MasukBara menang melawan Setan Hitam dan membuat daging raksasa Beast itu tak lagi bergerak di tanah lapang, di perbatasan kota. Tubuh raksasa itu terbakar dan tercium bau gosong menyengat sehingga menimpali suasana area para pengungsi yang selamat. Mereka mencium bau gosong itu di atas rumput yang juga sebagian besar terbakar. Beberapa pengungsi yang selamat masih terduduk lemas, napas mereka memburu di antara isak tangis ketakutan dan rasa syukur yang tertahan.Kapten Nagita dan Letnan Tio bergerak cepat menyisir barisan warga, memastikan tidak ada lagi sisa-sisa beast berjaket hitam yang bersembunyi. Sementara itu, Bisma dan Pangeran Harry baru saja menyarungkan senjata mereka, bernapas lega seraya menatap Bisma yang sedang memeluk erat kedua orang tuanya.Semua tampak berakhir dengan baik. Wira berdiri tegak di tengah padang pertempuran, menatap gundukan abu bekas tempat Setan Hitam tewas.[Penyerapan otomatis selesai][Anda membunuh Petualang Khusus: Setan Hitam][5.000 Kristal diakumu
Di hari kehancuran, membunuh seorang manusia sudah menjadi hal biasa demi keuntungannya. Namun, selama ini Wira tak pernah ingin melakukannya hanya untuk menjadi kuat. Namun, dia punya alasan untuk membunuh seorang manusia jika mereka sudah tak memiliki perbedaan dengan monster.Seperti manusia di depannya yang kini telah menjelma menjadi monster dan membunuh orang lain demi kekuatan!”Aku Setan Merah dan aku merasakan energimu sangat kuat. Aku akan menjadi lebih kuat lagi dengan menyerap energimu!”Wosh!Serangan senjata terjadi, sayap-sayap Setan Hitam memiliki senjata di setiap sela ruas. Serangan senjata tajam itu mengarah pada Wira. Namun, Wira mampu menghindari serangan itu dengan baik dan mengambil sisi lain. Kecepatannya sudah meningkat pesat, pertarungan demi pertarungan membuatnya semakin terlatih. Wira mundur karena dorongan energi, serangan datang lagi dan Wira menangkis dengan daggernya.Bang! Brush! Klang!Mereka terus bertukar serangan, bahkan dampak energi keduanya mem
Pembunuhan yang dilakukan kapten Kanadi dilakukan di depan sekitar seribu pengungsi, semua menjadi panik. Kapten Kanadi menarik tangannya dari tubuh warga. Tangan sang Kapten mengeluarkan cakar-cakar tajam yang berlumuran darah. Itu adalah senjata rahasia yang menyatu dengan tubuh Kapten Kanadi.Kanadi menyerap energi warga yang sudah terjatuh, dia tersenyum kesumat bagai serigala yang memakan mangsanya.[Petualang, kemampuan anda meningkat. Kekuatan sebagai Serigala beast, anda akan semakin kuat dengan menyerap darah dan energi makhluk lain][Kecepatan Beast meningkat, kekuatan meningkat. Beast bisa berevolusi][Anda naik level!]”Ha.. ha.. saatnya berpesta! Kalian semua adalah tumbalku untuk menjadi dewa dan menyerap energi kalian! Jadi, serahkan saja nyawa kalian dengan tenang!”[Perubahan Beast, ON]Crack! Crack! BRAK!Tubuh sang Kapten membesar; otot lengan membesar, diikuti oleh seluruh tubuhnya yang kini membentuk monster serigala yang besar. Bulu perak memenuhi tubuh sang kapte
Notifikasi chat Petualang terus muncul, radius 10 kilometer dari tempat Wira berada. Chat itu terus bermunculan saat Wira dan teman-temannya menyisir jalanan untuk meningkatkan kemampuan mereka dengan memburu monster.”Hati-hati penyergapan!””Aku sekarang takut keluar berburu monster! Manusia lebih kejam daripada monster.””Aku melihat manusia membunuh yang lainnya! mereka telah dirasuki Iblis!””Aku tidak akan keluar! Aku akan bersembunyi hingga semua kejadian aneh ini selesai!””Aku takut bertemu manusia!””Aku mendengar Setan Hitam! Dia telah membunuh manusia untuk kepentingan dirinya!””Setan Hitam sudah membunuh ratusan orang!””Jangan sampai kalian bertemu Setan Hitam! Larilah! Dia sudah memiliki kekuatan penuh karena menyerap energi Petualang!”Setan merah! Wira berpikir bahwa bumi sudah menjadi medan perang bagi para manusia itu sendiri untuk menjadi lebih kuat. Menjadikan orang lain sebagai tumbal agar mereka bisa lebih kuat dan hebat.”Apa kamu sudah membacanya, Wira?” Tanya
Brush!Semburan hijau dihindari Wira dengan kecepatan tinggi, Wira melewati satu Pororo dan menggunakan Matic untuk menebasnya menjadi beberapa bagian. Ada lidah panjang yang terpotong saat mencoba menyerang Wira.[Pengalaman didapatkan, kemampuan meningkat dengan penyerapan otomatis]SLURP!Saat Wira tengah lengah, lidah panjang hampir saja menyentuh punggungnya.Slash!”Jangan melamun, Wira!”Bisma dengan cepat menggunakan tali energi yang digunakan memotong lidah salah satu Pororo. Wira tersenyum dan memutar tubuhna, melewati Pororo itu dan membelah kepalanya dengan daggernya.Slash!Harry dan Lylia juga bertarung dengan baik, mereka mengalahkan beberapa Pororo dengan kemampuan mereka. Kemampuan yang sudah mereka miliki ditambah peningkatan pengalaman dan level yang meningkat dengan membunuh Pororo. Kemampuan mereka terus naik dan menjadi lebih kuat.Brush! Brush!Elemental api dan angin milik Lylia juga terlihat sangat kuat, pengembangan dari sistem dan kemampuan sihirnya sudah ku
Splash!Wira melihat pangeran Harry dan Lylia menghilang dalam tutorial memilih kemampuan, jadi ternyata mereka kini dapat memilih kemampuan mereka sebagai Petualang. Meskipun, mereka bukan berasal dari dimensi ini.Ini menandakan, informasi dari Dekker terbukti. Penyatuan dimensi dan perang akhir, armageddon. Apakah hal itu akan segera terjadi?”Mereka mendapatkan kesempatan untuk menjadi Petualang,” kata Bisma di sebelah Wira.Wira hanya mengangguk.”Wira ... jika manusia memiliki kesempatan kedua dan mereka semua mendapatkan kemampuan Petualang. Apakah mungkin para monster dan makhluk kuat akan datang ke bumi?” Bisma menatap Wira penasaran.”Aku juga menduga hal yang sama denganmu, Bisma. Musuh yang lebih kuat, akan berdatangan ke bumi.””Jadi ... kita akan melawan musuh yang lebih kuat? Ya ... kita hanya perlu bertarung, dan aku akan selalu bersamamu, Wira.”Wira tersenyum, ”Namun ... ada sesuatu yang harus kita perhatikan, Bisma.”Bisma menatap Wira penasaran, Wira masih melihat
Makhluk tinggi itu datang ke arah Wira, benturan tubuh mereka terjadi dan membuat para mahasiswa lainnya ada yang menutup matanya.Slap!Brush!Wira terdorong ke belakang dan tubuh monster kurus tinggi itu menimpa Wira, suaranyanya terdengar menyayat.KUUUUKKKKK! (Sakit, sakit ....)Bruk! Kepala mo
Klap![Status petualang; Wira][Bertahan hidup adalah tujuan anda di awal kehancuran dunia. Tingkatkan kekuatan anda dan naikkan kemampuan anda untuk mempersiapkan tahap kehancuran dunia selanjutnya]Wira membaca status jendela dengan kemampuannya sebagai Petualang. Saat itu, empat orang yang sela
”Cepat keluarkan senjatamu, Wira! hadapi monster-monster belalang itu!” Bisma memegangi lengan Wira cukup kuat.Capit-capit tiga belalang besar itu terus bergerak, terbuka dan tertutup. Suara bertemunya antar ujung capit terdengar menyeramkan dan ruangan kelas itu menjadi mencekam karena suara capi
Wira telah melakukan pelanggaran karena memilih dua kotak, tapi Wira tidak peduli dengan hal itu.[Anda memilih kemampuan, Elemental Angin dan Pembunuh]Splash!Tulisan di atas adalah tulisan terakhir yang dilihat Wira, dan matanya menjadi nanar karena gelap kembali menyelubung di depannya. Ruangan







