Accueil / Fantasi / Perjalanan Petualang Terkuat / 43. Informasi Baru Terbuka; Kelas dan Pembunuhan!

Partager

43. Informasi Baru Terbuka; Kelas dan Pembunuhan!

Auteur: Ideabadar
last update Date de publication: 2025-04-10 00:03:34

Brush!

Semburan hijau dihindari Wira dengan kecepatan tinggi, Wira melewati satu Pororo dan menggunakan Matic untuk menebasnya menjadi beberapa bagian. Ada lidah panjang yang terpotong saat mencoba menyerang Wira.

[Pengalaman didapatkan, kemampuan meningkat dengan penyerapan otomatis]

SLURP!

Saat Wira tengah lengah, lidah panjang hampir saja menyentuh punggungnya.

Slash!

”Jangan melamun, Wira!”

Bisma dengan cepat menggunakan tali energi yang digunakan memotong lidah salah satu Pororo. Wira ters
Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé

Dernier chapitre

  • Perjalanan Petualang Terkuat   60. Menembus Inti Aethel

    Gemuruh suara beriringan dengan pasukan Celestial yang menyerbu kearah Wira dan rekan-rekannya. Lautan para dewa itu bagaikan air bah tsunami dan memiliki sayap-sayap keemasan yang mengepak bagaikan Cahaya dari hujan meteor yang menyerbu Wira. Mereka siap menghancurkan mahkluk rendahan yang berani menginjakkan kaki kotor mereka di tanah para dewa.WHOSH!Gideon sang penjaga gerbang Bintang 7 melihat pasukannya yang menyerbu dan mengangkat pedangnya sebagai seruan untuk membunuh para manusia yang menerobos masuk.“Bisakah kalian menahan mereka sebentar!” Martha berteriak pada Wira dan melihatnya. Wira melihat tatapan mata itu, sama seperti saat pertama kali bertarung bersama Martha dahulu. Sejak awal dia memiliki kekuatan besar dan mampu membunuh monster dengan mudah, sekarang dia pasti sudah memiliki kemampuan yang jauh lebih besar karena lama tidak bertemu.“Baik, silakan lakukan apapun yang kamu inginkan.”Martha yang merupakan salah satu petinggi dari Guardian telah mengalami banya

  • Perjalanan Petualang Terkuat   59. Kota Kristal Aethel

    Seperti biasa, Wira melesat memasuki portal yang menuju para dewa. Kali ini berbeda, dia tak lagi memiliki sistem yang dulu selalu diandalkan dan mengetahui statnya. Namun, jika dia ingin melawan dewa maka dia harus melepaskan kemampuan bawaan yang diberikan mereka. Itulah yang diajarkan Pemandu Avatar. Sensasi melesat di portal kali ini lebih Panjang, seperti berputar di pusaran air dengan kecepatan tinggi. Energi di dalam portal juga membuat jiwa Wira tersedot kuat, hawa dingin ekstrem yang membekukan setiap otot di persendian. Jimat Penembus Realm yang diberikan Paman Gani cukup bermanfaat karena memberikan kehangatan pada tubuh Wira sehingga dia mampu menahan hawa ekstrem dengan mudah.WHOSH! Splash!Akhirnya selesai. Wira keluar dari portal dan menahan tubuhnya dengan sedikit turun dan menekuk satu lututnya agar seimbang saat mendarat di dunia yang berbeda. Wira melihat rekan-rekannya ada di depannya. Sudah sempurna, Bisma tersenyum seperti biasanya tak takut lagi pada apapun. Sem

  • Perjalanan Petualang Terkuat   58. Deklarasi Penyerangan Balik

    Suara itu!Wira merasakan ancaman yang siap mencabik-baiknya dengan suara itu. Namun, dia juga mengingat suara itu pernah dia dengarkan saat di Asguard. Portal raksasa bergetar hebat karena kekuatan suara yang dikirimkan sang Celestial. Kekuatan sang Dewa Celestial dan perencana perombakan dunia, pasti sedang menunggu dan siap membunuh para pemberontak yang ingin bebas dari cengkeramannya.Bisma! Wira melihat Bisma memegangi kedua lututnya, dia merasakan kekuatan yang menekan hingga menembus portal. Senyuman yang dingin terlihat dari bayangan gumpalan di balik portal kea rah Aethel, siapa saja yang melihatnya mendapatkan tekanan seperti ditusuk energi jarum yang menembus seluruh tubuh.“Kekuatan yang mengerikan, apakah itu dewa yang akan kita hadapi? Kekuatannya bahkan jauh di atas kekuatan Jenderal Kastor sebelumnya.”Pangeran Harry bergumam begitu saja, dia merasakan seluruh tubuhnya gemetar dengan tekanan itu bahkan sulit digerakkan untuk beberapa detik."Makhluk Aethelgard," jawab

  • Perjalanan Petualang Terkuat   57. Pintu Dimensi Aethel

    Wira tidak perlu lagi menggunakan sistemnya atau mengandalkan penyerapan terhadap core musuh yang dibunuhnya. Kemampuannya alami dan melalui dagger Matic, dia mampu merasakan energi core bintang lima dari jenderal Kastor dan menyerapnya untuk memperkuat kekuatannya secara mandiri.Ini sangat luar biasa! Sangat berbeda ketika harus bergantung pada sistem yang diberikan dewa dan seolah harus meminta izin. Namun sekarang, dia mampu merasakan energi sekecil apapun yang ada di sekitarnya.Lembah Kabut menjadi saksi pertempuran besar antara manusia melawan para celestial. Sisa-sisa para dewa yang melihat kematian Jenderal Kastor melarikan diri dan terbang ketakutan. Celah dimensi yang terbuka dari langit sebelumnya, yang memberi karpet merah pada para dewa untuk membunuh manusia. Kini telah mulai hilang dan bekas pertempuran terlihat puing-puing yang hancur atau bebatuan yang meledak di sekitar para manusia.Matic berdenyut setelah Wira menyerap core dahsyat milik Kastor. Dagger Matic juga m

  • Perjalanan Petualang Terkuat   56. Domain Pembunuh Angin

    ”Ugh!”Cengkeraman tangan berlapir armor cahaya milik Kastor begitu kuat sehingga Wira terlihat kesulitan bernapas. Tangan Kastor itu bagaikan cepitan baja yang kuat dan mendominasi. Leher Wira terasa terbakar dan menembus hingga pembuluh darah hingga meresap ke seluruh jalur mana milik Wira.Di bawah, Bisma dan Lylia berteriak sambil terus bertempur melawan pasukan celestial.”Bagaimana manusia rendahan! Apakah kamu merasa bahwa kami memang kuat dan abadi! Memohonlah ampun dan aku akan membunuhmu dengan cepat dan tanpa rasa sakit.” Tombak petir di genggaman tangan Kastor lainnya bersiap untuk membunuh Wira dengan tanpa halangan.Namun, bukannya panik. Tiba-tiba, Wira tersenyum kecil dan sejak tadi berpura-pura kesakitan. Sepasang mata Wira menyala dan dia menatap tajam pada dua mata jenderal Kastor.Wira tidak lagi mau melihat angka stat atau status, meskipun dirinya sedang di ambang kematian. Namun, kini dia percaya bahwa semua status itu dibuat oleh mereka para dewa. Jadi, untuk men

  • Perjalanan Petualang Terkuat   55. Resonansi Empat Elemen

    Jenderal Kastor menekan dengan kekuatan celestial yang kuat, tekanan gravitasi yang menghantam Wira dan rekan-rekan lainnya membuat mereka merasakan tekanan. Di Lembah Kabut itu mereka benar-benar bertemu dengan seorang dewa yang sangat kuat. Udara di sekitar Wira seolah membeku dan berisi energi yang membekukan, energi yang membelenggu kekuatan lawan dalam radius domain gravitasi yang dibentuk Jenderal Kastor.Kastor sang Bintang Lima dari celestial tersenyum sinis, dia menganggap bahwa kekuatannya mampu menghancurkan para semut itu. Namun, Wira masih berusaha sekuat tenaga menahan kekuatan tekanan Kastor dan berdiri tegak. Wira segera memunculkan dagger Matic miliknya dan menyerap sisa-sisa hembusan angin di sekitarnya. Dia sedang mengkoordasikan elemen angin dan kekuatan asassin yang sudah dipelajarinya sejauh ini.WOSH!”Langkahi mayatku dulu, jenderal sialan!” Wira menerjang dan suaranya mendesing keras, memantul di antara bukit di lembah tersebut.Jenderal Kastor marah dan menggu

  • Perjalanan Petualang Terkuat   6. Selamat, Anda Resmi Menjadi Pembunuh

    Makhluk tinggi itu datang ke arah Wira, benturan tubuh mereka terjadi dan membuat para mahasiswa lainnya ada yang menutup matanya.Slap!Brush!Wira terdorong ke belakang dan tubuh monster kurus tinggi itu menimpa Wira, suaranyanya terdengar menyayat.KUUUUKKKKK! (Sakit, sakit ....)Bruk! Kepala mo

  • Perjalanan Petualang Terkuat   5. Saatnya Menyala, Bisma!

    Klap![Status petualang; Wira][Bertahan hidup adalah tujuan anda di awal kehancuran dunia. Tingkatkan kekuatan anda dan naikkan kemampuan anda untuk mempersiapkan tahap kehancuran dunia selanjutnya]Wira membaca status jendela dengan kemampuannya sebagai Petualang. Saat itu, empat orang yang sela

  • Perjalanan Petualang Terkuat   2. Aku Mengalahkanmu, Sistem!

    Kilauan cahaya menyala di langit, Wira kaget melihat pemandangan di langit. Apa yang sebenarnya terjadi?Gempa berhenti, meja yang semua saling berderak dan bertabrakan sudah kembali normal. Semua mahasiswa di kelas itu bangkit dari tiarap. Semuanya saling memandang dan kebingungan. Mereka mulai be

  • Perjalanan Petualang Terkuat   1. Wira dan Hari Aneh!

    Tangan wanita itu memegang kepala anak kecil yang baru berumur lima tahun, dia mengecup kening bocah lelaki itu.”Wira, Ibu pergi tidak akan lama. Ibu harus menjemput Ayahmu, kamu ikut bibimu selama Ibu pergi ya.”Senyuman wanita itu menguatkan putra satu-satunya, dia harus pergi. Wanita itu, Rania

Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status