"Dok, saya boleh lihat Vivian sekarang?" tanya Juno dengan nada mendesak, matanya masih memerah namun memancarkan harapan yang begitu besar.Dokter Handoko tersenyum maklum, ia sudah sangat terbiasa melihat ekspresi seorang suami yang sedang dilanda euforia sekaligus kecemasan pascaoperasi. "Sabar, Juno. Vivian sedang dipindahkan dari ruang pemulihan ke ruang perawatan VVIP. Obat biusnya belum hilang sepenuhnya, jadi dia mungkin belum sadar total. Tapi silakan, kamu bisa menemaninya di sana."Mendengar izin itu, Juno tidak menunggu dua kali. Ia bergegas mengikuti arahan perawat, mengabaikan rasa pegal di kakinya setelah berjam-jam duduk di kursi keras koridor. Bayu, yang masih setia mengikuti, hanya bisa geleng-geleng kepala melihat bosnya yang biasanya berjalan dengan langkah penuh wibawa, kini hampir berlari kecil seperti remaja yang sedang jatuh cinta."Pak, pelan-pelan! Istri Bapak tidak akan lari ke mana-mana," goda Bayu pelan, mencoba mencairkan suasana.Juno hanya menoleh s
Huling Na-update : 2026-02-02 Magbasa pa