Udara pagi di kawasan perumahan Elite Asri di Kota A terasa segar dengan semilir angin yang membawa aroma bunga melati dari taman depan rumah - rumah bergaya minimalis. Alya berdiri di atas teras rumahnya yang luas, kedua tangan menggendong mangkuk teh hangat sambil menatap ke arah jalan raya yang mulai ramai dengan aktivitas warga. Rambut hitamnya yang panjang di kuncir rapi di belakang kepala, dan wajahnya yang masih muda, baru tiga tahun menikah dengan Raka, memancarkan keceriaan yang tampak alami.“Sudah bangun, sayang?” Suara hangat Raka terdengar dari belakangnya, diikuti dengan sentuhan lembut di pundaknya. Alya menoleh, senyumnya melipatgandakan kecantikan wajahnya yang tidak perlu banyak riasan. Raka berdiri di sana dengan baju olahraga biru muda, keringat sedikit mengkilap di dahinya setelah bersepeda keliling kompleks seperti biasa setiap pagi.“Baru saja siap, Mas,” jawab Alya sambil memberikan ciuman lembut di bibir suaminya. “Teh jahe hangat untukmu juga ada di meja.”Ra
Last Updated : 2026-01-20 Read more