Setibanya di unit apartemen, suasana hangat langsung menyambut Moza.Ia melihat Abigail dan Kayden duduk di meja makan, asyik menikmati potongan kue cokelat dengan bibir belepotan. Keceriaan mereka mampu mengalihkan rasa lelah yang mendera Moza selepas acara seminar."Mama sudah pulang!" seru Kayden riang.Moza mendekat dan mengecup kening kedua anaknya bergantian. "Apa kalian sudah makan siang?""Sudah, Ma. Tadi Bi Isna masak ayam katsu dan brokoli," jawab Abigail sambil tersenyum manis."Bagus kalau begitu," ujar Moza.Usai berganti pakaian, Moza bergabung lagi dengan anak-anaknya di ruang makan. Sambil menyuap makan siangnya yang terlambat, ia menatap Kayden dengan lembut. "Sayang, nanti jam enam sore, apa kamu mau ikut Mama ke suatu tempat?"Kayden menghentikan kunyahannya, lalu menggaruk kepalanya yang tidak gatal. "Ke mana, Ma?""Ke rumah Opa.""Ketemu Opa Markus?" timpal Abigail dengan mata berbinar, mengira mereka akan berkunjung ke mansion.Moza meletakkan sendoknya, lalu me
Last Updated : 2026-01-06 Read more