FAZER LOGIN“Ini hadiah boneka dari putriku? Kok mirip sekali dengan sahabatnya, si primadona kampus itu….” Ayah sahabatku yang terlihat sangar itu mengira diriku adalah hadiah yang disiapkan oleh anaknya. Ombak seolah siap menerjang, pria itu sudah tidak sabar membuka kedua kakiku, bersiap untuk merasakan derasnya arus yang menghantam….
Ver maisDia membawa beberapa pria kekar dan langsung menerobos masuk ke rumahku.Begitu melihatnya, wajahku langsung pucat. Aku reflek mengambil sapu di samping dan memasang posisi waspada.“Apain… apain kamu ke sini?”Tatapan Benny menyapu tubuhku dari ujung rambut hingga ujung kaki sambil terkekeh nakal.“Lusi masih saja tetap menggoda, ya. Om benar-benar nggak bisa melupakanmu. Jangan takut, aku hanya bawa beberapa orang biar kamu bisa menikmatinya.”Usai bicara, dia melambaikan tangan pada pria-pria kekar itu.Para pria kekar itu langsung mengepungku. Mana mungkin aku tidak tahu apa maksudnya?“Pergi! Kalian mau pergi atau aku lapor polisi?!”Jika sampai dikeroyok oleh pria-pria kekar ini… aku pasti akan hancur.Aku mengeluarkan ponsel untuk menakut-nakuti mereka, tapi salah satu dari mereka langsung merampas ponselku dan membantingnya ke lantai.Mereka semakin mendekat ke arahku dan menatapku dengan liar.Seolah sekawanan serigala yang mengincar mangsanya.Aku sangat ketakutan dan mencob
Tindakan Misel barusan semakin membuktikan dugaanku. Dia pasti terlibat dalam semua ini.Karena aku sedang tidak waspada, ponsel Benny pun berhasil direbut.“Lusi! Indra! Cepat lepaskan ayahku! Kalau nggak, aku akan lapor polisi! Kalian sedang melakukan penganiayaan sekarang!”Setelah berhasil merebut ponsel itu, Misel menjadi semakin sombong dan langsung mencoba mendorong Indra menjauh.Indra melirikku sesaat, lalu berkata, “Lusi, lapor polisi.”Jelas sekali dia ingin mengambil langkah sebelum didahului.Mendengar ucapan Indra, Misel langsung panik.Ternyata, gertakannya tadi hanya untuk menakut-nakuti kami. Sebenarnya dia tak berani melapor polisi.Melihat dia ketakutan seperti itu, aku segera mengeluarkan ponsel dan melapor polisi.Polisi pun segera datang dan membawa kami semua ke kantor polisi.Setelah mendengar penjelasan kronologi dari kami, polisi pun menginterogasi Misel.Mungkin karena gemetar melihat kewibawaan polisi, akhirnya Misel mengakui semuanya.Ternyata, hari itu dia
Aku reflek melihat ke sekeliling, untungnya tidak ada yang memperhatikan.“Apain… apain kamu ke sini?”Bentakku dengan wajah yang muram.Benny terkekeh, lalu menunjuk ke arah kamar mandi di pojok.“Ikut kau ke kamar mandi, ada yang mau kubicarakan.”Karena masalah sebelumnya sudah dianggap selesai, aku tak ingin lagi berurusan dengannya. Jadi, aku langsung menolak permintaannya.“Bicarakan di sini saja kalau ada perlu.”Melihat aku menolak, raut wajah Benny pun berubah. Kemudian, dia mengeluarkan ponsel dan menggoyangkannya di depanku.Begitu melihat layarnya, mataku langsung terbelalak.Ternyata itu video rekaman dari kamera di kamar!Di sana terlihat sangat jelas saat aku diam-diam memakai kulit tiruan itu, serta semua hal yang dia lakukan padaku.Bukannya Misel bilang videonya sudah dihapus? Lalu ini apa?Wajahku pucat. Aku sadar kalau diriku mungkin sudah dibohongi olehnya.“Ikut aku ke kamar mandi atau video ini akan kuputar sekarang juga, biar semua orang bisa dengar suaranya.”A
Benny tampak ragu.Aku segera mengeluarkan ponsel dari saku, bersiap seolah-olah akan menelepon polisi.Benny takut dan melepaskan cengkeramannya.“Jangan lapor polisi, aku… aku nggak akan melakukannya lagi.”Aku duduk tegak di sofa dan berkata, “Biarkan aku lihat isi rekaman kamera itu. Aku harus memastikan wajahku terekam atau nggak.”Karena Benny berani memasang kamera di kamar tidur, ada kemungkinan dia akan menggunakan video itu untuk mengancamku ke depannya.Aku harus melenyapkan kemungkinan itu.“Nggak boleh!”Benny langsung reflek menolak. Reaksinya yang seperti ini justru membuatku semakin curiga dan semakin ingin melihat isinya.“Kalau kamu nggak menunjukkannya, aku akan lapor polisi sekarang juga.”Mungkin karena takut aku benar-benar lapor polisi, Benny pun menggelengkan kepalanya berkali-kali.“Ada video pribadiku yang lain di dalam sana, nggak bisa kuperlihatkan padamu….”Saat kami sedang berdebat, tiba-tiba Misel pulang dengan terburu-buru.Begitu melihat Benny, dia lan












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.