Share

Dilema

Author: Rcancer
last update publish date: 2026-05-02 06:22:22

Oji tidak langsung mengiyakan. Anak itu memilih diam sambil berpikir untuk mencari alasan, menolak permintaan wanita yang pernah menghinanya.

Oji juga yakin, kalau keinginan wanita itu cuma sandiwara saja. Perubahan sikap wanita itu pasti karena dia sudah terhipnotis dengan ketiak Oji.

Jika diperhatikan, Karin sebenarnya bukan wanita yang jelek. Bahkan tanpa perawatan khusus, wanita itu memang sudah terlihat cantik sejak dulu.

Bentuk badannya pun cukup menggiurkan. Tidak terlalu kurus dan tidak
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Ramuan Pemikat Hasrat   Nenek Merasa Janggal

    Dua wanita yang sama-sama sudah memiliki cucu itu masih asyik berbincang. Sedangkan di luar warung, dua pria juga masih dalam kebingungan.Di saat bersamaan, datang lagi seorang wanita, memasuki warung tersebut. Wanita itu lebih muda dan sepertinya dia baru saja pergi karena dia datang menggukan motor maticnya."Eh, ada Nenek Sani," wanita itu terlihat sumringah sambil menyapa wanita yang usianya lebih tua darinya.Sapaan itu bukanya disambut dengan baik, tapi Nenek Sani malah terdiam dengan raut yang menandakan kalau dia terkejut. Nenek Sani cukup kenal dengan sosok wanita muda dan mereka sebenarnya hampir tak bertegur sapa tiap kali bertemu dan terkesan kurang ramah.Maka itu, Nenek Sani kaget, waktu sosok wanita itu bersikap ramah kepadanya. Beruntung, Nenek langsung menyadari sikapnya dan dia segera membalas sapaan dengan senyuman."Mbak Nadia darimana?" Tanya si pemilik warung. "Baru pulang kerja?""Iya nih, Mbok," balas Nadia sambil mencomot satu gorengan tempe. "Mbok aku minta

  • Ramuan Pemikat Hasrat   Dilema

    Oji tidak langsung mengiyakan. Anak itu memilih diam sambil berpikir untuk mencari alasan, menolak permintaan wanita yang pernah menghinanya.Oji juga yakin, kalau keinginan wanita itu cuma sandiwara saja. Perubahan sikap wanita itu pasti karena dia sudah terhipnotis dengan ketiak Oji.Jika diperhatikan, Karin sebenarnya bukan wanita yang jelek. Bahkan tanpa perawatan khusus, wanita itu memang sudah terlihat cantik sejak dulu.Bentuk badannya pun cukup menggiurkan. Tidak terlalu kurus dan tidak terlalu gemuk. Benar-benar bentuk tubuh yang dirawat sangat baik."Nggak lah, Mbak," dengan sangat terpaksa, Oji menolak permintaan Karin. "Hari ini, aku sangat lelah, aku ingin istirahat yang lama."Jawaban Oji sontak membuat kaget lawan bicaranya sampai wanita itu menatap tajam dengan kening berkerut."Lelah?" Tanya Karin. "Aku kan cuma ngajak ngobrol, Ji, bukan ngajak melakukan sesuatu yang aneh-aneh."Oji terperanjat mendengar balasan lawan bicaranya. Lalu anak itu cengengesan dan agak sala

  • Ramuan Pemikat Hasrat   Menghidari Godaan

    Oji diserang gelisah. Anak muda itu yakin, wanita dewasa di depannya, sedang menggoda dan seperti memberi perangkap agar Oji masuk ke dalam jeratannya.Belajar dari pengalaman, gelagat yang ditunjukan lawan bicaranya sama persis yang terjadi pada para wanita sebelumnya. Bukannya Oji tak suka mendapat kesempatan enak lagi. Anak itu takut, jika nasib sial menghampirinya seperti yang dialami tetangga Pamannya beberapa waktu lalu."Kenapa diam? Lagi mikir apa hayo?" Wanita yang belum diketahui namanya kembali mengusik Oji membuat anak itu semakin gelagapan."Nggak mikir apa-apa, Mbak," kilah Oji sambil cengengesan tersipu."Yah, nggak asyik," raut si wanita malah cemberut. "Harusnya mikir aja loh, Mas. Apa mungkin selera kamu bukan janda?"Mata Oji sontak agak terbelalak. Dia tidak menyangka lawan bicaranya bisa berpikiran seperti itu. "Wajar sih, kalau kamu nggak suka janda, kamu masih muda, ganteng, pasti lebib suka yang sama-sama muda, iya kan?""Ya, belum tentu juga sih, Mbak," bal

  • Ramuan Pemikat Hasrat   Godaan Lagi

    "Aaa...." Oji dan pemilik toko jatuh bersamaan dengan posisi Oji memunggungi pemilik toko. Jatuhnya tidak terlalu keras karena di belakang mereka ada beberapa barang yang menahannya.Namun, keduanya jadi kotor karena salah satu plastik tepung yang dipegang Oji sobek dan isinya berhamburan hingga mengotori tubuh dan pakaian mereka.Oji segera bangkit dan seketika rasa canggung menyergap keduanya karena tadi si wanita sempat menangkap tubuh Oji tapi gagal, malah jadi memeluk anak itu."Aduh, maaf, Mbak," ucap Oji tak enak hati. "Itu, tadi bangkunya licin," sambungnya sambil membersihkan badan dari taburan tepung."Nggak apa-apa," balas si pemilik toko yang juga melakukan hal yang sama. "Namanya juga bangku plastik."Oji tersenyum tipis dan dengan spontan dia melepas kaos yang dikenakan untuk membersihkan tepung."Tubuh yang bagus," celetuk si pemilik toko beberapa saat kemudian sampai membuat Oji terperanjat dan menatapnya.Si pemilik toko justru tersenyum dan dia melenggang pergi tanp

  • Ramuan Pemikat Hasrat   Tugas Baru

    "Aaa....." Oji berteriak sangat kencang dan dia kehilangan keseimbangan. Motor melaju ke arah kiri hingga terperosok ke area sawah. Oji langsung menoleh tajam ke arah mobil dan dia matanya menyaksikan sosok yang dia kenal justru malah tersenyum manis."Nikmatin tuh, lumpur sawah, hahaha..." sosok itu melempar ejekan dan dengan santainya dia melajukan mobil tanpa rasa bersalah."Sialan," umpat Oji penuh amarah. Dia lantas terdiam beberapa saat sambil memperhatikan motornya. "Bisa-bisanya dia sengaja mau bikin aku celaka."Tubuh Oji pun bergerak untuk menyelamatkan motornya yang sudah kotor penuh lumpur. Kebetulan jalan dalam keadaan sepi, jadi terpaksa Oji mengamankan motor tersebut sendirian.Meski agak susah, akhirnya Oji berhasil menyelamatkan motornya. Oji pun segera mengecek keadaan motor barunya, takut ada kerusakan yang parah."Syukurlah," ujar Oji beberapa saat kemudian setelah memastikan semuanya baik-baik saja. Anak itu lantas menaiki motor dan kembali melajukannya.#####"

  • Ramuan Pemikat Hasrat   Mantan Suami Rani

    "Rani! Ran!" Suara lantang seorang pria terdengar menggema, mengusik beberapa telinga manusia.Suara tersebut berasal dari sesosok pria yang saat ini baru saja memasuki halaman rumah seorang wanita.Wajahnya sama sekali tidak mencerminkan keramahan. Pria itu datang dengan menunjukan amarah yang mungkin sudah berkobar sebelum dia sampai di rumah itu."Rani, keluar kamu!" Pria itu kembali mengeluarkan suara lantang dan kali ini, tangannya juga turut bergerak, mengetuk pintu dengan sekuat tenaga."Rani!""Iya!" Sahutan yang sama lantangnya, terdengar dari dalam rumah dan suara itu sukses membungkam suara si pria."Ada apa?" Dengan ketus si pemilik rumah langsung melempar pertanyaan setelah membuka pintu."Seperti ini cara kamu menyambut kedatanganku?" Tanya sosok pria dengan suara lebih rendah, tapi masih terpancar kemarahan di wajahnya.Rani pun agak terperangah mendengarnya. "Emang aku harus gimana? Menyambutmu dengan senyuman manis?" cibir Rani."Ran...""Sudahlah," dengan tegas Rani

  • Ramuan Pemikat Hasrat   Di Depan Kios Bakso

    Rasa penasaran Oji semakin besar. Apa lagi setelah dia mendengar ucapan lawan bicaranya tentang keistimewaan isi kotak kayu, membuat anak muda itu, ingin mengetahui informasi lebih banyak lagi."Ji! Oji!" Sang Paman tiba-tiba memanggil dan mau tidak mau obrolan itu harus berakhir. "Iya, Paman!" Se

    last updateLast Updated : 2026-03-17
  • Ramuan Pemikat Hasrat   Barang Yang Sama

    "Loh, itu kan..." Oji tercenung beberapa saat kala matanya tak sengaja menangkap sesuatu yang tergeletak di atas meja.Rasa penasaran seketika menyeruak dalam benaknya dan Oji sempat memperhatikan dua pria yang memesan bakso di sana.Ingin rasanya Oji bertanya. Namun, entah kenapa dia merasa berat

    last updateLast Updated : 2026-03-17
  • Ramuan Pemikat Hasrat   Wah.... Dapat Bonus

    Langkah Oji seketika terhenti kala matanya menangkap sosok yang dia kenal, sedang bercanda bersama teman-teman barunya.Ada rasa iri dan kesal kala Oji melihat kebersamaan mantan sahabatnya yang nampak bahagia, berteman dengan orang-orang yang membenci Oji. Namun, dia segera menyadari kekuranganny

    last updateLast Updated : 2026-03-17
  • Ramuan Pemikat Hasrat   Jadi Pendusta

    Oji pulang dengan perasaan bahagia. Sampai detik ini, dia masih takjub dan hampir tak percaya dengan perubahan jalan hidup yang dia alami dua hari terakhir ini.Di dalam kamarnya, Oji kembali mengenang setiap kejadian yang dia lalui. Terutama kebersamaannya dengan tiga wanita yang membuat dirinya m

    last updateLast Updated : 2026-03-17
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status