Inicio / Romansa / Terjerat Hasrat Bos Baru / Bab 131 Pindah ke Luar Negeri

Compartir

Bab 131 Pindah ke Luar Negeri

Autor: Tusya Ryma
last update Fecha de publicación: 2026-02-04 16:59:25

Sudah lebih dari satu jam Marissa berada di ruang perawatan Mario. Ia pun berbicara banyak hal pada anak itu. Namun, Mario tetap tidak merespon. Anak itu menutup rapat matanya tanpa ada tanda-tanda untuk bangun.

Beberapa saat kemudian, Danendra kembali masuk ke dalam ruang, lalu berjalan menghampiri Marissa. Ia mengelus kedua bahu wanita di depannya sambil berbicara.

"Bagaimana? Apa ada respon dari Diego?"

Danendra sering melihat adegan seperti itu di TV. Di mana pasien yang tidak sadarka
Continúa leyendo este libro gratis
Escanea el código para descargar la App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 361 Marissa Mau Kabur

    Pagi-pagi sekali, langit masih gelap, Marissa sudah mandi dan mengganti pakaian dengan pakaian baru yang dibawa oleh Zain tadi malam. Tanpa bersuara, Marissa melangkah keluar dari kamar, lalu turun ke bawah dan keluar dari vila mewah tersebut melalui pintu belakang yang biasa digunakan oleh pelayan. Sebelumnya Marissa tidak pernah melakukan percobaan untuk kabur. Dengan pasrahnya ia diam di dalam vila sambil menunggu Zain membawanya pulang ke Kota A. Mendengar suara pintu belakang dibuka, pelayan yang baru bangun pun segera melihat. Ia keluar dari kamarnya, lalu bergegas pergi ke dapur. "Siapa itu? Nona? Apa itu Anda?" teriak pelayan dengan sengaja. Ia ingin membuat seseorang yang membuka pintu itu takut. Di vila itu hanya ada mereka bertiga, pelayan, Zain, dan Marissa. Tidak mungkin majikannya keluar melalui pintu belakang. Dari luar, Marissa berjongkok, berjalan pelan-pelan menuju tanaman bunga yang ada di samping rumah. Dari dapur, pelayan membuka pintu. Pintu itu ben

  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 360 Akan Segera Menikah

    Di ruang keluarga, Danendra dan Josep duduk berdua. Mereka saling berhadapan dengan suasana yang sedikit canggung. "Begini Danen! Karena mungkin ini pernikahanmu yang kedua setelah berpisah dengan Lisa, aku ingin memberikan sesuatu yang paling berharga dan tidak akan kalian lupakan," ucap Josep dengan serius, juga sedikit lemah. Ada sesuatu di dalam tubuhnya yang membuat kesehatannya sedikit terganggu. "Enh ... apa itu?" tanya Danendra dengan kening yang mengkerut. Ia melipat kakinya dengan tangan yang berpegang ke lutut. Danendra tidak sabar ingin segera mendengar "Sesuatu yang berharga" itu dari mulut ayahnya. "Masalah pesta pernikahan, aku sudah menyiapkan semuanya. Dari mulai gedung, catering, kartu undangan, semuanya sudah aku siapkan. Sekarang tinggal pakaian untuk pengantin, terutama untuk Marissa. Kalau ada waktu, hari minggu besok ajak wanita itu ke butik langganan mamamu. Kita harus segera membuat gaun pengantin untuknya, karena waktunya tidak banyak lagi! Jangan sam

  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 359 Masih Belum Ditemukan

    Di gedung Ini House Residen, Danendra berdiri di depan pintu apartemen Zain sambil menekan bel. Ia terus menekan bel walau tidak ada yang membuka pintu. Dari belakangnya, Luna melihat sambil berdiri di pintu miliknya. "Danen! Aku bilang juga apa, tetanggaku tidak ada! Marissa juga tidak ada! Sepertinya mereka tidak ada di sini!" ucap Luna dari belakang. Saat ini, Luna tidak tahu apa yang sedang dilakukan oleh Danendra. Pria itu hanya meminta Luna untuk mengawasi pintu di depannya. Kalau ada Marissa, Luna harus segera menghubungi Danendra. "Aishhh! Sial!" Danendra memaki. Ia menggigit jarinya untuk menahan kekesalan. Entah mengapa, semakin lama dia semakin mencemaskan Marissa. Wanita itu pergi dari semalam, sampai sekarang belum kembali. Ditelepon pun masih tidak aktif. 'Apa aku harus melihat rekaman CCTV di gedung?' Tadi Danendra sudah mencari Marissa lewat rekaman CCTV yang ada di gedung apartemennya. Dan sekarang, mungkin dirinya harus melihat rekaman CCTV di gedung

  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 358 Marissa Menghilang

    Hari ini terasa sangat cepat, jam pulang kerja akan segera tiba. Di ruang kerja presdir, Danendra duduk sambil menunduk, membaca banyak dokumen yang harus ditandatangani. Di tangan kanannya ada pena untuknya menulis. Dari depannya, tiba-tiba seseorang datang lalu mengetuk pintu ruangan itu. Tanpa menunggu sang pemilik ruangan mengizinkannya masuk, Asisten Anas sudah membuka pintu dan masuk ke dalam. Ia berdiri di depan Danendra sambil mengatakan sesuatu. "Tuan! Kata petugas di biro catatan sipil, untuk pendaftaran pernikahan Anda dan Nona Marissa, itu sudah tidak perlu lagi! Anda dan Nona tidak punya surat resmi perceraian dari pengadilan. Itu artinya, secara hukum kalian belum resmi bercerai," jelas Asisten Anas sesuai dengan informasi yang dia dapatkan dari biro catatan sipil. Asisten Anas segera mengembalikan berkas untuk pendaftaran pernikahan. "Lalu, surat cerai yang sudah dibuat oleh pengacara Mama, apa dulu tidak didaftarkan ke pengadilan?" tanya Danendra dengan heran

  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 357 Ketahuan

    Tiba di gedung Ini House Residen, Marissa segera masuk ke dalam. Ia pun naik ke lantai atas dan langsung ke tempat Zain. Di depan pintu, Marissa terdiam dengan ragu. Tangannya terasa kaku untuk menyentuh angka-angka yang biasanya ia tekan. Kali ini, Marissa menekan bel, lalu menunggu seseorang membuka pintu dari dalam. TIT! Tiba-tiba pintu itu terbuka. Marissa melihat pria itu ada di depannya, lalu menyuruhnya untuk masuk. Dengan ragu, Marissa masuk ke dalam. Di ruangan yang nampak terang karena semua lampu dinyalakan, Marissa mengikuti Zain ke ruang keluarga. Mereka duduk sambil menonton acara di TV. "Zain!" panggil Marissa dengan pelan. Ia pun bertanya dengan sedikit basa-basi. "Ba-bagaimana dengan kakimu sekarang? Apa sudah lebih baikan?" Marissa bingung harus membahas apa dengan Zain. Mau membahas masalah tadi malam pun, Marissa tidak berani kalau bukan Zain yang membahasnya lebih dulu. "Baik! Kakiku sudah jauh lebih baik! Apalagi setelah diterapi, rasanya sangat enteng

  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 356 Penyakit Apa?

    "Danen! Apa kau yakin ingin menikah dengan wanita itu lagi?" tanya Josep yang sekarang sudah lebih tua dari sebelumnya. "Iya, Ayah, aku yakin! Selain karena Marissa adalah wanita yang aku cintai, juga karena dia adalah ibu dari kedua anakku! Kami ingin kembali bersama sebagai sepasang suami istri, dan sebagai orang tua bagi Izela dan Michael!" jawab Danendra dengan serius. Di depannya, awalnya Ambar ingin menentang hubungan mereka. Tapi setelah dipikir-pikir lagi, ia sudah berjanji pada Danendra akan menerima Marissa setelah dilakukannya tes DNA. "Lakukan saja kalau itu yang kau inginkan! Tapi, jangan menyesal kalau nanti penyakit wanita itu kambuh lagi!" "Penyakit apa?" tanya Danendra sambil mengerutkan kening. Ia tidak mengerti dengan apa yang ibunya katakan. "Apalagi kalau bukan penyakitnya yang suka berselingkuh dengan pria lain!" jelas Ambar dengan sinis. "Tidak, Ma! Marissa tidak punya penyakit aneh seperti itu! Waktu itu, Mama hanya salah paham saja! Ke depannya, ke

  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 170 Sely Pembunuh

    Mendengar ejekan dari adiknya, Danendra pun segera merespon. Ia menegakan punggungnya dan menatap Wilyam dengan tajam. "Siapa yang tersesat? Kemarin itu aku kehilangan koper dan pasporku! Jadi tidak bisa pulang!" jelas Danendra dengan tegas. Ia tidak terima diejek seperti itu oleh Wilyam di dep

    last updateÚltima actualización : 2026-04-04
  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 173 Paman Diego

    Di ruang perawatan yang sangat luas dan nyaman dengan pasilitas yang lengkap, Zain membawa Mario masuk ke dalam. Ia menuntun tangan anak itu menuju tempat tidur pasien. "Diego! Ayahmu ingin bertemu," ucap Zain dengan pelan saat mereka sudah berdiri di samping Darius. Pria lemah itu masih berbari

    last updateÚltima actualización : 2026-04-04
  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 167 Tidak Merasa Bersalah

    Suasana di ruang IGD rumah sakit itu seketika menjadi ribut dan ramai. Semua orang melihat perkelahian antara Danendra dengan Ethan yang sama-sama saling serang. Tidak ada dari keduanya yang mau mengalah. Hingga para petugas keamanan datang dan memisahkan mereka. "Dasar brengsek! Kau Berani mengh

    last updateÚltima actualización : 2026-04-03
  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 161 Luka Tusuk

    Di jalan yang cukup ramai, Danendra mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi. Ia terus memikirkan ucapan Zain tadi tentang Marissa dan Mario yang dibawa pergi oleh orang-orang asing. Saat Danendra menghubungi ponsel Marissa, awalnya terhubung, tapi, beberapa detik kemudian panggilannya ditut

    last updateÚltima actualización : 2026-04-03
Más capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status