Sebulan kemudian... Nadin sudah melupakan kejadian di rumah sakit, tapi seseorang membuatnya mengingat kejadian itu kembali. Bukan tentang kematian kakaknya Tari, ia justru mengingat keterpesonaannya pada seseorang. Hari ini Nadin melihat laki-laki itu di kantor tempatnya bekerja. "Apa yang membawanya ke sini?" Pikirnya, kantor Nadin hanya sebuah perusahaan kecil, itu pun jauh dari ibu kota, ia tau laki-laki itu pasti dari ibu kota. "Kamu mengenal Pak Ronald?" Tanya rekan kerja Nadin, ia bernama Ferdi. Ferdi tampak tidak tertarik, bukan hanya itu ia, ia juga terkesan tidak ingin terlihat, tapi Nadin terlihat sangat terpana dengan kehadiran laki-laki itu, ia pun bertanya. Nadin akhirnya tahu nama laki-laki itu berkat Ferdi. "Gak Fer, cuma pernah lihat," jawab Nadin masih mengamati laki-laki itu. "Apakah dia begitu sempurna sampai kamu tidak bisa berhenti melihatnya?" kata Ferdi, membuat Nadin beralih ke arahnya. "Lalu bagaimana dengan mereka, Fer?" tanya Nadin, Ferdi mengikuti p
Read more