共有

Bab 104 Kau Salah

作者: Tusya Ryma
last update 公開日: 2026-01-26 21:11:12
Namun, Danendra tidak bisa melihatnya karena tulisan di ponsel itu tidak terlihat.

"Apa itu? Aku tidak bisa melihatnya!" Danendra berniat mengambil ponsel itu. Tapi Marissa malah memukul dadanya dengan keras.

Buk!

"Brengsek! Kau benar-benar iblis yang memberi buah khuldi pada Adam dan Hawa! Kau pria menyebabkan yang pernah aku temui! Kau pria brengsek yang sangat pandai berakting! Berpura-pura menyukaiku, padahal kau hanya memanfaatkan aku saja!" teriaknya dengan sangat keras. Air mata Mari
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター

最新チャプター

  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 361 Marissa Mau Kabur

    Pagi-pagi sekali, langit masih gelap, Marissa sudah mandi dan mengganti pakaian dengan pakaian baru yang dibawa oleh Zain tadi malam. Tanpa bersuara, Marissa melangkah keluar dari kamar, lalu turun ke bawah dan keluar dari vila mewah tersebut melalui pintu belakang yang biasa digunakan oleh pelayan. Sebelumnya Marissa tidak pernah melakukan percobaan untuk kabur. Dengan pasrahnya ia diam di dalam vila sambil menunggu Zain membawanya pulang ke Kota A. Mendengar suara pintu belakang dibuka, pelayan yang baru bangun pun segera melihat. Ia keluar dari kamarnya, lalu bergegas pergi ke dapur. "Siapa itu? Nona? Apa itu Anda?" teriak pelayan dengan sengaja. Ia ingin membuat seseorang yang membuka pintu itu takut. Di vila itu hanya ada mereka bertiga, pelayan, Zain, dan Marissa. Tidak mungkin majikannya keluar melalui pintu belakang. Dari luar, Marissa berjongkok, berjalan pelan-pelan menuju tanaman bunga yang ada di samping rumah. Dari dapur, pelayan membuka pintu. Pintu itu ben

  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 360 Akan Segera Menikah

    Di ruang keluarga, Danendra dan Josep duduk berdua. Mereka saling berhadapan dengan suasana yang sedikit canggung. "Begini Danen! Karena mungkin ini pernikahanmu yang kedua setelah berpisah dengan Lisa, aku ingin memberikan sesuatu yang paling berharga dan tidak akan kalian lupakan," ucap Josep dengan serius, juga sedikit lemah. Ada sesuatu di dalam tubuhnya yang membuat kesehatannya sedikit terganggu. "Enh ... apa itu?" tanya Danendra dengan kening yang mengkerut. Ia melipat kakinya dengan tangan yang berpegang ke lutut. Danendra tidak sabar ingin segera mendengar "Sesuatu yang berharga" itu dari mulut ayahnya. "Masalah pesta pernikahan, aku sudah menyiapkan semuanya. Dari mulai gedung, catering, kartu undangan, semuanya sudah aku siapkan. Sekarang tinggal pakaian untuk pengantin, terutama untuk Marissa. Kalau ada waktu, hari minggu besok ajak wanita itu ke butik langganan mamamu. Kita harus segera membuat gaun pengantin untuknya, karena waktunya tidak banyak lagi! Jangan sam

  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 359 Masih Belum Ditemukan

    Di gedung Ini House Residen, Danendra berdiri di depan pintu apartemen Zain sambil menekan bel. Ia terus menekan bel walau tidak ada yang membuka pintu. Dari belakangnya, Luna melihat sambil berdiri di pintu miliknya. "Danen! Aku bilang juga apa, tetanggaku tidak ada! Marissa juga tidak ada! Sepertinya mereka tidak ada di sini!" ucap Luna dari belakang. Saat ini, Luna tidak tahu apa yang sedang dilakukan oleh Danendra. Pria itu hanya meminta Luna untuk mengawasi pintu di depannya. Kalau ada Marissa, Luna harus segera menghubungi Danendra. "Aishhh! Sial!" Danendra memaki. Ia menggigit jarinya untuk menahan kekesalan. Entah mengapa, semakin lama dia semakin mencemaskan Marissa. Wanita itu pergi dari semalam, sampai sekarang belum kembali. Ditelepon pun masih tidak aktif. 'Apa aku harus melihat rekaman CCTV di gedung?' Tadi Danendra sudah mencari Marissa lewat rekaman CCTV yang ada di gedung apartemennya. Dan sekarang, mungkin dirinya harus melihat rekaman CCTV di gedung

  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 358 Marissa Menghilang

    Hari ini terasa sangat cepat, jam pulang kerja akan segera tiba. Di ruang kerja presdir, Danendra duduk sambil menunduk, membaca banyak dokumen yang harus ditandatangani. Di tangan kanannya ada pena untuknya menulis. Dari depannya, tiba-tiba seseorang datang lalu mengetuk pintu ruangan itu. Tanpa menunggu sang pemilik ruangan mengizinkannya masuk, Asisten Anas sudah membuka pintu dan masuk ke dalam. Ia berdiri di depan Danendra sambil mengatakan sesuatu. "Tuan! Kata petugas di biro catatan sipil, untuk pendaftaran pernikahan Anda dan Nona Marissa, itu sudah tidak perlu lagi! Anda dan Nona tidak punya surat resmi perceraian dari pengadilan. Itu artinya, secara hukum kalian belum resmi bercerai," jelas Asisten Anas sesuai dengan informasi yang dia dapatkan dari biro catatan sipil. Asisten Anas segera mengembalikan berkas untuk pendaftaran pernikahan. "Lalu, surat cerai yang sudah dibuat oleh pengacara Mama, apa dulu tidak didaftarkan ke pengadilan?" tanya Danendra dengan heran

  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 357 Ketahuan

    Tiba di gedung Ini House Residen, Marissa segera masuk ke dalam. Ia pun naik ke lantai atas dan langsung ke tempat Zain. Di depan pintu, Marissa terdiam dengan ragu. Tangannya terasa kaku untuk menyentuh angka-angka yang biasanya ia tekan. Kali ini, Marissa menekan bel, lalu menunggu seseorang membuka pintu dari dalam. TIT! Tiba-tiba pintu itu terbuka. Marissa melihat pria itu ada di depannya, lalu menyuruhnya untuk masuk. Dengan ragu, Marissa masuk ke dalam. Di ruangan yang nampak terang karena semua lampu dinyalakan, Marissa mengikuti Zain ke ruang keluarga. Mereka duduk sambil menonton acara di TV. "Zain!" panggil Marissa dengan pelan. Ia pun bertanya dengan sedikit basa-basi. "Ba-bagaimana dengan kakimu sekarang? Apa sudah lebih baikan?" Marissa bingung harus membahas apa dengan Zain. Mau membahas masalah tadi malam pun, Marissa tidak berani kalau bukan Zain yang membahasnya lebih dulu. "Baik! Kakiku sudah jauh lebih baik! Apalagi setelah diterapi, rasanya sangat enteng

  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 356 Penyakit Apa?

    "Danen! Apa kau yakin ingin menikah dengan wanita itu lagi?" tanya Josep yang sekarang sudah lebih tua dari sebelumnya. "Iya, Ayah, aku yakin! Selain karena Marissa adalah wanita yang aku cintai, juga karena dia adalah ibu dari kedua anakku! Kami ingin kembali bersama sebagai sepasang suami istri, dan sebagai orang tua bagi Izela dan Michael!" jawab Danendra dengan serius. Di depannya, awalnya Ambar ingin menentang hubungan mereka. Tapi setelah dipikir-pikir lagi, ia sudah berjanji pada Danendra akan menerima Marissa setelah dilakukannya tes DNA. "Lakukan saja kalau itu yang kau inginkan! Tapi, jangan menyesal kalau nanti penyakit wanita itu kambuh lagi!" "Penyakit apa?" tanya Danendra sambil mengerutkan kening. Ia tidak mengerti dengan apa yang ibunya katakan. "Apalagi kalau bukan penyakitnya yang suka berselingkuh dengan pria lain!" jelas Ambar dengan sinis. "Tidak, Ma! Marissa tidak punya penyakit aneh seperti itu! Waktu itu, Mama hanya salah paham saja! Ke depannya, ke

  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 90 Mau Pergi ke Mana?

    Danendra mendekat, sorot matanya begitu tajam menatap wanita gugup di depannya.Ia berbisik tepat di telinga Sely, "Bukankah ini yang kau inginkan? Tidur di kamarku!""Ti-tidak! Si-siapa yang ingin tidur di kamarmu?" Sely semakin gugup. Ia memejamkan kedua matanya dengan erat karena Danendra semaki

    last update最終更新日 : 2026-03-26
  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 95 Bajingan

    Dari seberang telepon, terdengar Asisten Anas berkata, "Tuan! Di akun media sosial Nona Marissa ada unggahan foto beberapa menit yang lalu! Sepertinya Nona Marissa sedang berada di tempat hiburan!"Asisten Anas hanya mengatakan hal itu saja. Ia tidak menjelaskan Marissa bersama dengan siapa di foto

    last update最終更新日 : 2026-03-26
  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 92 Kelemahan Marissa

    Pukul enak sore, langit di luar sudah mulai gelap. Marissa yang sedang duduk di dalam taksi, segera meminta sang sopir untuk menghentikan taksinya. Ia sudah sampai di kawasan sederhana—rumah sewaan Fanny yang baru.Sahabatnya itu baru pindah ke rumah susun di lantai tiga dengan dua kamar tidur. Di

    last update最終更新日 : 2026-03-26
  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 97 Lebih Hangat dari Sebelumnya

    Semenjak kejadian malam itu, Fanny tidak pernah lagi menghubungi Marissa, tidak juga mengangkat teleponnya, bahkan tidak mau bertemu dengan Marissa lagi walau teman baiknya itu sudah datang ke rumah atau bahkan menjemputnya di kantor. Fanny benar-benar menghindar.Sekarang, terasa ada jarak di anta

    last update最終更新日 : 2026-03-26
続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status