"Aku tahu, aku tahu. Aku hampir kehilangan nyawa, tapi aku berhasil mengambilnya kembali. Selain itu, nyawaku diselamatkan oleh istriku sendiri." Ardi masih tersenyum.Dia menangkup wajahku, menciumku sekali, lalu menarikku ke dalam pelukannya. Bibirnya tepat berada di telingaku ketika dia berbisik dengan suara rendah, "Raisa, jangan marah karena hal ini lagi. Aku tahu kamu mengkhawatirkanku, tapi ini adalah sesuatu yang harus dilakukan.""Dari awal aku sudah menduga kalau tikus yang ditinggalkan Tommy bukan hanya satu. Mereka bersembunyi di tempat gelap dan terus memantau kita. Tapi daya tarik Gordon sebagai umpan masih tidak cukup untuk membuat mereka semua keluar bersamaan.""Alasan Tommy menargetkan kita bukan hanya karena kamu membuka kasus lama itu lagi, tapi juga karena aku. Dalam kehancuran Keluarga Tanadi, Keluarga Wijaya memainkan peran yang sangat penting. Jadi, dia bukan hanya membencimu, tapi juga membenciku.""Jadi, menurutku menjadikan diriku sendiri sebagai umpan adalah
อ่านเพิ่มเติม