Perasaan Aurora sama sekali tidak enak, ia sangat gelisah, tetapi dirinya sendiri tidak tahu apa penyebabnya.Ia hampir saja tersandung dengan kakinya sendiri, untung saja ada Leo di sampingnya.“Sayang, hati-hati,” ucap Leo dengan khawatir.Jika Leo tak sigap memegang tubuh sang istri, mungkin Aurora sudah terjatuh di lantai, dan pastinya berakibat fatal untuk kandungannya.Wanita hamil itu meringis, ia merasa sangat teledor akhir-akhir ini. Banyak yang ia pikirkan, dan itu sangat membebani hatinya.“Maaf, Mas. Aku kurang hati-hati,” sahutnya dengan lirih.Tak mau terjadi sesuatu dengan sang istri, Leo segera menggendong Aurora dan mendudukkannya di kursi.“Apa yang kamu pikirkan, Sayang? Coba cerita sama Mas?! Jangan kamu pendam sendiri, itu tidak baik untuk kamu dan calon anak kita,” bujuk Leo dengan lembut, menatap mata Aurora dengan dalam.Aurora juga menatap mata Leo. Wanita hamil itu tersenyum tipis karena dirinya sadar pasti Leo merasakan apa yang ia rasakan, mungkin semuanya
Read more