Share

14. Mau 21++

Author: Freyaa
last update publish date: 2026-06-18 23:44:26
Sesampainya di rumah, Sarah langsung meminta Tachi agar segera masuk ke dalam kamarnya sendiri. Tak lupa ia mengingatkan anak lelakinya itu untuk membersihkan diri di bilik mandi yang memang terdapat di dalam kamar tersebut.

Begitu melangkah ke area dapur, Sarah melihat Rafli baru saja melepaskan jaketnya, keluar dari kamar utama mereka.

"Kamu dari tempat Kak Desy?" tanya Sarah asal pada Rafli.

Sarah melirik sekilas ke arah suaminya itu, namun tetap melanjutkan pekerjaannya menyimpan pasta dan b
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (9)
goodnovel comment avatar
Shafeeya Humairoh
migaaaja ngga ada ritual itu,kasian sarah
goodnovel comment avatar
Hum Hum
kalau aku udah gak betaj deket" suami modelan begitu lahh, pergi yg jauh lupakan semua
goodnovel comment avatar
tyas🍦🍫
untung Sarah segera sadar karena cuma dimanfaatkan Rafli aja🥸
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    142.

    Pagi baru saja menjelang, ketika semua orang terbangun oleh aroma wangi roti panggang dan selai lembut yang menguar hangat di seluruh kediaman.Di dapur, tangan Sarah tampak berlumuran tepung saat sedang menguleni adonan. Sementara itu, Ethan sibuk membakar roti-roti tradisional khas Rusia di oven, mengangkat Piroshki gurih dan adonan Vatrushka yang mengembang cantik begitu matang berawarna kuning keemasan.Ethan membelah sepotong Piroshki hangat, mengisinya dengan tumisan sayuran yang sudah diberi racikan chili oil,"Cobain racikanku," bisiknya seraya menyuapi Sarah yang langsung membuka mulut dan mengunyahnya pelan."Bagaimana, enak? T

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    141.

    Sarah baru saja keluar dari kamar mandi dan telah berganti pakaian, ketika melihat ponselnya tergeletak di atas meja rias.Bibir Sarah tersenyum tipis. Begitu membuka kunci layar ponsel, terdapat pesan suara dari Tachi yang segera ia putar.[Mommeeee, Tachi izin tidur dengan Nenek ya. Mommy 'kan lelah, Jadi Tachi mau dibacakan buku dongeng sama Nenek. Oyasumi... Mommy cantik Tachi, Zaika kesayangannya Daddy...] ucap Tachi dengan nada sangat manja dan Sarah bisa membayangkan wajah iseng putranya itu ketika mengucapkan kata-katanya.Sarah segera mengirimkan balasan pesan suara ke ponsel Bu Indar, "Ya, Sayang. Tachi cepat tidur, jangan ajak Nenek begadang. Nenek juga lelah, hm?"

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    140. Zaika

    Sejak sore ini salju tidak turun. Cahaya matahari bersinar sangat cerah, bertahan sedikit lebih lama sebelum akhirnya malam pelan-pelan merayap gelap.Aroma rempah nan gurih menguar harum dari area dapur kediaman mendiang ibu Ethan. Pavel dan Oksana berseru takjub begitu mencicipi daging kelinci liar yang sudah disemur kaya bumbu oleh Bu Indar."Miss Novak, ini masakan Indonesia? Enak sekali!" puji Oksana seraya mencicipi kembali daging kelinci yang empuk dan sangat cocok di lidahnya itu."Ternyata bisa seenak ini. Pantas Tuan Muda Ethan sangat menyukai masakan Indonesia," timpal Pavel ikut mengangguk-angguk setuju.Mendengar keributan menyenangkan di dapur, Mister Konstantin melangkah keluar dari kamar diikuti oleh Tachi yang masih memegang buku cerita di tangannya."Masak apa? Kenapa aromanya wangi sekali?" tanya Mister Konstantin antusias.Pavel membantu menjelaskan bahwa Bu Indar baru saja memasak daging kelinci liar yang masuk perangkap di hutan. Nanti daging itu akan dimakan ber

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    139.

    "Mister Konstantin meminta saya agar memberikan ini pada Anda. Tolong dimakan satu kapsul sebelum Anda tidur malam." Sergei memberikan sebuah plastik klip berisi kapsul lunak ke tangan Madam Maria begitu mereka berada di dalam mobil yang mengantarkan wanita bersahaja itu kembali ke mansion mewahnya."Mister Konstantin hanya tidak ingin ada tragedi sebelum atau setelah pernikahan Tuan Muda Ethan dan Lady Sarah," tambah Sergei seraya mulai melajukan mobil yang dikemudikannya sendiri."Itu adalah penangkal racun," lanjut Sergei menjelaskan singkat karena ia melihat dari spion dalam, Madam Maria masih memegang dan menimang kantong plastik klip di tangannya dengan kening berkerut dalam.Madam Maria menarik napas panjang, lalu menyimpan cepat sebungkus kapsul lunak tersebut di bagian paling dalam tasnya."Meskipun ini racun dosis lamb

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    138.

    Ethan terlihat sangat menikmati momen menggoda Sarah, lalu menuntun wanitanya itu berjalan mengitari penjual-penjual lainnya."Nggak ada kecap manis..." keluh Sarah berbisik pelan setelah mengamati beberapa lapak."Nanti aku minta Brian belikan di supermarket Asia di Moskow. Mereka berangkat sore ini ke Yaroslavl. Grandma baru aja menidurkan Tachi di rumah Praded," ucap Ethan setelah mengecek pesan yang masuk dari Brian di ponselnya."Kalau nggak ada ya nggak apa-apa. Ibu mungkin bisa bikin bumbu alternatif dari kecap asin campur gula merah. Tapi, aku mau cabe bubuk atau chili oil. Minta tolong Brian sekalian belikan, bisa?""Apa pun buat kamu pasti bisa, Sayang. Asal kamu nggak minta balikan sama pria bajingan di masa lalumu itu aja," sahut Ethan gemas, menoel pelan

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    137.

    Madam Maria baru saja keluar dari ruang kerja Mister Konstantin. Sementara itu, Brian yang masih fokus mendengarkan rekaman sadapan sambil membantu Tachi membuat menara dari Lego, tiba-tiba merasa telinganya berdengung.[Jika kau menyampaikan pada Ethan atau Sarah hasil percakapanku dengan Maria... maka hari ini akan menjadi hari terakhir kau melihat matahari, Brian!] ucap Mister Konstantin dengan nada tenang tepat di depan mikrofon alat perekam yang ditempelkan Brian di bagian bawah mejanya.Bibir Brian bergetar kaku. Ia hanya bisa mendengarkan ancaman maut itu tanpa sanggup memberikan balasan apa pun.[Siapkan helikopter, kita akan kembali ke Yaroslavl sebelum sore,] titah Mister Konstantin dingin pada Brian melalui earpiece alat komunikasi, sebelum pria tua itu mematikan dan menyimpan salurannya.Madam Maria yang sudah kembali ke ruang tengah tersenyum antusias melihat menara yang masih dirapikan oleh Tachi. Sementara Brian segera pamit undur diri untuk menyampaikan perintah Mister

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    7.

    Karena pemeriksaan medis menyatakan kondisi Sarah stabil dan tidak ada keluhan fisik yang berarti, Ia memutuskan untuk keluar dari rumah sakit. Sarah juga memiliki hal yang perlu dia selesaikan secepatnya"Kita makan-makan dulu yuk, Abah... Ibu," ajak Sarah sembari menatap kedua orangtua angkatnya

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    3.

    Setelah sambungan telepon dengan Rafli terputus, Sarah terdiam cukup lama. Matanya menatap lurus ke depan dengan pandangan dingin yang belum pernah terlihat selama enam bulan terakhir."Mommy, Tachi sudah siap. Tachi harus bawa baju berapa setel untuk menginap?" Tachi tiba-tiba masuk ke dalam kamar

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    2.

    Setelah memutuskan menginap di hotel hanya berdua dengan Tachi yang sebenarnya Sarah merasa hendak muntah setiap kali hembusan angin membawa aroma pekat aneh dalam rumahnya. "Tachi mandi dulu sendiri ya, Mommy bersiap-siap, oke?" Tachi langsung mengangguk cepat, turun dari ranjang dan kaki keciln

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    1.

    "Ahh ..." Kepala Pitri terlontar ke belakang dan dadanya membusung ke depan, merasakan gempuran Rafli di bawah sana yang sangat menyesakkan namun membuat seluruh syarafnya bergetar nikmat. "Tahan, Sayang ...sedikit lagi abang juga sampai." bisik Rafli sembari terus memompa cepat. Suara Pitri

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status