Share

Bab 69

Author: Yessa
“Pak Carles, kamu tidur lagi saja. Aku cuci muka dulu, lalu beli sarapan.”

Clarin menyingkirkan tangan besar Carles dari pinggangnya, lalu turun dari tempat tidur dan masuk ke kamar mandi.

Setelah selesai bersiap, dia keluar dan melihat Carles juga sudah bangun.

“Kenapa nggak tidur lagi?”

“Nggak bisa tidur,” jawab Carles datar.

Begitu Clarin meninggalkan sisi tempat tidur, seluruh rasa kantuk Carles langsung hilang.

“Aku mau beli sarapan. Ada makanan yang nggak bisa kamu makan?” tanya Clarin.

“B
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati   Bab 397

    Clarin mendekat ke telinganya dan berbisik pelan, “Nanti aku ceritakan.”Carles memutar bola mata hitam legamnya ke sudut mata, melirik Clarin dengan sorot miring.Setelah terdiam sejenak, dia memasukkan ponselnya ke saku.Sesampainya di restoran shabu-shabu, Clarin memesan kuah dua rasa dan banyak sekali lauk.Siang tadi dia muntah sampai perutnya kosong. Sekarang dia lapar sampai merasa bisa menghabiskan seekor sapi.Tak lama kemudian, pelayan mengantarkan kuah dan tiga mangkuk es cincau, lalu menuangkan air panas ke dalam cangkir teh bertutup.Clarin duduk di kursi dekat dinding. Sambil menyendok es cincau, dia berkata pada Carles, “Perutku sudah besar, keluar-masuk agak susah. Bisa bantu aku racik saus cocolan?”“Hm.” Carles berdiri dan berjalan ke area bumbu.Dia masih ingat resep saus kesukaan Clarin. Cincangan bawang putih, daun bawang, daun ketumbar, seledri kecil, wijen, saus tiram, kecap asin, minyak wijen yang banyak, cabai rawit kecil, sedikit gula, dan setengah buah jeruk

  • Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati   Bab 396

    Kirana menepuk-nepuk punggung Clarin dengan lembut, lalu menasihatinya dengan nada pelan, “Manusia itu makhluk yang punya perasaan. Kamu mengetahui dirimu dikhianati teman. Wajar banget kamu merasa sakit hati. Jadi, menangislah. Luapkan semua emosimu. Setelah itu, kamu akan merasa lebih enak. Kamu mengenal sifat aslinya sekarang jauh lebih baik daripada mengetahuinya nanti ketika dia menimbulkan kerugian yang lebih besar padamu ….”Setelah capek menangis, barulah emosi Clarin perlahan mereda.Tiba-tiba terdengar bunyi keroncongan dari perutnya yang memecah suasana sendu.“Bu, kita makan di luar saja,” kata Clarin.“Baik. Kamu mau makan apa?” Kirana mengusap air mata di wajah putrinya dengan telapak tangan.“Kita makan shabu-shabu saja. Cuaca sedang dingin, enak makan yang hangat-hangat.”“Kalau begitu, kamu cuci muka dulu.”Clarin pun turun dari ranjang, mengenakan sandal rumah berbulu, lalu masuk ke kamar mandi.Setelah mencuci wajah dan berganti pakaian, dia keluar kamar dan mendapat

  • Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati   Bab 395

    Dokter baru mulai praktik pukul dua siang.Saat Clarin tiba di rumah sakit, waktu masih menunjukkan pukul satu. Dia duduk diam di ruang tunggu. Pikirannya kosong.Entah berlalu berapa lama, seseorang memanggil namanya.Dia pun tersadar. Seorang perawat berdiri di sampingnya sambil sedikit membungkuk dan tersenyum.“Nyonya Muda Lowui, Dokter Hermawan sudah mulai praktik. Saya antar Anda ke ruang konsultasi.”Clarin mengangguk pelan, lalu bangkit mengikuti perawat itu.Begitu melihat psikolog tersebut, dia tiba-tiba teringat pengkhianatan Valen.Keluarga Herni sangat berkuasa. Mereka bahkan bisa diam-diam membeli kesetiaan Valen. Bagaimana kalau psikolog ini juga sudah disuap?Clarin takut sisi rapuhnya diketahui Herni, lalu dijadikan bahan ejekan.Alhasil, dia mengatupkan bibir rapat-rapat tanpa berkata sepatah kata pun. Dia menolak berkomunikasi, menolak bekerja sama dalam proses pemeriksaan.Setelah keluar dari ruang konsultasi, dia langsung menyuruh sopir untuk mengantarnya pulang ke

  • Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati   Bab 394

    Riwayat perubahan pemegang saham menunjukkan bahwa Valen menjadi salah satu pemegang saham Novelindo sejak lebih dari setengah bulan yang lalu.Artinya, itu terjadi sebelum Clarin mengundangnya menjadi rekan bisnis.Clarin langsung menelepon Valen. Panggilan segera tersambung.“Clarin, ada apa?” Suara Valen terdengar sedikit ceria seolah senang menerima telepon dari Clarin.Clarin berusaha keras untuk berpura-pura terkejut.“Valen, tadi aku tiba-tiba melihat kamu sudah jadi pemegang saham Novelindo. Apa itu benar?”Valen terdiam sejenak sebelum akhirnya mengaku, “Iya.”“Waktu aku mengajakmu jadi rekan di perusahaanku, kenapa kamu nggak langsung beri tahu aku? Kenapa kamu harus berbohong dengan mengatakan bahwa kamu nggak punya modal untuk bisnis?” tanya Clarin dengan emosi yang mulai naik. “Valen, kamu benar-benar menunjukkan semua percakapan kita kepada Herni?”Kali ini, Valen terdiam lebih lama.Clarin mendengar suara langkah di seberang sana.Dia menduga Valen sedang pindah tempat u

  • Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati   Bab 393

    Clarin menolak. “Aku terima untuk diterapi. Tapi, kamu nggak perlu sengaja pulang hanya untuk menjemputku. Suruh sopir dan pengawal yang menemaniku saja.”Carles tidak berkomentar banyak, berkata dengan nada datar, “Kamu tidur siang saja dulu.”Setelah itu, dia keluar dari kamar.Clarin mengganti pakaian dengan piyama, berbaring di tempat tidur, meletakkan tangannya di atas perut dengan lembut, tenggelam dalam pikiran ….Dia berbaring lama sekali. Rasa kantuk ada, tetapi tak bisa benar-benar tertidur. Kepalanya terasa berat dan mengambang.Entah bagaimana Carles menjelaskan kepada Nenek Vivian dan Mira.Selama dua hari Clarin tinggal di Imperial Resort, mereka tidak lagi menyinggung soal pernikahan.Hari Senin, Clarin bangun siang dan Carles sudah pergi ke kantor.Dia pun turun untuk sarapan, menyapa Nenek Vivian dan Mira, lalu keluar bersama pengawal dan sopir.Di pusat perbelanjaan dekat rumah sakit, dia berjalan-jalan sebentar. Setelah lelah, dia memilih sebuah restoran kue, memesan

  • Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati   Bab 392

    “Terakhir kali Keluarga Lowui mengadakan pernikahan itu lebih dari 30 tahun lalu,” kenang Nenek Vivian sambil tersenyum. “Aku bahkan sempat berpikir nggak akan berkesempatan melihat Carles menikah. Siapa sangka, dia diam-diam menikah kilat. Sekarang anaknya sudah mau lahir dan kalian juga akan mengadakan pernikahan. Ini benar-benar sangat membahagiakan ….”Nenek Vivian mengusap pipinya sendiri. “Aduh, pipiku sampai pegal karena terlalu lama tersenyum, hahaha ….”“Nek, soal pernikahan kami bisa ditunda sampai tahun depan saja, setelah aku melahirkan,” ujar Clarin lembut sambil tersenyum tipis.Di samping, Mira ikut menimpali, “Aku juga berpikir begitu. Clarin sudah capek karena hamil. Kalau dipaksakan sebelum melahirkan, selain persiapannya kurang maksimal, dia juga pasti akan kelelahan. Tahun depan sangat pas.”Melihat sang nenek dan ibu mertua begitu bahagia dan bersemangat, Clarin menggenggam jemarinya erat-erat, merasa bersalah.Dia pun bertanya pelan, “Ayah setuju?”“Pendapatnya ng

  • Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati   Bab 94

    Carles menghentikan langkahnya dan berbalik.“Ada apa, Nek?”“Berdasarkan observasi Nenek hari ini, Nenek merasa pembagian pekerjaan rumah kalian nggak adil,” kata Nenek Vivian. “Kalau tadi Nenek nggak datang, Nenek yakin pasti Clarin yang memasak, mencuci sayur, menyiapkan semua makanan, dan mencuc

  • Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati   Bab 89

    Setelah minum obat, Clarin merasa sedikit membaik. Tidak ada pekerjaan lain, dia pun membuka email dan membaca naskah yang dikirim oleh penulis.Waktu berlalu cepat.Saat menerima telepon dari kurir makanan, dia baru sadar sudah hampir jam satu siang.Dia mengambil makanannya, lalu mengirim pesan ke

  • Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati   Bab 97

    Clarin mengangguk pelan. “Aku dan Carles sudah menikah. Dia memperlakukanku dengan sangat baik. Nanti setelah ayah sadar, ibu jelaskan baik-baik pada ayah. Jangan sampai Keluarga Gunardi bisa memanfaatkan pernikahanku untuk memicu emosi ayah lagi.”Mengungkit tentang Keluarga Gunardi, wajah Kirana l

  • Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati   Bab 85

    Carles menoleh sekilas pada Clarin dengan tatapan tajam. Bibirnya mengatup erat, tidak mengatakan apa pun.Clarin melanjutkan, “Tadi aku cuma kaget saja. Kalau dipikir-pikir, banyak orang punya nama yang sama. Jadi, bukan hal aneh juga ketika Pak Carles dan Presiden Lowui punya nama yang sama.”Mesk

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status