LOGINSaat Bonita mulai mengharapkan hubungan agar bisa melangkah lebih serius ke jenjang pernikahan, Benjamin tertangkap basah berselingkuh dengan seorang model anggun dan seksi. Merelakan pria yang dicintai, sangat berat bagi Bonita. Empat tahun yang dilalui bersama satu-satunya pengharapan kasih setelah menutup hati karena trauma pernikahan terlalu berharga untuk dilepaskan begitu saja. Akankah Benjamin mengakui perselingkuhannya dan memilih model seksi itu? Bagaimana hubungan Benjamin & Bonita setelah perselingkuhan itu terkuak? Atau mungkinkah Benjamin lebih memilih melanjutkan hubungan ke jenjang yang lebih sakral, yang hanya ada sekali dalam seumur hidup untuk membangun komitmen bersama Bonita —sedangkan di hatinya masih menyimpan perasaan pada wanita lain yang sudah mengisi jiwanya sejak masih anak-anak, yang merupakan cinta pertamanya? _______ Temukan jawabannya bersama Bonita (Boo) & Benjamin (Bee) di novel "SOMEBODY THAT YOU LOVED". Setting tempat di Oregon, Amerika Serikat. Copyright & writen by NOUVELIEZTE Temukan nou di LINKTR.EE/NOUVELIEZTE
View MorePoint of view of Amelia:
My heart started to swell with anxiety and fear as I started walking down the hallway toward my dad's hospital bed. I could not relax until I saw my father once more. The cancer, which I never quite understood to be a brain tumor, caused my father to lose consciousness. The doctor diagnosed it as a result of lifelong stress and blood pressure that was too high for a middle-aged man to manage at that particular time in his life.With tears streaming from her eyes, my mother ran to me as soon as I opened the door and said, "Ward 10B." She became very emotional without even thinking twice."Is dad getting better?" I continued to ask, tears welling up in my eyes, but at that moment, nobody could offer us comfort; only my dad, who was staring at both my mom and me, was unable to speak a word, and when I turned to look at him, I saw that his condition had gotten worse already, his body gradually becoming wet."Mom," I said to my mom as I was leaving her to cry and walked to my dad's wheelchair, where I helped my dad sit because his body was at ease and he had no idea what he was doing. With tears in my eyes, I carried my dad to the bathroom and cleaned him up with a great deal of sympathy because my mom was unable to enter the room at all because she was witnessing her husband's terrible suffering and had no means of sealing it off except poverty.Since my dad's sudden illness, I have had to take care of the family's food since I was a young child. My mom was a stay-at-home mom because my dad told her to, but since then, I have carried a heavy burden.My mom, wearing a frown, said, "We do not have enough money to pay for your dad's important medical bills," as my dad and I emerged from the bathroom. I was already feeling extremely stressed out from my dad's heavy body and my work."Mom, I am not in a relationship with a CEO or anything like that, and I am having a lot of financial difficulties supporting the family's". I said angrily as my mother drew nearer, "I am so worried about this right now. You could just get something done to support with all the whole bills."She slapped me on the face and said, "Do not talk to me like that," which made me look down in a fit of raging rage."Even though you bring in food and pay some of the bills here, that does not give you the right to speak without respect for me, you bitch. Your dad wanted me to always be a stay at home mom, so that is why I am not working now." Her anger was evident from the way she looked at me as she yelled at me.I walked out of my dad's ward and onto the bench in front of the ward, leaving them both furious. "I am just giving you a chance because you arw my mom and dad will not be Happy at all so I leave you to him to cater for and care for also," I said."Fuck" I said, tossing my bag against the wall as I sat down next to it and picking it up right away. I bowed my head like I would at a prayer service and sobbed bitterly about what was wrong with my dad, especially his health since I knew my mom was always against me and treated me like their foster child. I had a lot of thoughts about that and always felt helpless because she always claimed to have a higher power than me and I could not do anything about it.The doctor was wearing a long white jacket and a suit, which gave him a great appearance. However, he was not the one I always saw coming to visit my dad informally. "Hello Miss Amelia," I stood up as soon as my name was mentioned." How may I help you?" I asked politely with a smile to him since I couldn't lay my mom's anger all just asked a calm question to me." Am the newly assigned Doctor to Mr. William and from the " I interrupted him immediately with my own words making him shut up his mouth."I'm Amelia, is only child " I replied giving a slight nod as a sign of respect to him since he was older than me from just his face looking alone.The middle-aged man gave his hand out for a handshake which I responded immediately." Can you then lead the way to your dad's ward?" The middle-aged man asked with a great smile and respect as we both walked down to my dad's Ward to see my mom in crying mode." Ma'am stop crying so you won't fall sick and make your husband matter worse " That was the doctor's first statement as we both walked in, to meet my dad. Down in me, I was giving more pity for my mom and her always crying habit but since we both had an issue I couldn't just go telling her to stop crying due to her negative character and words to almost everyone not even excluding me her daughter, her words are harsh same with her character towards me and everyone expect her husband and lover." Doctor, please how can we help my dad?" I asked being so in need of a quick answer since all that gave me a life and space to survive was my dad and I could trade anything to make him get better by all means." Only a surgery could help him get better and it is based on a fifty-fifty " I interrupted." We know it is a surgery just how much would it cost for the surgery to take place?" I asked with a frown this time cause I knew that I had to get broke again I had my dad's illness." 50,000$," he said." What the fuck?" My mom yelled from behind making myself and the doctor look at her."That's on the high side where do you seek us to get such an amount for a surgery, that nobody is sure the patient to survive" my mom said angrily and with much rudeness." Thanks, doctor," I said holding the doctor in his hands and taking him out immediately my phone made a buzz in my pocket and I picked it up."Mr. Smith," I uttered while displaying confusion.Bermandi peluh dalam kenikmatan yang tidak terelakkan membuat Bonita dan Benjamin lupa segala yang terjadi di luar campervan. Sudah tidak terhitung berapa kali Jeremy mencoba menelepon pengantin baru yang menghilang di acara pernikahannya sendiri. Padahal dia sudah jauh-jauh datang mengitari setengah dunia demi menghadiri acara sakrat adiknya yang selalu bersikap seenaknya. "Sudahlah, biarkan mereka berdua. Tidak akan terjadi apa-apa." Ujar Melissa yang mencoba membuat kemarahan Jeremy reda seraya menepuk punggung anak laki-laki mereka yang bernama Julian yang berada di pelukannya. "Bahkan jika terjadi sesuatu, mereka akan menemukan cara menyelesaikannya." Jeremy melirik ke arah Edith yang tersenyum simpul di sudut resort yang disewa sebagai tempat menginap selama menyiapkan acara pernikahan. Setelah bertahun-tahun tidak bertemu dengan ibunya, perasaan benci yang dulu menggerogoti hatinya perlahan pudar. "Edith tidak akan khawatir. Boo sudah membuktikan dirinya pantas berkeliling du
Cumbuan dalam dan hangat terjalin di antara sepasang suami istri yang baru saja menikah di altar yang dibangun di area air terjun yang dikelilingi kabut tipis. Keluarga dan sahabat kedua mempelai bersorak riang saat menyaksikan dua sejoli itu akhirnya bersatu dalam cinta setelah perjalanan panjang yang menghabiskan waktu bertahun-tahun dan jarak jauh hingga mengelilingi dunia. Hanya ada belasan orang di tengah dinginnya hawa pegunungan termasuk pengantin. Tempat yang tidak lazim untuk mengadakan pesta pernikahan tentu saja, tapi apapun akan dilakukan agar Bonita dan Benjamin yang sudah lama menjalin hubungan dalam ketidakpastian mampu melangkah ke jenjang pernikahan. Gaun dan jas yang dipakai mempelai pengantin merupakan gaun dan jas yang sudah mereka miliki sejak lama. Dekorasi altar pernikahan dibuat sederhana menggunakan bunga dan tanaman pohon lokal yang berada di sekitar lokasi pernikahan. Velica dan Melissa yang menyiapkannya selama beberapa hari. Sedangkan hidangan hangat yang
"Hentikan!" Tegur Bonita.Tawa Benjamin menggema di dinding batu. Poin-poin yang dituliskan Bonita sebagian besar masuk akal, walau ada poin yang menurutnya konyol, "Kamu yakin ingin tahu tentang itu? Kamu mungkin akan cemburu.""Aku tidak akan cemburu selama kamu jujur padaku. Aku tidak akan cemburu pada yang hal-hal sudah berlalu.""Baiklah." Ujar Benjamin seraya menggenggam tangan Bonita dan mengajaknya duduk di sofa. Tatapannya terpaku pada wanita yang paling bersinar di matanya itu, "Hanya agar segalanya jelas, apakah ini artinya aku diterima menjadi kekasihmu lagi?""Selama kamu memenuhi semua poin di kertas itu ..., maka: ya."Kecupan yang mendarat di bibir Bonita membuatnya terkejut dan canggung. Dia belum sempat berpikir lebih baik saat Benjamin meraih wajahnya seraya menggeser tubuh lebih dekat pada kekasih hatinya itu. Perlahan, Benjamin memimpin kecupan hingga berubah menjadi cumbuan lembut. Belum terbiasa bercumbu setelah bertahun-tahun berlalu, Bonita berusaha menyamakan
"Itu benar." Ujar Bonita dengan wajah tertunduk. Dia sudah memikirkan hal itu jutaan kali. Keputusan membatalkan pernikahan memang bukan hanya karena Mea. "Aku pergi mencari ibuku di hari seharusnya kita berkencan —di hari kamu bertemu Mea. Ibuku memberitahu semua yang terjadi dengan hubungannya dengan ayahku. Aku memang mencintaimu, tapi ... kupikir mungkin lebih baik jika aku kembali memikirkan apa landasanku jatuh cinta. Aku tidak tahu apakah cintaku padamu murni atau karena aku mencintai ide tentang jatuh cinta seperti yang dulu ibuku rasakan pada Frans."Angan Benjamin yang awalnya melayang, ditebas hingga roboh. Dia sadar harapannya masih ada, tapi alasan Bonita membatalkan pernikahan mereka membuatnya merasa hampa."Jujur saja, aku ragu apakah kamu benar-benar mencintaiku. Mencintai seseorang pada pandangan pertama terasa sangat sulit untuk kupercayai. Saat mengetahui tentang Mea, kupikir kamu hanya mencintaiku karena aku mungkin mirip dengannya.""Kalian sangat berbeda." Jelas
Aku membatalkan pernikahan kita. Aku sudah mengembalikan cincin Jenna, juga sudah mengganti semua uang yang kamu keluarkan untuk pernikahan ke rekeningmu. Setelan jas pernikahan untukmu tetap menjadi milikmu. Aku meletakkannya di kursi.Ada kartu undangan pernikahan untukmu di meja. Ayah dan ibuku ak
Jalanan gelap yang dikenali Bonita sejak empat setengah tahun lalu membuatnya mengingat saat pertama kali bertemu dengan Benjamin. Dia sengaja melewati deretan berbagai ruko, yang mana salah satunya merupakan kafe yang didatangi olehnya dan Velica dulu. Toko perlengkapan petualang milik Benjamin ber
Empat setengah tahun yang lalu, Bonita datang ke pesta di sebuah kafe karena Velica memaksanya ikut. Dia merasa sangat bosan karena hanya Velica satu-satunya orang yang dikenalnya di tempat itu, maka dia pamit ke toilet seorang diri untuk mendapatkan sedikit ruang.Dia menerima pesan di ponsel sebelu
"Kamu baik-baik saja?" tanya Helga untuk yang kesekian kalinya.Bonita mengedikkan bahu. Dia terlalu malas untuk menjawab setelah diceramahi habis-habisan oleh ayahnya.Pagi tadi, Nolan datang ke bridal. Dia mengaku baru saja membebaskan Benjamin dari kurungan penjara sementara di kantor polisi. Bon
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviews