Aula utama Kastel Krossvane mendadak kehilangan atmosfer dinginnya yang maskulin. Di tengah ruangan, berdiri Lady Catherine dengan jubah bulu domba tebal berwarna merah muda menyala, lengkap dengan kacamata pelindung badai salju berbingkai permata. Di belakangnya, belasan pelayan ibu kota tampak kerepotan menggotong puluhan koper besar berlambang hati."Oh, Duchess Ashyel! Kakak Ipar!" Catherine langsung berlari centil dan memeluk lengan Ashyel dengan akrab begitu sang Duchess turun dari tangga bersama Aslan. "Maaf aku datang tanpa mengetuk pintu wilayah! Tapi cintaku pada Arthur sudah tidak bisa ditahan oleh birokrasi kekaisaran!"Aslan berdiri di samping Ashyel dengan wajah sekaku patung es, sementara pancaran auranya membuat para pelayan Catherine gemetar ketakutan. "Lady Catherine, ini wilayah militer Utara, bukan tempat bermain bangsawan ibu kota.""Ah, Duke Krossvane yang agung!" Catherine membungkuk anggun namun sama sekali tidak terlihat takut. "Ayahku, sang Menteri Keuangan,
Last Updated : 2026-06-14 Read more