Daun pintu itu terbuat dari bahan yang tidak ia kenali.Warnanya gelap, permukaannya halus, dan dari sana memancar tekanan samar yang membuat orang biasa enggan mendekat.Ryan melangkah maju dengan ringan.Namun begitu tubuhnya mendekati pintu, tekanan tak kasat mata langsung mendorongnya mundur.Ryan mengernyit.'Ada apa ini? Apa aku tidak bisa masuk?

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3727 - Berlari di Atas Tangga Surgawi

    "Saudara Ryan, apa kita naik sekarang?" tanya Bram sambil mendekat.Ryan menatap Tangga Surgawi yang menjulur dari World Palace, lalu menggeleng pelan."Tidak perlu terburu-buru."Ia ingin mengamati lebih dulu. World Palace memang menyimpan peluang besar, tetapi kemunculan tempat semacam ini mustahil tanpa bahaya. Harta karun dan maut sering berjalan berdampingan, apalagi di Death Domain Universe.Tak lama kemudian, beberapa kultivator mulai menaiki Tangga Surgawi.Begitu kaki mereka menginjak anak tangga pertama, ekspresi mereka berubah. Mereka mendadak merasa seperti sedang diawasi oleh sesuatu. Seolah ada sepasang mata tersembunyi di langit yang memandang semua orang tanpa suara.Para kultivator itu terus naik setapak demi setapak.Namun tak lama kemudian, hal aneh terjadi.Jarak di antara mereka mulai melebar. Beberapa kultivator Ranah Creation tertinggal, sementara ada kultivat

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3726 - Tangga Surgawi Menuju World Palace

    Saat itu, Bram Herstone berjalan menghampiri Ryan.Tatapannya sudah jauh berbeda dibanding sebelumnya. Bukan lagi menilai seorang anggota baru yang kebetulan ikut rombongan, melainkan memandang seorang sosok kuat yang pantas dihormati."Saudara," kata Bram dengan nada serius, "kau seharusnya menjadi pemimpin Aliansi Kultivator Bebas."Begitu ucapan itu terdengar, para anggota aliansi di sekitarnya tidak ada yang membantah.Siapa yang masih berani meremehkan Ryan?Mereka semua melihat sendiri apa yang baru saja terjadi. Sepuluh kultivator Ranah Creation tingkat puncak dari Keluarga Celestedragon dibantai begitu mudah olehnya. Di mata mereka, Ryan bukan lagi kultivator Ranah Dao Integration biasa. Ia adalah sosok yang mampu membunuh Ranah Creation semudah menebas rumput.Namun Ryan hanya menggeleng pelan."Aku tidak tertarik."Ia memang tidak punya niat menjadi Ketua Aliansi Kultivator Bebas. Tujuannya memasuki Death Domain Universe bukan untuk membangun pengaruh, melainkan mencari

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3725 - Pedang yang Membungkam Kesombongan Celestedragon

    Di samping Ryan, Bram Herstone tanpa sadar mundur dua langkah.Aura yang meledak dari tubuh Ryan membuat dadanya terasa sesak. Tekanan itu seperti tangan tak kasat mata yang mencengkeram jantungnya, membuat napasnya berat dan punggungnya dingin.'Sebenarnya sosok macam apa yang baru saja kurekrut?'Bram benar-benar bingung.Awalnya ia mengira Ryan hanya kultivator Ranah Dao Integration tingkat sembilan biasa yang kebetulan ingin ikut rombongan. Namun aura yang terpancar sekarang jelas tidak sebanding dengan tingkatan itu.Karena tak sanggup menahan tekanan tersebut, Bram memilih mundur diam-diam. Ia tidak berani berkata apa pun.Ryan tidak memedulikan reaksi orang-orang di belakangnya.Tubuhnya melesat maju seperti bayangan.Pedang di tangannya berkelebat. Seberkas sinar pedang tajam menyayat udara, meninggalkan jejak putih tipis sebelum mengunci salah satu kultivator Ranah Creation tingkat puncak dari Keluarga Celestedragon.Boom!Sinar pedang itu menghantam telak.Kultivator ters

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3724 - Saat Kultivator Bebas Menolak Tunduk

    Wajah Bram Herstone mengeras.Ia terjebak dalam pilihan yang sama-sama buruk. Harta yang mereka bawa bukan didapat dengan mudah. Banyak di antara mereka mempertaruhkan nyawa di Death Domain Universe hanya untuk memperoleh sedikit peluang dan benda berharga.Namun sekarang, hanya dengan satu kalimat, Aldric Celestedragon hendak merampas semuanya.Bram menarik napas dalam, lalu mencoba menahan nada suaranya."Tuan Muda Celestedragon, kau tentu tahu hidup kami para Kultivator Bebas tidak mudah. Apa mungkin kau bisa..."Ucapannya belum selesai.Sebuah tendangan menghantam dadanya.Bam!Tubuh Bram terlempar ke belakang dan jatuh keras ke tanah."Aku meminta harta kalian karena aku masih cukup baik hati," ujar Aldric sambil tersenyum meremehkan. "Jangan tidak tahu diri."Bagi Aldric, orang-orang ini tidak lebih dari segerombolan Kultivator Bebas tanpa sandaran. Jika ia ingin membunuh mereka, tidak ada yang akan membelanya. Karena itu, ia sama sekali tidak merasa perlu menjaga perasaan me

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status