Share

Tidak Tahan Lagi

Penulis: Mommykai22
last update Tanggal publikasi: 2025-09-29 16:10:25

Rania pasti sudah gila saat mengambil keputusan melakukan ini. Tapi sungguh, ia tidak terpikir jalan lain.

Untung saja, tidak lama kemudian, mobil Surya melaju dan ia aman dari Elvan. Rania pun buru-buru mengangkat kembali kepalanya dan menoleh melalui kaca belakang.

Ia masih bisa melihat Elvan berdiri di sana sambil menatap mobil Lucas. Jantung Rania masih memacu kencang karena hampir ketahuan Elvan, tapi ia tidak sadar kalau ia sudah membangkitkan macan dalam diri Lucas.

"Siapa yang menyur
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (1)
goodnovel comment avatar
Sri Hartati
utk apa bertahan dgn pernikahan seperti itu Rania ... dikasih belanja tidak dijadikan pembantu, dijual.. cepat cari rumah tinggal kan rumah neraka itu
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Sentuhan Panas Bos Suamiku   Menyenangkannya

    "Tidak apa, aku juga salah. Seharusnya aku bisa menolaknya. Maafkan aku." Raynard begitu lega saat akhirnya membaca balasan pesan dari Lira pagi itu. Ia pikir Lira marah padanya, tapi ternyata tidak. Raynard pun membalasnya lagi dan mengajak Lira makan siang, tapi Lira menolaknya. Kalau tidak marah, seharusnya Lira menerima, tapi mengapa ia malah menolaknya. "Maaf, aku ada rapat siang ini, aku tidak keluar, aku makan di kantor saja," tulis Lira. "Bagaimana kalau nanti malam, Lira?" balas Raynard lagi penuh harap. "Maaf, aku tidak bisa malam ini. Besok aku hubungi lagi ya." Lira mengembuskan napas panjang setelah mengirim pesannya. Ia menggigit bibirnya. Bukan maksudnya menghindari Raynard lagi, tapi ia malah belum siap bertemu dengan pria itu lagi setelah ciuman singkat di mobil itu. Lira masih canggung dan setiap mengingat ciuman itu, jantung Lira memacu tidak karuan. Namun, bukan Raynard namanya kalau ia menyerah dan menjauh. Semakin ia dijauhi, ia akan semakin mendekat. Ka

  • Sentuhan Panas Bos Suamiku   Restu yang Turun

    Raynard tidak tahu apa yang terjadi pada dirinya. Ia sudah ingin mencium Lira sejak kemarin, tapi ia menahan diri. Bahkan ia sudah bertekad tidak akan melakukannya sebelum Lira resmi menerimanya. Namun, ia tidak tahan lagi. Begitu bibirnya bertemu dengan bibir Lira, hasrat Raynard makin mengentak. Ia terdiam sejenak, membiarkan bibir mereka menempel, seolah meminta ijin pada Lira. Dan wanita itu tetap diam. Diamnya Lira, Raynard anggap sebagai persetujuan, sebelum akhirnya Raynard memagut bibir manis itu dengan super lembut. Lira yang merasakannya pun tersentak. Seolah akhirnya sadar, Lira sontak mendorong dada Raynard menjauh. "Raynard, apa yang kau lakukan?" pekiknya dengan tatapan yang goyah dan panik. Bahkan dadanya naik turun saking tersengal. "Ah, Lira, maafkan aku ... aku ...." "Aku turun dulu. Itu ... aku akan meminta Mefi membantu menurunkan parcelnya!" Buru-buru Lira keluar dan memanggil Mefi. Bahkan Raynard belum sempat mengejar untuk menjelaskan apa pun, tapi Mefi

  • Sentuhan Panas Bos Suamiku   First Kiss

    "Hmm, sekali lagi terima kasih parcelnya, itu ... besar sekali, Grandma," seru Lira yang sejak tadi tidak bisa memalingkan tatapannya dari parcel buah yang tinggi, lebar, dan terlihat berat itu."Haha, begitulah Grandma. Prinsipnya lebih baik lebih daripada kurang. Dan sepertinya buahnya lebih berat dibanding kau sendiri, Lira," celetuk Lucas santai sambil tersenyum.Lisbeth terkekeh. "Tidak apa-apa. Kalau berat, suruh Raynard yang bawa. Memangnya dia ada gunanya selain memasak?""Grandma!" protes Raynard tidak terima. Rania tertawa kecil. "Raynard memang sering jadi kurir kalau di rumah, Lira. Jadi tidak usah sungkan."Lira yang tadinya masih tegang, perlahan ikut tersenyum. Bahkan tanpa sadar, bahunya yang sempat kaku mulai mengendur. Ia pun duduk di kursinya sambil memeluk Raline bersamanya. "Kami sudah pesan beberapa menu. Kalau ada yang tidak cocok, bilang saja ya," ujar Rania lembut."Iya, terima kasih, Bu," jawab Lira sopan."Rania saja," koreksi Rania sambil tersenyum. "Kita

  • Sentuhan Panas Bos Suamiku   Sambutan Hangat

    Raynard bangkit dari sofanya dan melangkah perlahan menghampiri Lira. "Kau sudah selesai?" tanyanya lembut. Tatapan Lira goyah. "Kau ... kau sudah menunggu berapa lama?" Senyum Raynard kembali merekah. "Tidak lama, tapi kau yakin sudah selesai? Kalau belum, kau bisa menyelesaikannya dulu, aku bisa menunggumu lagi." "Tidak usah menunggu lagi, aku sudah selesai. Aku ... maaf aku tidak melihat pesanmu tadi." Raynard mengangguk. "Tidak apa, Lira. Aku tahu kau sibuk." Suara Raynard terdengar tetap lembut, seolah pria itu sangat tulus, bukan hanya sekedar basa-basi. Padahal seharusnya Raynard lebih sibuk dari Lira, tapi malah Lira yang membuat pria itu menunggu. "Jadi ... kita bisa pergi sekarang kan?" tanya Raynard lagi. Lira tidak bisa menolak lagi, ia terlalu sungkan. "Hmm, baiklah. Kita ... hanya makan malam kan? Anggap saja ini permintaan maafku karena membuatmu menunggu. Aku ... aku yang traktir." Raynard terdiam sejenak, ia belum memberitahu Lira kalau mereka akan makan mal

  • Sentuhan Panas Bos Suamiku   Kesabaran Seorang Pria

    Sebuah mobil melintas menuju ke gedung perusahaan Tanaya Group, tapi langsung melambat saat melewati halte bus. "Siapa itu? Itu Lira yang turun dari bus? Mengapa dia naik bus, bukankah dia membawa mobil perusahaan?" seru Bu Tanaya. Ada Melinda dan kedua orang tuanya di mobil itu. Melinda dan Pak Tanaya sendiri langsung menoleh. Baru saja Melinda akan menyahut, tapi seorang pria turun juga dari bus sampai membuatnya kehilangan suaranya. "Eh, bukankah itu Raynard?" ucap Pak Tanaya kaget. "Dia juga naik bus? Atau dia hanya menemani Lira?" Bu Tanaya terdiam sejenak sambil melirik Melinda. "Astaga, bisa-bisanya dia naik bus juga menemani Lira. Ini ...." Untuk sesaat, semua terdiam lagi, sebelum Bu Tanaya kembali bersuara. "Ya ampun, ternyata memang Raynard yang tergila-gila pada Lira sampai segitunya. Rasanya lega sekali kita sudah membatalkan perjodohan ini. Bagaimana bisa kita menyerahkan anak kita pada pria yang menyukai wanita lain." Pak Tanaya mengangguk. "Ini pilihan yang tep

  • Sentuhan Panas Bos Suamiku   Menemani Naik Bus

    "Selamat pagi, Ibu! Selamat pagi, Grandma!"Raynard masuk ke ruang makan lebih pagi dari biasanya. Ia mencium kening ibu dan neneknya pagi itu. Ekspresi Camilla tetap dingin, tapi ekspresi Lisbeth sangat bahagia. "Wah, wah, apa yang membuatmu begitu bersemangat pagi ini, Raynard?" seru Lisbeth penasaran. Raynard melirik ibunya. "Tanyakan saja pada Ibu, Grandma. Ibu yang membuatku sangat bahagia." Lisbeth menatap Camilla. "Benarkah itu? Apa yang sudah kau lakukan, Camilla?" "Aku tidak melakukan apa-apa. Raynard saja yang berlebihan, Ibu." "Kalau begitu apa yang membuatmu senang, Raynard? Beritahu Grandma." "Haha, kemarin aku berkencan dengan Lira, Grandma. Dan secepatnya aku akan mengenalkan Lira pada kalian sebagai kekasihku." Mata Lisbeth membulat mendengarnya. "Benarkah itu? Kau sudah merestuinya, Camilla?" "Jangan mimpi! Keluarganya tidak cocok bersanding dengan keluarga Mahendra," sahut Camilla sedingin biasanya. Namun, entah mengapa, ancaman Camilla sekarang terasa seper

  • Sentuhan Panas Bos Suamiku   Menyukai Mereka

    Lucas terus mengembuskan napas lelahnya malam itu. Ia lelah dalam arti yang sesungguhnya karena ulah Lisbeth. Rania yang melihat Lucas kelelahan sampai tidak tega, ia merasa bersalah seolah karena dirinya, Lucas menerima Oma Lis di rumah ini. "Lucas, aku minta maaf. Karena aku, kau jadi terpaksa

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-30
  • Sentuhan Panas Bos Suamiku   Dari Pewaris Jadi Kuli

    "Minum dulu, Oma. Oma terlihat lelah." Rania langsung menyajikan minum begitu Lisbeth selesai memotong rumput. Wanita tua itu terlihat sumringah dan sama sekali tidak lelah, seolah pekerjaan fisik sudah menjadi kebiasaannya sehari-hari. "Ah, terima kasih, Nak Rania. Kau baik sekali." Lisbeth ber

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-30
  • Sentuhan Panas Bos Suamiku   Rencana Absurd

    "Grandma, apa maksudnya? Bukankah Grandma ke sini karena sudah setuju untuk berkenalan dengan Rania sekaligus membantu Kak Lucas? Mengapa mendadak sikap Grandma berubah?" Raynard akhirnya berani bertanya saat ia sudah berada bersama Lisbeth di mobil. "Memangnya sikap Grandma seperti apa?" tanya L

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-30
  • Sentuhan Panas Bos Suamiku   Dikerjai

    "Nenek Suri?" Sissy berbisik pelan saat Rania menyebut tentang nenek suri malam itu. Seperti malam sebelumnya, Sissy menjenguk Rania begitu jam kerjanya berakhir. Dan malam ini, Rania menanyakan tentang nenek suri karena ia sangat cemas memikirkannya. Rania sendiri tidak sempat bertanya apa pun p

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-30
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status