共有

Bab 295

作者: Saggyryes
last update 公開日: 2026-05-04 18:04:31

"Sekarang, aku harus kasih tau Alya," ucap Bastian, pelan.

Tangannya turun perlahan dari laptop.

Beberapa detik ia hanya diam. Lalu ia mengambil ponselnya. Mencari nama Alya dan menekan tombol panggil.

Beberapa saat kemudian, telpon di angkat.

"Halo, Bas," panggil Alya, saat telpon mulai tersambung.

"Iya, Al."

"Kenapa?" tanya Alya.

"Hasil tes DNAnya udah keluar tadi," ucap Bastian, memberi tahu.

Alya diam sebentar. "Oh ya? Terus hasilnya gimana?" tanya Alya.

Ia melakukannya hanya sekedar me
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター

最新チャプター

  • Sentuhan Panas Ayah Sahabatku   Bab 358

    "Oh iya, Sis," ucap Andini, pelan. Ia menatap Siska lagi, karena tiba-tiba teringat sesuatu."Iya. Kenapa, An?" tanya Siska, sambil melihat kembali ke arahnya."Lo tau nggak? Bastian akhirnya nikah sama Lidya."Siska terlihat tidak terlalu terkejut. Ia justru tersenyum kecil lalu meraih ponselnya yang terletak di atas meja."Udah tau kok."Andini mengangkat alisnya."Serius?"Siska mengangguk pelan."Iya. Soalnya Bastian sempet kirim undangan ke gue tiga hari lalu."Ia membuka salah satu pesan dan menunjukkan layar ponselnya kepada Andini.Di sana, terlihat undangan digital dengan nama Bastian dan Lidya yang tertera dengan jelas."Lah? Dia masih ngundang lo?" tanya Andini, dengan kening berkerut. Siska terkekeh pelan. "Iya. Mungkin karena sekarang semuanya udah baik-baik aja buat dia."Ia lalu menggeser layar ponselnya. "Kemarin dia juga upload ini, An."Andini memperhatikan foto yang muncul. Bastian berdiri di samping Lidya dengan senyum yang terlihat tulus. Di depan mereka, Soni y

  • Sentuhan Panas Ayah Sahabatku   Bab 357

    "Jonathan...," gumam Siska, pelan. "Mungkin bukan laki-laki yang aku cintai sejak awal. Tapi seperti yang lo tau, dia rela berkorban cukup banyak buat gue dan Johan waktu itu."Suara Siska terdengar tenang, namun jelas menyimpan banyak hal disana."Saat gue hancur karena kehilangan Johan dan banyak kemungkinan yang bakal menerjang, dia ada. Dan berdiri dibarisan terdepan," ucap Siska, pelan. "Saat gue marah, sulit menerima kenyataan, dia terus dan tetap sabar bertahan untuk berada disisi gue. Terlebih, selama ini dia nggak pernah maksa gue untuk jadi apa yang dia mau, An. Dan setelah Johan kembali pun, dia tetap kasih gue kebebasan buat milih."Andini mengangguk pelan. "Lo bener. Pengorbanannya memang besar banget sih. Padahal, kalian belum pernah saling kenal sebelumnya."Siska menatap langit yang mulai berubah menjadi jingga. "Iya. Makanya sekarang, mungkin gue belum bisa mencintai Jonathan dan menjadi seorang istri yang mencintai suaminya. Tapi, gue mau belajar, An."Andini terse

  • Sentuhan Panas Ayah Sahabatku   Bab 356

    "Akhirnya..," gumam Siska, pelan. Sesuai keputusan Siska sebelumnya, seluruh rangkaian acara akhirnya tetap berjalan seperti yang telah direncanakan. Selama tiga hari tiga malam berikutnya, hotel milik keluarga Jonathan dipenuhi para tamu yang datang dari berbagai daerah bahkan luar negeri. Acara demi acara berlangsung dengan lancar. Mulai dari jamuan makan keluarga, temu bisnis, hingga resepsi yang menjadi puncak perayaan. Di mata orang lain, semuanya terlihat sempurna. Karena Siska menjalankan perannya dengan sangat baik. Ia tersenyum saat menyambut para tamu, mengobrol dengan para kerabat, berfoto bersama keluarga besar dan tertawa ketika semua orang membahas hal-hal ringan. Namun orang-orang yang mengenalnya cukup lama, bisa melihat jelas perbedaannya. Salah satunya adalah Andini, sahabat terbaiknya. Sejak hari kedua mereka sampai di Joguar, dan itu adalah pertama acara, Andini beberapa kali memperhatikan sahabatnya itu dari kejauhan. Senyuman Siska memang tidak berubah,

  • Sentuhan Panas Ayah Sahabatku   Bab 355

    "Ayo. Kita duduk dulu," ucap Jonathan, sambil menghembuskan nafas pelan.Suaranya tenang, tetapi cukup tegas untuk menghentikan suasana yang sempat memanas.Johan menatap Jonathan beberapa saat sebelum akhirnya mengangguk pelan. Sedangkan Siska masih berdiri di tempatnya dengan wajah yang sulit untuk ditebak."Kalian pasti capek berdiri kan," lanjut Jonathan.Kalimat sederhana itu membuat ketegangan diantara mereka sedikit berkurang. Mereka akhirnya duduk kembali.Beberapa saat, tidak ada yang berbicara.Jonathan akhirnya menyandarkan tubuhnya ke bangku lalu menatap Johan secara langsung."Kita sama-sama tahu kenapa pernikahan itu akhirnya berlangsung," ucap Jonathan, tegas. "Keluarga kita, keluarga Hasan, para investor, mitra bisnis, semuanya udah terlibat terlalu jauh. Kamu pasti tau, kalo waktu itu nggak ada banyak pilihan."Johan menundukkan pandangannya perlahan, sedangkan Jonathan melanjutkan pembicaraan."Aku nggak pernah punya niat ngambil apa yang seharusnya jadi milik lo, J

  • Sentuhan Panas Ayah Sahabatku   Bab 354

    "Sis," panggil Johan, pelan. Tatapannya dipenuhi rasa bersalah yang sejak tadi tidak pernah benar-benar hilang. Hingga beberapa kali ia mencoba berbicara, tidak ada kata-kata yang ke luar dari mulutnya. Seolah, semua kata tertahan di dalam tenggorokannya.Sedangkan Siska berusaha sabar menunggu. Karena akhirnya, ia berada di hadapan orang yang selama ini ia cari dan ingin mendapatkan jawaban pasti akan kenyataan pahit yang ia terima. Johan mengembuskan nafas perlahan. "Aku nggak pergi karena aku nggak cinta lagi sama kamu, Sis. Justru sebaliknya, aku ngelakuin inti semua karena terlalu cinta dan sayang sama kamu."Air mata kembali memenuhi mata Siska. "Kalo gitu jawab dong. Alasannya apa coba?"Lagi-lagi Johan menundukkan kepalanya perlahan. "Dua hari sebelum aku berangkat ke Omeland, aku melakukan medical check-up."Siska terdiam, mendengarkan. Tidak ada niat sedikitpun untuk menyela. "Aku pikir itu cuma pemeriksaan rutin biasa yang aku lakukan dua atau tiga bulan sekali, Sis. Ta

  • Sentuhan Panas Ayah Sahabatku   Bab 353

    "Apa?" tanya Siska, pelan.Sebelumnya, ia sempat tidak bereaksi. Namun, beberapa saat setelahnya, ia menatap Jonathan seolah tidak yakin dengan apa yang baru saja didengarnya."Kamu yakin?" tanya Siska, memastikan. Jonathan menghela napas pelan. "Aku yakin seratus persen, kalo Johan emang udah kembali."Kalimat itu membuat dada Siska terasa sesak. Seakan ada sesuatu yang baru saja menghantamnya begitu keras hingga ia kesulitan untuk bernapas.Johan. Nama itu. Nama yang selama berbulan-bulan berusaha ia simpan rapat di sudut hatinya. Nama yang berusaha ia terima sebagai bagian dari masa lalu dan tidak pernah benar-benar berhasil ia lupakan.Siska menatap Jonathan tanpa berkedip."Kamu serius?" tanyanya lagi, kembali memastikan. Jonathan mengangguk pelan. "Iya. Aku baru dapat informasi sore ini."Siska masih terdiam. Sedangkan Jonathan kembali melanjutkan ucapannya. "Dia udah sampe di Jaguar dua jam yang lalu."Jemari Siska perlahan mengepal di atas pangkuannya. "Lalu?"Jonathan menat

  • Sentuhan Panas Ayah Sahabatku   Bab 60

    "Lepas!" bentak Andini. Tidak seperti biasanya. Kali ini, ia meronta dan berusaha melepaskan diri dari pelukkan Satria. Melihat sikap Andini, membuat kening Satria berkerut. Ia melepaskan pelukkan perlahan. Karena khawatir Andini akan jatuh jika ia melepas pelukkan begitu saja. "Ada apa, An?! Ke

    last update最終更新日 : 2026-03-23
  • Sentuhan Panas Ayah Sahabatku   Bab 58

    "Berhenti!" tegas Andini. Ia melepas ciuman secara tiba-tiba dan pergi berlari meninggalkan Dion begitu saja. Dion tersenyum. Ia memegang bibirnya dengan tangan kanan. Masih terasa aroma strawberry dan rasa manis di sana. "Akhirnya, aku bisa mencium bibir mungil Andini. Seberjalannya waktu, mung

    last update最終更新日 : 2026-03-22
  • Sentuhan Panas Ayah Sahabatku   Bab 56

    "Satria?!" tanya Andini. Ia melihat ke arah suara yang berada di dalam mobil. Matanya tertuju pada laki-laki yang membuat jantungnya selalu berdegup kencang. Satria mengangguk pelan dari kursi penumpang. Kedua sudut bibir Andini terangkat membuat garis cukup lebar. Ia berjalan dan bergegas masuk

    last update最終更新日 : 2026-03-22
  • Sentuhan Panas Ayah Sahabatku   Bab 42

    "Om!" panggil Andini, nyaris seperti orang yang sedang teriak di tengah lapangan. Satria yang belum lama kembali dari ruang rapat dan saat ini sedang duduk sambil menyandarkan kepalanya di bangku, sontak membuka matanya yang belum lama terpejam. Ia terpaksa harus melihat ke arah Andini. Padahal ta

    last update最終更新日 : 2026-03-21
続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status