Suara derit gerbang besi kediaman Mordie menyambut kedatangan Evora malam itu. Suasana rumah terasa sangat sunyi, namun ada ketegangan yang pekat dan menyesakkan, seolah-olah seluruh penjuru rumah sedang menahan napas. Evora melangkah melewati pintu utama dengan tas kerja yang masih menggantung di pundaknya. Langkah kakinya terdengar konstan, tidak terburu-buru, namun sarat akan kewaspadaan.Begitu ia menapakkan kaki di ruang tamu, pemandangan di hadapannya langsung membuat Evora paham mengapa ibunya mengirimkan pesan mendesak. Seluruh anggota inti keluarga Mordie telah berkumpul, duduk melingkar seolah sedang menggelar sidang pengadilan untuk mengadili seorang kriminal.Meyla, yang beberapa hari lalu terbaring lemah di rumah sakit, kini sudah duduk tegak di samping Roldie. Wajahnya masih menyisakan pucat pasca-gegar otak ringan, namun sorot matanya yang tajam dan penuh amarah langsung tertuju pada Evora. Roldie duduk dengan rahang mengeras, sementara Lizi berdiri agak menyamping deng
اقرأ المزيد