Usai 'terbebas' dari Selir Rashi, Dewi Harnum bergegas menuju ke kamar utama Putra Mahkota untuk membujuk sang suami yang tengah merajuk, karena Selir Rashi telah jujur, ia harus terbuka dan segera menjelaskan segalanya pada lelaki tersebut. Mungkin jika beruntung, lelaki itu akan berbaik hati turut serta membantunya. Kini ia melihat suami tercintanya itu tengah duduk di kursi panjang yang empuk sambil membaca sebuah buku kuno tebal. Tatapannya fokus sekali, tetapi sesekali mendengkus kasar. Ia turut duduk di sampingnya, namun ia tampak sedih saat lelaki itu bergeser posisi hingga duduk di ujung kursi. "Suamiku ...." Pangeran Leonard bergeming. "Selir Rashi telah memberitahuku ..." Dewi Harnum mengembuskan napas panjang. Tatapannya lurus, menatap suaminya serius. "Ya. Aku dan Pangeran Ageel memang bertemu. Kami membicarakan tentang ...." Lalu mengalirlah cerita dari mulut sang de
Read more