Sejak fajar, Balai Pengobatan Bulan Patah sudah dipenuhi tekanan yang tidak bersuara.Tungku kecil di ruang depan menyala dengan api tenang, asap herbal naik tipis ke langit-langit yang kusam, dan di luar pintu orang-orang Pasar Hantu Shiqiao berdiri lebih rapi daripada biasanya, seolah lorong blok utara itu berubah menjadi ruang sidang Jianghu tempat nasib seseorang akan diputuskan tanpa palu hakim.Imam Taois Qingfeng duduk di belakang meja periksa dengan wajah tua yang tetap datar, namun tangannya tidak pernah berhenti bergerak. Ia memilah jarum, menyusun kain bersih, dan memeriksa ramuan satu per satu dengan ketelitian tabib yang sudah terbiasa menentukan hidup mati orang lain dari selisih setengah batang dupa.Wang Fu berdiri di ambang pintu seperti palang besi yang ditanam ke batu lorong. Ia tidak banyak bergerak, hanya sesekali menggeser pandangan dari kerumunan ke atap lapak seberang, lalu ke sudut-sudut gang yang mulai ramai oleh pengintai kecil, para penadah kabar, dan pedag
Read more