Di dalam van hitam yang merayap pelan menembus kerumunan, Lucia duduk dengan jemari yang saling bertaut erat. Sesekali ia membuang napas panjang, mencoba menenangkan debaran jantungnya yang sejak semalam tidak bisa diajak kompromi. "Jujur saja, Hana... semalaman aku sulit sekali tidur karena memikirkan ini," gumam Lucia pelan. Matanya menatap setelan blazer sutra gading yang dikenakannya. "Ini pertama kalinya aku menjadi model MV. Aku merasa sangat gugup, tapi di sisi lain, aku begitu menantikannya." Hana langsung menoleh dengan mata berbinar. "Itu wajar, Kak! Ini proyek comeback Cedric Vane! Kakak harus percaya diri, karena Kakak punya kualitas yang lebih dari cukup." Saat mobil mulai mendekati gerbang gedung tua bergaya klasik itu. Lucia tertegun melihat sekumpulan besar jurnalis, wartawan, dan reporter yang sudah memenuhi area depan gedung. "Mereka... ada di sini karena aku?" tanya Lucia seolah tak percaya. "Sepertinya berita
Baca selengkapnya