Sarah baru saja duduk di kursi pengemudi mobil Camry milik Abah Rizal. Di sebelahnya, Tachi sudah duduk manis dengan sabuk pengaman yang telah terpasang rapi. Tiba-tiba, ponsel Sarah bergetar menerima notifikasi pesan dari Azriel yang mengirimkan beberapa foto dan video.[Dia Meli, temannya Pitri, Kak. Sepertinya pingsan entah kurang tau, tapi posisinya seperti itu di lorong dekat gudang. Ada tanah hitam juga hio serta bunga dan air mawar. Tapi pintu depan dalam keadaan tertutup, hanya kipas di bagian tengah ruko menyala semuanya,] jelas Azriel di dalam pesan teksnya.Kening Sarah sedikit bertaut dalam memperhatikan gambar dan video yang mana pakaian Meli hanya tertutup asal, namun pada bagian paha dan betisnya terdapat bercak darah, pun juga ada noda darah di lantai, telah mengering.Kilat kemarahan melintas di mata Sarah, jemarinya mengetik cepat membalas pesan Azriel, "Bangunkan dia dan coba tanya pelan-pelan, apakah dia ingat siapa yang membawanya ke ruko tadi malam.""Mommy, ada a
Baca selengkapnya