Share

BAB 187 KLAN RUSIA

last update publish date: 2026-06-26 07:00:52

"Tuan Jave?" seru Nikolai dengan senyum lebar dan mata berbinar. Sungguh di luar dugaan dan perkiraanku. Langkah kakiku membeku di ambang pintu.

Aku pikir Nikolai akan marah meledak-ledak dan langsung menghunuskan senjatanya setelah bertemu dengan pria ini. Tetapi responsnya justru terbalik; ia menyapanya dengan teramat ramah seolah-olah sedang bertemu dengan seorang teman lama yang sudah bertahun-tahun ia rindukan.

Nikol... Mungkinkah kau juga menginginkan kebebasan Nadine
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • TERBELENGGU CINTA SANG MAFIA   BAB 188 KECANGGUNGAN YANG TERUSIK

    Suasana di dalam ruangan mendadak hening. Tuan Jave dan Nikolai saling memandang seolah sedang bertukar sinyal rahasia yang hanya dipahami oleh mereka berdua. Selang beberapa detik, kedua pria itu terbahak bersamaan dengan suara yang cukup keras hingga menggema di ceruk ruangan.Aku yang sama sekali tak mengerti maksud tawa mereka, hanya bisa memaku di tempat. Rasanya seolah harga diriku baru saja diinjak-injak dengan sengaja.Dalam kebingungan yang membakar dada, aku menoleh ke arah Levin yang berdiri tak jauh dari sofa, memperhatikannya yang juga tengah menatap Nikolai dan Tuan Jave secara bergantian dengan ekspresi yang sulit diartikan."Kenapa kau tertawa, Nikol? Apa menurutmu aku terlihat begitu konyol?" desisku dengan wajah sinis, menatap suamiku dengan sorot mata yang sarat akan kekecewaan mendalam.Nikolai memandangku dengan sisa-sisa tawa yang masih menggelitik tenggorokannya, mencoba meredakan geli di dadanya sambil sesekali melirik Tuan

  • TERBELENGGU CINTA SANG MAFIA   BAB 187 KLAN RUSIA

    "Tuan Jave?" seru Nikolai dengan senyum lebar dan mata berbinar. Sungguh di luar dugaan dan perkiraanku. Langkah kakiku membeku di ambang pintu. Aku pikir Nikolai akan marah meledak-ledak dan langsung menghunuskan senjatanya setelah bertemu dengan pria ini. Tetapi responsnya justru terbalik; ia menyapanya dengan teramat ramah seolah-olah sedang bertemu dengan seorang teman lama yang sudah bertahun-tahun ia rindukan.Nikol... Mungkinkah kau juga menginginkan kebebasan Nadine?Sebuah pemikiran pahit mendadak menyergap benakku, membuat dadaku terasa nyeri. Dari awal, musuh utama yang diincar Nikolai memang hanya Gideon. Nadine tidak pernah benar-benar ada dalam daftar teratas orang yang harus ia jebloskan ke dalam sel tahanan. Andai saja Ayahku tidak terbunuh secara tragis oleh wanita itu, aku yakin Nikolai pasti akan tetap melindungi Nadine sampai detik ini sebagai tanda balas budi atas utang nyawa di masa lalu."Nikolai..." balas Tuan Ja

  • TERBELENGGU CINTA SANG MAFIA   BAB 186 SISA KEKUATAN MUSUH

    "Tidak, Sayang..." sahutku spontan, mencoba memotong kecurigaannya yang kian meradang.Melihat kilat amarah yang siap meledak di matanya, aku bergegas membuat senyum manis yang palsu untuk meredam amarah Nikolai, menyembunyikan getar kegugupan di dalam dada. Jemari lentikku sengaja bermain liar di dadanya yang setengah terbuka di balik kain piyama, mengusap otot-ototnya yang menegang dengan sentuhan yang menenangkan."Mana mungkin aku membela pria lain." Aku mendongakkan wajahku ke atas, mengikis sisa jarak di antara kami hingga bilah bibir kami hampir bersentuhan, mengembuskan napas hangat tepat di permukaan kulitnya."Kau... adalah priaku satu-satunya, Nikol..."Rayuanku rupanya berhasil meruntuhkan dinding esnya. Nikolai menarik pinggangku dengan gerakan menyentak yang posesif, membawa tubuhku merapat erat hingga tidak ada lagi celah di antara kami. "Kita akan saling memiliki selamanya, hm?" bisiknya parau, menuntu

  • TERBELENGGU CINTA SANG MAFIA   BAB 185 MASIH NIKOLAI YANG SAMA

    "Hah... Hah... Oke Elianore... cukup," seru Nikolai dengan napas tersengal-sengal yang memburu parau, tepat setelah kami berhasil menuntaskan orgasme ke lima.Ia mulai terkapar lemas di bawahku sambil merentangkan kedua tangannya pasrah di atas seprai yang berantakan, menonjolkan dada bidangnya yang naik-turun dengan cepat berlumur peluh. Sementara aku masih duduk dengan angkuh di atas tubuhnya, menyunggingkan seringai penuh kemenangan karena berhasil menaklukkan stamina gilanya pagi ini."Aku akui kau... cukup hebat..." Ia sempat mengangkat jempolnya padaku dengan sisa tenaga yang ia miliki, sebelum akhirnya lengan kekar itu terjatuh lemas di kasur, benar-benar tak berdaya di bawah kuasaku.Aku mencondongkan tubuhku ke depan, membiarkan helai rambutku menjuntai menyentuh dadanya. "Jadi... Apa sekarang aku sudah boleh kembali ke klinik?" bisikku tepat di depan wajahnya yang penuh keringat, sengaja menuntut imbalan atas kemenangan ini.Me

  • TERBELENGGU CINTA SANG MAFIA   BAB 184 BUKAN WANITA LEMAH

    "Jangan pernah memikirkan pria lain, Elianore. Bahkan sekadar menyebut namanya saja, aku haramkan itu!"Kalimat protektif itu mendesis berbahaya dari sela rahangnya yang mengencang. Nikolai terus menyodok pinggulnya dengan penuh gairah yang menggelap, menghujamiku tanpa ampun seolah hal itu mampu membuang jauh-jauh segala sisa kecemburuan yang membakar hatinya sejak tadi."Aaahh... Aku tidak pernah memikirkan pria lain, Nikol..." sahutku dengan suara bergetar tak beraturan akibat menahan sodokan pinggulnya yang begitu agresif di bawah sini. Sentuhannya terasa begitu masif, menguasai seluruh akal sehatku."Dalam hidupku... hanya namamu yang bersarang di otakku. Aaaahhh..." Aku menggigit bibir bawahku dengan erat, mencoba menahan luapan nikmat yang teramat pekat sambil kedua tanganku meremas dadaku sendiri, meratapi sensasi yang kian tak terkendali.Sementara itu, mataku merem-melek pasrah, menatap lurus pada siluet tubuh kekar Nikolai yang dipenuhi

  • TERBELENGGU CINTA SANG MAFIA   BAB 183 CEMBURU BUTA

    "Tidak..." sahutku spontan sebelum akhirnya terdiam untuk berpikir, menyadari kalau kalimatku barusan mungkin terdengar keliru di telinganya. "Tapi tentu saja aku akan bekerja lagi dengan Adrian. Dia kan juga dokter di sana..."Nikolai tak merespon. Seluruh tubuhnya membeku seketika, sementara sepasang mata elangnya terus menatapku tajam, mengunci pergerakanku dengan aura intimidasi yang mendadak pekat."Jadi aku tidak boleh bekerja lagi?!" hardiku berusaha menggertak, mencoba menutupi rasa gugup yang mulai merayap di dada. Aku mendorong piring sandwich ke arahnya dengan sentakan kasar. "Aku tidak mau makan!" lalu melipat kedua tangan di dada sambil mendengus, membuang pandangan ke arah lain. "Seharusnya aku tidak buru-buru menikah kalau hanya untuk jadi tawanan!"Suasana sunyi. Nikolai tetap saja tidak merespon kemarahanku, membuat keheningan di antara kami terasa kian mencekam. Aku diam-diam melirik padanya dari sudut mata, dan saat i

  • TERBELENGGU CINTA SANG MAFIA   BAB 111 UMPAN MANIS DI BALIK SELIMUT

    Di tengah kepanikan yang mencekam itu, Levin bergerak sigap. Ia merampas pistol dari cengkeraman Nikolai yang melemah, lalu mengamankannya dalam satu gerakan cepat. Aku membuka mata dengan napas tersengal-sengal. Aku pikir, aku akan benar-benar mati di tangan orang yang aku cintai.

  • TERBELENGGU CINTA SANG MAFIA   BAB 110 RACUN DI SELA JEMARI

    Aku menyentuh lengan Nikolai dengan tangan yang gemetar hebat. "Nikol..."Namun, pria itu menepis tanganku dengan gerakan dingin yang terasa asing. "Istirahatlah. Aku harus mengurus beberapa urusan di bawah," ucapnya dengan nada datar dan membekukan, lalu melangkah pergi begitu saja meni

  • TERBELENGGU CINTA SANG MAFIA   BAB 109 KEBENARAN YANG MENGHANCURKAN

    Tepat saat aku menjulurkan tangan untuk meraihnya, Nikolai dengan cepat menarik benda itu menjauh, mengangkatnya tinggi-tinggi di atas kepalaku. "Sebelum kuingat janjiku... cium aku dulu."Aku menghela napas berat, perlahan menurunkan kembali tanganku yang menggantung di udara. "Kau

  • TERBELENGGU CINTA SANG MAFIA   BAB 107 SANGKAR KACA

    "Tenanglah... sebentar lagi kita akan sampai," ucap Nikolai sembari tersenyum lebar, namun matanya tetap lurus menatap jalanan yang semakin sunyi.Aku membuang muka ke luar jendela, menatap hektaran kebun bunga yang membentang indah di kaki bukit. Tanpa sadar, sebuah senyum tipis tersung

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status