Sementara itu, di sudut lain, Alya dan Rama masih tertahan menunggu perbaikan ponsel. Ternyata, ucapan pemilik toko yang mengatakan perbaikan sudah selesai hanyalah akal-akalan belaka. Pria itu sengaja mengulur waktu hanya untuk mencuri pandang dan mengobrol lebih lama dengan Alya. Namun, siapa sangka Alya datang bersama Rama yang tampak begitu protektif, membuat pria itu tak berani bertindak lebih jauh. Tatapan Rama menusuk siapa saja yang berani melirik mertua kesayangannya itu dengan cara yang tidak sopan. Sebuah perlindungan posesif yang bahkan tak pernah Rama berikan pada Nadia, istrinya sendiri. "Katanya sudah beres, tapi mana? Ini belum selesai, kan?" sindir Rama kesal, suaranya terdengar tidak sabar. "Sst... diam, Ram," bisik Alya pelan, merasa tidak enak hati pada pemilik toko. "Itu suaminya, Miss?" tanya pemilik toko mencoba berbasa-basi. Baru saja Alya membuka mulut untuk menjelaskan, Rama langsung menyambar dengan nada rendah yang tegas. "Iya!" Pemilik t
続きを読む