Share

Tidak Tahan Lagi

Author: Mommykai22
last update publish date: 2025-09-29 16:10:25

Rania pasti sudah gila saat mengambil keputusan melakukan ini. Tapi sungguh, ia tidak terpikir jalan lain.

Untung saja, tidak lama kemudian, mobil Surya melaju dan ia aman dari Elvan. Rania pun buru-buru mengangkat kembali kepalanya dan menoleh melalui kaca belakang.

Ia masih bisa melihat Elvan berdiri di sana sambil menatap mobil Lucas. Jantung Rania masih memacu kencang karena hampir ketahuan Elvan, tapi ia tidak sadar kalau ia sudah membangkitkan macan dalam diri Lucas.

"Siapa yang menyur
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
Sri Hartati
utk apa bertahan dgn pernikahan seperti itu Rania ... dikasih belanja tidak dijadikan pembantu, dijual.. cepat cari rumah tinggal kan rumah neraka itu
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Sentuhan Panas Bos Suamiku   Terkena Batunya

    Dua minggu berlalu dan dua minggu itu mengubah banyak hal di antara Raynard dan Lira.Hubungan mereka tidak bisa disebut sebagai pasangan. Bahkan, setiap kali Raynard mencoba menyinggung hal itu, Lira akan langsung menghindar atau mengganti topik. Namun, jika ditanya apakah mereka hanya teman biasa, jawabannya juga tidak sesederhana itu.Karena kenyataannya, mereka sudah terlalu dekat untuk sekadar disebut teman.Raynard sering menjemput Lira sepulang kerja, walaupun Lira selalu bilang tidak perlu. Mereka makan bersama, kadang hanya di warung sederhana, kadang di tempat yang sedikit lebih layak. Raynard tidak pernah memaksakan tempat mewah lagi setelah tahu Lira tidak nyaman.Lira sendiri mulai terbiasa dengan kehadiran Raynard. Ia tidak lagi terlalu gugup setiap kali pria itu mendekat. Ia tidak lagi kabur setiap kali Raynard menggoda. Bahkan beberapa kali, Lira bisa membalas candaan Raynard, walaupun tetap dengan wajah yang memerah.Namun satu hal yang tidak berubah, Lira tetap belum

  • Sentuhan Panas Bos Suamiku   Menyenangkannya

    "Tidak apa, aku juga salah. Seharusnya aku bisa menolaknya. Maafkan aku." Raynard begitu lega saat akhirnya membaca balasan pesan dari Lira pagi itu. Ia pikir Lira marah padanya, tapi ternyata tidak. Raynard pun membalasnya lagi dan mengajak Lira makan siang, tapi Lira menolaknya. Kalau tidak marah, seharusnya Lira menerima, tapi mengapa ia malah menolaknya. "Maaf, aku ada rapat siang ini, aku tidak keluar, aku makan di kantor saja," tulis Lira. "Bagaimana kalau nanti malam, Lira?" balas Raynard lagi penuh harap. "Maaf, aku tidak bisa malam ini. Besok aku hubungi lagi ya." Lira mengembuskan napas panjang setelah mengirim pesannya. Ia menggigit bibirnya. Bukan maksudnya menghindari Raynard lagi, tapi ia malah belum siap bertemu dengan pria itu lagi setelah ciuman singkat di mobil itu. Lira masih canggung dan setiap mengingat ciuman itu, jantung Lira memacu tidak karuan. Namun, bukan Raynard namanya kalau ia menyerah dan menjauh. Semakin ia dijauhi, ia akan semakin mendekat. Ka

  • Sentuhan Panas Bos Suamiku   Restu yang Turun

    Raynard tidak tahu apa yang terjadi pada dirinya. Ia sudah ingin mencium Lira sejak kemarin, tapi ia menahan diri. Bahkan ia sudah bertekad tidak akan melakukannya sebelum Lira resmi menerimanya. Namun, ia tidak tahan lagi. Begitu bibirnya bertemu dengan bibir Lira, hasrat Raynard makin mengentak. Ia terdiam sejenak, membiarkan bibir mereka menempel, seolah meminta ijin pada Lira. Dan wanita itu tetap diam. Diamnya Lira, Raynard anggap sebagai persetujuan, sebelum akhirnya Raynard memagut bibir manis itu dengan super lembut. Lira yang merasakannya pun tersentak. Seolah akhirnya sadar, Lira sontak mendorong dada Raynard menjauh. "Raynard, apa yang kau lakukan?" pekiknya dengan tatapan yang goyah dan panik. Bahkan dadanya naik turun saking tersengal. "Ah, Lira, maafkan aku ... aku ...." "Aku turun dulu. Itu ... aku akan meminta Mefi membantu menurunkan parcelnya!" Buru-buru Lira keluar dan memanggil Mefi. Bahkan Raynard belum sempat mengejar untuk menjelaskan apa pun, tapi Mefi

  • Sentuhan Panas Bos Suamiku   First Kiss

    "Hmm, sekali lagi terima kasih parcelnya, itu ... besar sekali, Grandma," seru Lira yang sejak tadi tidak bisa memalingkan tatapannya dari parcel buah yang tinggi, lebar, dan terlihat berat itu."Haha, begitulah Grandma. Prinsipnya lebih baik lebih daripada kurang. Dan sepertinya buahnya lebih berat dibanding kau sendiri, Lira," celetuk Lucas santai sambil tersenyum.Lisbeth terkekeh. "Tidak apa-apa. Kalau berat, suruh Raynard yang bawa. Memangnya dia ada gunanya selain memasak?""Grandma!" protes Raynard tidak terima. Rania tertawa kecil. "Raynard memang sering jadi kurir kalau di rumah, Lira. Jadi tidak usah sungkan."Lira yang tadinya masih tegang, perlahan ikut tersenyum. Bahkan tanpa sadar, bahunya yang sempat kaku mulai mengendur. Ia pun duduk di kursinya sambil memeluk Raline bersamanya. "Kami sudah pesan beberapa menu. Kalau ada yang tidak cocok, bilang saja ya," ujar Rania lembut."Iya, terima kasih, Bu," jawab Lira sopan."Rania saja," koreksi Rania sambil tersenyum. "Kita

  • Sentuhan Panas Bos Suamiku   Sambutan Hangat

    Raynard bangkit dari sofanya dan melangkah perlahan menghampiri Lira. "Kau sudah selesai?" tanyanya lembut. Tatapan Lira goyah. "Kau ... kau sudah menunggu berapa lama?" Senyum Raynard kembali merekah. "Tidak lama, tapi kau yakin sudah selesai? Kalau belum, kau bisa menyelesaikannya dulu, aku bisa menunggumu lagi." "Tidak usah menunggu lagi, aku sudah selesai. Aku ... maaf aku tidak melihat pesanmu tadi." Raynard mengangguk. "Tidak apa, Lira. Aku tahu kau sibuk." Suara Raynard terdengar tetap lembut, seolah pria itu sangat tulus, bukan hanya sekedar basa-basi. Padahal seharusnya Raynard lebih sibuk dari Lira, tapi malah Lira yang membuat pria itu menunggu. "Jadi ... kita bisa pergi sekarang kan?" tanya Raynard lagi. Lira tidak bisa menolak lagi, ia terlalu sungkan. "Hmm, baiklah. Kita ... hanya makan malam kan? Anggap saja ini permintaan maafku karena membuatmu menunggu. Aku ... aku yang traktir." Raynard terdiam sejenak, ia belum memberitahu Lira kalau mereka akan makan mal

  • Sentuhan Panas Bos Suamiku   Kesabaran Seorang Pria

    Sebuah mobil melintas menuju ke gedung perusahaan Tanaya Group, tapi langsung melambat saat melewati halte bus. "Siapa itu? Itu Lira yang turun dari bus? Mengapa dia naik bus, bukankah dia membawa mobil perusahaan?" seru Bu Tanaya. Ada Melinda dan kedua orang tuanya di mobil itu. Melinda dan Pak Tanaya sendiri langsung menoleh. Baru saja Melinda akan menyahut, tapi seorang pria turun juga dari bus sampai membuatnya kehilangan suaranya. "Eh, bukankah itu Raynard?" ucap Pak Tanaya kaget. "Dia juga naik bus? Atau dia hanya menemani Lira?" Bu Tanaya terdiam sejenak sambil melirik Melinda. "Astaga, bisa-bisanya dia naik bus juga menemani Lira. Ini ...." Untuk sesaat, semua terdiam lagi, sebelum Bu Tanaya kembali bersuara. "Ya ampun, ternyata memang Raynard yang tergila-gila pada Lira sampai segitunya. Rasanya lega sekali kita sudah membatalkan perjodohan ini. Bagaimana bisa kita menyerahkan anak kita pada pria yang menyukai wanita lain." Pak Tanaya mengangguk. "Ini pilihan yang tep

  • Sentuhan Panas Bos Suamiku   Meminta Restu

    "Maafkan aku, Rania! Kakakku memanggilku jadi aku harus menemuinya. Dia itu orang yang sangat sibuk, jadi untuk bertemu saja sangat jarang," kata Raynard begitu ia menutup teleponnya. "Tapi tenang saja! Aku akan mengantarmu ke kamarmu dulu! Ayo!" imbuh Raynard peduli. "Ah, tidak perlu, Chef! Aku

    last updateLast Updated : 2026-03-24
  • Sentuhan Panas Bos Suamiku   Di Belakang Pintunya

    Lucas pasti sudah gila saat akhirnya ia mencium Rania. Ini sama sekali bukan rencananya, tapi lagi-lagi ia tidak tahan. Berdua dengan wanita itu, melihat Rania-nya berubah menjadi wanita barbar, dan melihat bibir itu terus mengaum melawannya, membuat hasrat Lucas tidak bisa dikendalikan lagi. Dan

    last updateLast Updated : 2026-03-24
  • Sentuhan Panas Bos Suamiku   Pertemuan Mengejutkan

    Begitu pesawat mulai stabil di udara, perlahan Rania mulai tenang. Napasnya masih tersengal dan jantungnya memacu kencang, tapi perlahan Rania membuka matanya. Dengan cepat, ia menyadari kalau yang digenggamnya bukan sandaran lengan, tapi benar-benar lengan seseorang. Bahkan bukan sekadar menggeng

    last updateLast Updated : 2026-03-24
  • Sentuhan Panas Bos Suamiku   Jamuan Penting

    "Pak Lucas ... dia menyakitiku, Sissy! Dia menyakiti aku! Aku terlalu bodoh sampai percaya padanya! Aku terlalu bodoh sampai terus-terusan menggadaikan harga diriku padanya!" "Benar kata semua orang kalau pada akhirnya, dia akan membuangku juga. Tapi dengan polosnya, aku tetap percaya kalau ada ke

    last updateLast Updated : 2026-03-23
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status