Talang Mayan akhirnya tiba di wilayah kecil jauh dari pusat Sekte Empu daripada para tetua yang lain. Tempat ini dipenuhi oleh pohon berdaun kecil lancip, semak belukar, dan batuan terjal. Tidak seperti yang didugaan Talang Mayan. Jika semua Tetua tinggal di atas bukit tinggi, Tetua Nyi Loro Ati malah tinggal di dataran rendah yang gersang.“Guru sudah pulang!” terdengar para brandalan yang memanggil Nyi Loro Ati berulang kali, “Guru, Guru .., apa mereka tidak memberimu satupun murid lagi, hahaha?”“Hahaha, aku mebawa satu bocah,” jawab Nyi Loro Ati.“Heh ..,” satu senior langsung menatap Talang Mayan yang berjalan di belakang Nyi Loro Ati. “Bocah, sepertinya kau kurang beruntung ya? Apa yang membawamu ke sini. Biar aku tebak, kau pasti pecundang, hahaha. Jangan berkecil hati, karena bukan hanya dirimu saja, lihat semuanya! Mereka juga pecundang.”Talang Mayan hanya bisa tersenyum dalam diam. Namun dia tidak menyesal, tidak pula berkecil hati. Dulu dia pernah menjadi murid terbaik den
Last Updated : 2026-02-21 Read more