Satu tahun.Waktu berlalu seperti kedipan mata, namun rasanya aku telah hidup dalam seribu kehidupan yang berbeda.Sore ini, taman belakang ballroom Hotel Dharmawangsa disulap menjadi Wonderland.Ribuan balon berwarna biru pastel dan emas melayang di udara, diikat pada kursi-kursi chiavari putih yang tertata rapi di atas rumput hijau yang dipotong sempurna.Stan-stan makanan gourmet berjejer, menyajikan caviar, truffle, dan wagyu sepuasnya.Ini bukan pesta pernikahan. Ini adalah pesta ulang tahun ke-1 Altair Diwangsa.Aku berdiri di tengah kerumunan, mengenakan midi dress sutra bermotif bunga peony rancangan desainer Italia, senada dengan tema pesta "Royal Garden". Rambut pendekku kini sudah tumbuh sebahu, ditata gelombang halus yang membingkai wajahku yang—kata orang—semakin bersinar.Di gendonganku, duduk sang bintang utama.Altair.Putraku yang dulu lahir merah dan sekarat, kini telah tumbuh menjadi balita yang sehat, gembira, dan tampan luar biasa.Dia mengenakan setelan jas linen
Read more