LOGINSurya menghilang begitu saja di tengah bulan madu mereka, meninggalkan Senja hanya dengan satu pesan: "Sebulan ke depan aku akan melakukan perjalanan bisnis. Jangan menungguku. Pulanglah ke Indonesia." Tersesat di kota asing, Senja berjuang menghadapi sepi dan pertanyaan yang tak terjawab. Tapi pikirannya justru terpaut pada sosok misterius yang disebut D—pria tanpa wajah, tanpa nama, yang konon terlibat dalam skandal perselingkuhan. Satu bulan berlalu, dan saat Surya dijadwalkan pulang, Senja dihadapkan pada kenyataan yang lebih mengejutkan. Seorang wanita -panutannya sekaligus kunci dari teka-teki D- mengungkap sebuah kebenaran: Bahwa Surya bukan hanya seorang suami. Ia adalah suami dari dua istri.
View More“Rencanaku dari dulu akan selalu sama, Mbak. Melepaskanmu dari jeratan si berengsek Surya,” ujar Arya dengan nada yang penuh amarah terpendam.Kelam menggeleng perlahan. Ia tidak menanggapi langsung, namun tangannya tetap cekatan membersihkan sobekan di tepi bibir Arya dan menekan perlahan memar di pelipisnya dengan kapas berantiseptik. Suasana kamar pun terasa tenang, hanya diisi oleh detak jarum jam yang terdengar samar berpadu dengan aroma antiseptik menggantung tipis di udara.Surya kemungkinan besar sudah kembali ke kamarnya. Atau, mungkin saat ini ia sedang menjejalkan pakaiannya ke dalam koper dengan kepala penuh kekacauan. Kelam tidak tahu pasti. Yang ia yakini hanyalah satu hal: ucapan Surya tadi bukan bualan, bukan ancaman kosong.Perselingkuhan Senja dengan Arya adalah ancaman nyata bagi Surya, dan pria itu tidak akan tinggal diam. Ia pasti akan pulang, memastikan semuanya berhenti sebelum hubungan terlarang itu tumbuh lebih jauh.Terlebih, Surya baru sekali menyentuh Senj
Kehilangan Senja? Di saat ia baru saja menaklukkan wanita itu di atas ranjang?Ada keraguan yang mengendap di hati Arya; secuil rasa egois muncul. Untuk sekali saja, ia ingin meraih kebahagiaan bagi dirinya sendiri. Rasa cintanya pada Senja telah ia simpan begitu lama, jauh sebelum keluarga Mulia memintanya menjadi calon suami Senja. Namun perasaan itu terpaksa ia pendam karena rumitnya hubungan antara Kelam dan Dirga.Ketika asmara di antara dirinya dan Senja akhirnya mulai terajut, harapan itu kembali runtuh. Sekali lagi, Arya dipaksa mengalah—karena Senja menginginkan Surya, dan Surya membalas perasaan itu. Hatinya hancur. Ia menjauh, menenggelamkan diri dalam hiruk-pikuk dunia malam. Hingga pada akhirnya, takdir menuntunnya kepada Lisette.Lisette adalah sosok teman yang baik; ia mendengarkan luka Arya dan ikut merasakan getir kisah cintanya—juga kisah cinta Kelam. Baik Lisette maupun Damian bersedia membantu. Mereka menyusun rencana untuk membuat Senja tersadar dari kebutaannya t
Arya tersenyum kecil ketika membaca sebuah pesan dari kekasih bisnis-nya, Lisette Alcantara. Isinya ucapan selamat karena ia berhasil meniduri Senja. Hubungan mereka tak pernah melibatkan perasaan, hanya sekadar kesenangan dan status. Lisette sejak awal menegaskan Arya bukan tipe prianya. Wanita mungil itu terkenal sangat pemilih—begitu kata Damian, kakak tirinya.Mungkin karena hatinya masih terkunci pada pria pujaan yang nyaris menjadi suaminya, yang meninggal dalam kecelakaan di Indonesia. Sejak saat itu, Lisette menutup diri. Jika ada pria singgah, tempat singgah itu hanya ranjangnya, bukan hatinya."Sedang asyik berbalas pesan dengan siapa?" Sebuah suara membuat Arya menoleh.Mia sudah berdiri di belakangnya. Berbeda dari penampilan menantang sebelumnya, kali ini ia tampak santai namun tetap anggun dalam piyama panjang. Kesederhanaan itu tetap tak mampu menyembunyikan auranya sebagai bangsawan. Siapa yang tak kenal keluarga De Luca dan Montgomery? Surya benar-benar bodoh meningga
[Gunakan ini untuk menjerat kembali D-mu!]Mia berdecak. Ia melihat jelas tanda centang biru di aplikasi pesan, tapi sudah tiga puluh menit berlalu tanpa balasan.Segera ia menekan nomor itu, mengulanginya hingga tiga kali, namun hasilnya tetap sama—nihil. Ada apa gerangan?Mia melempar ponselnya ke atas ranjang. Mungkin ia akan tidur saja, lalu menghubunginya kembali esok hari. Namun, ketukan di pintu membuatnya urung.“Siapa?” sahut Mia.“Ini aku, Mia … Arya,” jawab suara dari balik pintu.Sekilas Mia menoleh pada laptop yang masih terbuka di meja. Senyum penuh arti tersungging di bibirnya sebelum ia menjawab, “Sebentar ya ….”Pikiran liar berkelana. Mia tahu Arya mencintai Senja, tapi ia juga sadar pria itu masih menjalin hubungan dengan Lisette. Meski hubungan mereka hanya didasari urusan bisnis tanpa melibatkan perasaan, Mia paham keduanya beberapa kali sempat tidur bersama. Friends with benefit, begitu mereka menyebutnya.Mia pun berpikir, mungkin ia bisa menerapkan hal serupa d












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Ratings
reviewsMore