Share

Bab 92 Season 1

Penulis: Yuri
last update Tanggal publikasi: 2024-07-23 15:57:12
"Aku benar-benar mengantuk dan yakin bisa tidur nyenyak malam ini!" ucap Verlyn sambil menyandarkan tubuhnya ke kursi mobil, lalu memejamkan mata perlahan.

Kayn hanya menghela napas, menggeleng pelan melihat tingkah Verlyn yang perlahan terlelap setelah menyantap banyak makanan di restoran tadi.

Ia kembali fokus menyetir, namun sempat melirik ke arah Verlyn yang tampak sudah tertidur pulas dengan posisi memeluk dirinya sendiri, kepala bersandar ke kanan.

‘Dia benar-benar tertidur rupanya…’ ba
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Taruhan Dengan Ceo Muda   Bab 253 Season 3

    ​Tiga hari menuju hari pernikahan yang paling dinantikan di seluruh New York. Suasana di kota megapolitan itu kian bergemuruh, dengan berbagai media bisnis dan hiburan internasional yang tak henti-hentinya menyiarkan hitung mundur menuju hari pengikatan janji suci antara Kayn Deon Viondra dan Verlyn Carlveria Alreo. ​Sesuai kesepakatan dan tradisi keluarga besar Alreo dan Viondra, tiga hari menjelang hari H adalah masa pingitan modern. Verlyn dan Kayn secara tegas dilarang buat saling bertemu secara langsung sampai saat Verlyn melangkah menyusuri lorong altar berbalut gaun pengantinnya. ​Sore itu, di kediaman utama keluarga Alreo, Verlyn baru saja selesai melakukan final fitting buat gaun pengantin rahasianya. Berdiri di depan cermin besar berukir emas, Verlyn menatap pantulan dirinya sendiri dengan napas tertahan. Gaun model ballgown kerajaan bertabur kristal swarovski mikro yang berkilau lembut memeluk tubuhnya dengan sempurna, dipadukan dengan tiara berlian ya

  • Taruhan Dengan Ceo Muda   Bab 252 Season 3

    ​Verlyn berjalan kembali menyusuri koridor lantai eksekutif dengan langkah yang jauh lebih ringan. Bebas dari ganjalan masa lalu yang selama ini sempat membayang. Di taman tadi, pelukan perpisahan dengan Steven berlangsung singkat dan murni sebagai bentuk rasa hormat antar sesama teman. Steven benar-benar telah melangkah pergi meninggalkan gedung Kizen buat kembali ke Chicago, menyisakan kelegaan yang penuh di dada Verlyn.​Kini, Verlyn sudah berada di dalam ruang kerjanya yang tenang. Ia duduk di balik meja mewahnya, mulai merapikan beberapa dokumen penting serta menyusun berkas persetujuan akhir sebelum mengambil libur panjang menjelang hari pernikahannya yang tinggal menghitung hari.​Namun, ketenangan itu tidak berlangsung lama.​Pintu ruang kerja Verlyn terdorong terbuka cukup keras. Verlyn tersentak kaget sampai pena di tangannya hampir terlepas.​Di ambang pintu, berdiri Kayn dengan napas terengah-engah. Kemeja mewahnya sedikit kusut, jasny

  • Taruhan Dengan Ceo Muda   Bab 251 Season 3

    ​Fayyara yang berada di samping Verlyn langsung pasang badan, tapi Verlyn dengan tenang mengoperasikan tangannya pelan, menahan sekretarisnya agar tidak bertindak jauh. ​Verlyn menatap sosok pria di hadapannya. Pakaian Steven tampak sedikit kusut, matanya menyiratkan lelah dan penyesalan yang dalam. Verlyn menghembuskan napas pendek, lalu mengangguk tipis. Ia tahu urusan masa lalu ini harus diselesaikan secara tenang dan dewasa agar tidak ada lagi ganjalan menjelang hari bahagianya. ​"Fayyara, tunggu di dalam aja. Aku bakal bicara sebentar sama dia," ujar Verlyn tenang. ​"Tapi, Nona—" ​"Enggak apa-apa, cuma sebentar," potong Verlyn lembut tapi tegas. ​Verlyn kemudian menatap Steven. "Kita bicara di taman belakang gedung saja. Di sini terlalu terbuka." ​Tanpa menunggu jawaban, Verlyn melangkah lebih dulu menuju area taman terbuka di bagian belakang gedung Kizen Group. Steven berjalan di sisinya,

  • Taruhan Dengan Ceo Muda   Bab 250 Season 3

    ​​Waktu bergulir begitu cepat. Hari pernikahan dua pewaris korporasi raksasa itu kini tinggal dua minggu lagi. Kesibukan di Manhattan mencapai puncaknya, dengan tim gabungan Kizen dan Vyntie yang terus mematangkan semua persiapan akhir.​Sore itu, Verlyn dan Kayn baru saja selesai mengecek ballroom utama di hotel bintang lima tempat resepsi bakal digelar. Didampingi Rainon dan Fayyara, mereka memastikan tata letak panggung, susunan tempat duduk untuk para pejabat dan tamu internasional, sampai skema pengamanan privat.​Begitu urusan selesai dan kedua sekretaris mereka pamit buat mengurus konfirmasi tamu, Kayn langsung menarik tangan Verlyn menuju ruang VIP di sudut hotel.​Pintu baru saja tertutup rapat saat Kayn melingkarkan kedua tangannya di pinggang Verlyn, mengistirahatkan dagunya di bahu wanita itu seraya mengembuskan napas panjang. Sikapnya yang mendadak manja membuat Verlyn terkekeh pelan.​"Kenapa, Tuan Viondra? Capek, ya?" goda Verlyn se

  • Taruhan Dengan Ceo Muda   Bab 249 Season 3

    ​Pagi harinya di gedung Kizen Group, suasana lantai eksekutif mendadak terasa agak tegang sekaligus menggelitik. Kayn yang sejak pagi sudah berada di ruang kerja Verlyn tampak duduk santai di sofa kulit dengan secangkir kopi hitam, sementara Verlyn duduk anggun di balik meja kerjanya.​Sesuai rencana jahil mereka semalam, Verlyn memanggil Fayyara buat membawakan berkas revisi proyek joint venture. Di saat yang bersamaan, Kayn juga menginstruksikan Rainon untuk mengantarkan berkas fisik dari Vyntie Group ke ruangan Verlyn.​Tok, tok.​"Masuk," sahut Verlyn tenang.​Pintu terdorong terbuka. Fayyara melangkah masuk membawa tumpukan dokumen, tapi langkahnya seketika terhenti kaku saat mendapati Rainon berjalan tepat di belakangnya. Rainon yang biasanya selalu bersikap tenang dan dingin kini tampak salah tingkah, refleks membetulkan letak dasinya saat mendapati tatapan penuh arti dari bosnya, Kayn.​Kedua sekretaris pribadi itu berdiri berdamp

  • Taruhan Dengan Ceo Muda   Bab 248 Season 3

    ​Kayn menatap Verlyn yang memajukan tubuhnya ke arah meja penuh rasa penasaran. Pria itu meletakkan gelas anggurnya pelan, lalu mengulas senyum tipis yang penuh arti.​"Rainon," jawab Kayn singkat dengan suara rendahnya yang tenang.​Verlyn membelalak kaget. Ia menyandarkan punggungnya di kursi dengan mulut sedikit terbuka.​"Rainon? Maksudmu... Rainon sekretaris pribadimu itu?" tanyanya memastikan.​"Siapa lagi?" kekeh Kayn pelan seraya menyandarkan tubuhnya santai. "Selama kita berlibur di Amalfi kemarin, dia yang memegang kendali penuh untuk mengurus semua dokumen dan laporan gabungan antara Kizen dan Vyntie. Tiap kali aku telepon untuk meminta laporan berkala, suara ketikan keyboard-nya sering mendadak berhenti. Terus saat dia bicara, nadanya jauh lebih lembut dan enggak sebaku biasanya. Lebih mirip orang yang lagi kasmaran."​Verlyn spontan menutup mulut dengan sebelah tangan, lalu tawa renyah pecah dari bibirnya saat kesadaran itu mengha

  • Taruhan Dengan Ceo Muda   Bab 7 Season 1

    "A–apa, maksudmu?!" ujar Verlyn sambil sedikit menjauh dari Kayn. Kedua pipi Verlyn langsung memerah seketika setelah Kayn berbisik di dekat telinganya. Kayn melipat kedua tangannya dan menatap Verlyn dengan dingin, menunggu penjelasan dari gadis yang kini tampak gugup di hadapannya. "Mengaku saja

  • Taruhan Dengan Ceo Muda   Bab 6 Season 1

    Kayn mengernyitkan dahi saat melihat Verlyn duduk di sebelah Villian sambil tersenyum polos, seolah tidak ada masalah di antara mereka. “Kita bertemu lagi! Dunia ini memang sempit, ya, Tuan Kayn!” seru Verlyn senang. Ia berdiri dan memeluk lengan Kayn. “Atur ekspresimu, Tuan. Ini demi dirimu juga,

  • Taruhan Dengan Ceo Muda   Bab 5 Season 1

    Kayn langsung bangkit dan sedikit menjauh dari Verlyn setelah mendengar perkataannya. Entah apa yang ada di benaknya hingga berani mengatakan hal seperti itu. “Cukup mengejutkan kau wanita seperti ini, Nona Verlyn,” ujar Kayn datar namun penuh makna. Verlyn menggeleng pelan. “Kau benar. Aku mema

  • Taruhan Dengan Ceo Muda   Bab 4 Season 1

    Verlyn terkejut mendengar ucapan Kayn barusan. Ia hampir tersedak saat menyesap teh yang kini ia pegang. "Saya tidak salah dengar, kan?" tanyanya memastikan. Kayn menggeleng pelan. "Tidak, Anda mendengarnya dengan baik. Anda bisa melihat dokumen di atas meja. Itu berisi perjanjian yang saya tawar

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status