Bab 8: Pengusiran dari SurgaUdara di luar gedung pengadilan terasa mencekik, lebih dingin dari hati Alessia yang kini hancur berkeping-keping. Setiap langkahnya di trotoar yang basah oleh sisa hujan pagi terasa berat, seolah ia membawa beban ribuan kilogram di pundaknya. Kata-kata Hakim yang menghantamnya seperti palu godam masih terngiang: "Tidak berhak atas harta gono-gini... terbukti berselingkuh... indikasi penggelapan dana..." Reputasinya, martabatnya, masa depannya—semuanya telah direnggut dalam satu keputusan yang tidak adil.Ia berjalan tanpa arah, tanpa tujuan. Pakaian yang ia kenakan terasa asing, seolah bukan miliknya. Wajahnya yang dulu cerah, kini hanya menyisakan guratan kepedihan dan mata yang sembap. Di sekelilingnya, orang-orang berbisik, menunjuk, dan menatapnya dengan pandangan menghakimi. Skandal itu, yang direkayasa oleh Adrian dan Dania, telah menyebar seperti api. Alessia, sang sosialita sempurna, kini adalah wanita buangan.Namun, di tengah kehancuran itu, ada
Read more