Home / Fantasi / Perjalanan Petualang Terkuat / 43. Informasi Baru Terbuka; Kelas dan Pembunuhan!

Share

43. Informasi Baru Terbuka; Kelas dan Pembunuhan!

Author: Ideabadar
last update publish date: 2025-04-10 00:03:34

Brush!

Semburan hijau dihindari Wira dengan kecepatan tinggi, Wira melewati satu Pororo dan menggunakan Matic untuk menebasnya menjadi beberapa bagian. Ada lidah panjang yang terpotong saat mencoba menyerang Wira.

[Pengalaman didapatkan, kemampuan meningkat dengan penyerapan otomatis]

SLURP!

Saat Wira tengah lengah, lidah panjang hampir saja menyentuh punggungnya.

Slash!

”Jangan melamun, Wira!”

Bisma dengan cepat menggunakan tali energi yang digunakan memotong lidah salah satu Pororo. Wira ters
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Perjalanan Petualang Terkuat   54. Manifestasi Bintang Lima

    Proyeksi dari wajah sang Ibu, Rania di depan Wira perlahan menguap hilang. Pesan terakhir itu benar-benar menampar kesadaran Wira. Semua hal yang selama ini tidak diketahui tiba-tiba menjadi sulaman kisah yang harus dia pahami dengan cepat. liontin tua peninggalan ibunya yang menampilkan pesan terakhir ibunya kini tersisa batu oval biru emas yang mengalirkan energi di tangan Wira. Setelah pesan dari Rania, tampat itu menjadi hening dan semua orang mencerna apa yang baru saja disampaikan Rania.Liontin itu didekap Wira, itu adalah kenang-kenangan dari Ibunya sebelum pergi melawan para celestial. Tekadnya yang semula hanya bertahan hidup, kini harus mencari cara untuk menemukan ibunya. Sejak kecil, tak ada yang memberikan kehangatan dan cinta untuknya, dia mengira kalau dia dibuang. Namun, sang Ibu mengorbankan dirinya untuk mempertahankan bumi dan bertarung sendirian mencoba menghancurkan sang penghancur, yaitu para dewa.”Jadi ... karena inilah Ibu harus meninggalkanku?” Wira mengepal

  • Perjalanan Petualang Terkuat   53. Sinyal dari Pengawal Tua

    Nyala dari simbol rune itu adalah tiga pedang yang saling bersilangan dan memantulkan cahaya keemasan biru ke langit di atas Lembah Kabut. Simbol itu terlihat cukup jelas hingga akhirnya pudar, hilang tertiup angin. Rune itu menandai dengan berakhirnya bau busuk dari bangkai parasit yang telah dimusnahkan oleh serangan Wira sebelumnya.Wira bertanya tentang Faksi Guardian yang disebutkan pemandu Avatar, kata-kata Guardian seolah pernah didengar Wira dari seorang rekannya saat di kampus. Benar, itu adalah penjelasan dari Martha!Pertanyaan Wira membuat Avatar berbalik dan terlihat berpikir sejenak. Pria yang sudah terlihat tua dengan rambut perak itu akhirnya berdehem dan melankah maju hingga dekat dengan tebing yang berada tidak jauh dari air terjun.”Wira, ikuti aku. Ada sesuatu yang tidak bisa aku katakan padamu di langit yang terbuka. hal itu karena mata para dewa celestial itu terus mengintai apapun yang ada di seluruh bagian dunia yang terbuka.”Wosh!Pemandu Avatar tak menunggu j

  • Perjalanan Petualang Terkuat   52. Badai di Lembah Sunyi

    Wira bertemu untuk ujian ketiga dari cermin, terlihat kehancuran di sekitar takhta milik Dewa Celestial dan Wira di masa depan terlihat sudah memegang kepala sang Dewa. Takhta kristal dan megah itu hancur menjadi kepingan cahaya yang memenuhi semua ruangan dan redup kemudian sirna dibawa angin.BRUSH!Wira terngiang pesan dari Wira di masa depan yang membunuh Dewa Celestial sebelum semuanya hancur menjadi serpihan cahaya. Perjalanan baru saja dimulai!Cermin ketiga akhirnya hancur dan Wira kembali melangkah ke arah teman-temannya. Lembah Kabut masih terlihat berkabut, rekan-rekan Wira sudah menunggunya berada di ujian cermin. Wira mencium bau aroma herbal yang langsung tercium dengan baik dari inderanya. Di depan sana, teman-temannya berkumpul dan menyambut Wira mereka semua lega Wira tidak terjebak dalam ujian tiga cermin.Namun, belum sempat Bisma membuka suara untuk menyapa sahabatnya, ketenangan surga tersembunyi itu pecah seketika.BOOOOOOMMMM!Getaran dahsyat merambat dari arah t

  • Perjalanan Petualang Terkuat   51. Tiga Cermin Penyesatan

    Gelang di tangan Wira yang sebelumnya memiliki aura mematikan yang hitam, kini mulai berubah menjada hitam keemasan. Gejolak yang ada pada energi Gelang Semesta terpengaruh oleh energi pemiliknya dan kini gejolak energi itu mereda karena energi Wira yang stabil. Wira kini berdiri di atas batu dan mengatur pernapasan eneginya dengan baik. Energi masuk dan naik terasa ringan, dan kerusakan sebelumnya yang bertentangan di dalam tubuhnya sudah tidak membuat sakit pada seluruh jaringan tubuhnya.Wind-Phantom Core yang merupakan energi kekuatan Wira sebelumnya kini berdenyut dengan baik dan penguasaan Wira pada kemampuan elemen dan kecepatan semakin tajam.”Wira ..., kamu selamat. Kamu terlihat sehat!” Bisma sangat senang dan menepuk pundak sahabatnya tersebut.Wira tersenyum dan tangannya kini bertemu dengan sahabatnya itu seperti biasanya.Plak!Wira juga melihat ke teman-temannya yang lain yaitu Pangeran Harry dan Lylia. ”Terima kasih semuanya, aku merasa tidak ada lagi ledakan dalam tubu

  • Perjalanan Petualang Terkuat   Fondasi Tanpa Sistem

    Wira gemetar, kekuatan yang sudah dibangun sejak dimulai kehancuran dunia tiba-tiba hilang. Ada cahaya biru yang meledak dari windows status yang serin dilihat Wira. Status itu menguap seperti layar tulisan yang pecah. Wira kehilangan keseimbangan, dan dia memegangi kepalanya. Jika kekuatannya hilang, sama artinya dia menjadi manusia biasa!Status!Wira mencoba memanggil status petualangnya, tapi nihil tidak keluar. Tidak ada angka ataupun skill yang terlihat, dan juga tidak ada indikator mana atau kemampuan gandanya. Apakah kesalahan ini karena dirinya egois mengambil dua kekuatan sekaligus dan mencoba mengakali sistem?"Wira!" Bisma refleks menangkap bahu sahabatnya. Dia menatap Avatar dengan mata membelalak penuh emosi. "Apa yang baru saja Anda lakukan?! Wira sedang kritis! Kenapa Anda justru menghancurkan sistemnya?!""Tenangkan dirimu, Pemuda," ucap Avatar datar. Suaranya tidak kencang, namun memiliki getaran gaib yang seketika mengunci gerak Bisma. Avatar berdiri tegak dengan jub

  • Perjalanan Petualang Terkuat   Bab 49. Penghuni Lembah Kabut

    Suara mendesis terdengar mengerikan, suara itu dari kawanan monster parasit dari Setan Hitam yang berupa tentakel-tentakel hitam. Suara mendesis itu derdengar dari sekitar desa mati yang sudah ditinggalkan penghuninya. Tentakel itu menyerang dan mengincar target, Wira!Wosh!Pangeran Harry melompat dengan pedangnya dan menggunakan energi lapis energi keemasan dan menebas dengan cepat.Slash! Slash!"Kalian tak bisa menyentuhnya!" teriak Harry. Tebasan presisi milik sang Swordmaster memotong puluhan tentakel hitam itu menjadi beberapa bagian sebelum sempat menjangkau Wira. Darah hitam berbau sangit menyembur dan pecah, membakar lantai aspal di bawahnya.Lylia menyatukan kedua telapak tangannya. Sihir angin murni bertiup kencang, memutar pusaran badai kecil yang menghempaskan puluhan parasit yang mencoba melompat dari reruntuhan ruko. "Bisma, bawa Wira kembali ke kendaraan! Kita tidak bisa membuang waktu bertarung di sini!""Siap!" Bisma tanpa ragu memapah Wira, memanggul setengah beban

  • Perjalanan Petualang Terkuat   6. Selamat, Anda Resmi Menjadi Pembunuh

    Makhluk tinggi itu datang ke arah Wira, benturan tubuh mereka terjadi dan membuat para mahasiswa lainnya ada yang menutup matanya.Slap!Brush!Wira terdorong ke belakang dan tubuh monster kurus tinggi itu menimpa Wira, suaranyanya terdengar menyayat.KUUUUKKKKK! (Sakit, sakit ....)Bruk! Kepala mo

  • Perjalanan Petualang Terkuat   5. Saatnya Menyala, Bisma!

    Klap![Status petualang; Wira][Bertahan hidup adalah tujuan anda di awal kehancuran dunia. Tingkatkan kekuatan anda dan naikkan kemampuan anda untuk mempersiapkan tahap kehancuran dunia selanjutnya]Wira membaca status jendela dengan kemampuannya sebagai Petualang. Saat itu, empat orang yang sela

  • Perjalanan Petualang Terkuat   4. Petualangan Baru Dimulai

    ”Cepat keluarkan senjatamu, Wira! hadapi monster-monster belalang itu!” Bisma memegangi lengan Wira cukup kuat.Capit-capit tiga belalang besar itu terus bergerak, terbuka dan tertutup. Suara bertemunya antar ujung capit terdengar menyeramkan dan ruangan kelas itu menjadi mencekam karena suara capi

  • Perjalanan Petualang Terkuat   3. Kemampuan Manusia Aktif

    Wira telah melakukan pelanggaran karena memilih dua kotak, tapi Wira tidak peduli dengan hal itu.[Anda memilih kemampuan, Elemental Angin dan Pembunuh]Splash!Tulisan di atas adalah tulisan terakhir yang dilihat Wira, dan matanya menjadi nanar karena gelap kembali menyelubung di depannya. Ruangan

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status