“Pah, cari mama baru, yuk!”“Pah, itu ada cewek cantik, mau jadiin mama buat Ayya, gak?”“Pah, kayaknya tante itu baik. Papazi mau gak?”“Tadi temen Ayya ke sekolah pada ditemenin mamanya, Ayya kapan punya mama, pah?”“Papah, temen Ayya suka dibekelin makan masakan mamanya. Ayya kapan dibekelin sama mama, pah?”“Masakan seorang mama itu seenak apa sih, pah? Kok temen-temen Ayya sesuka itu sama masakan mama mereka? Ayya jadi mau coba.”Zio menutup kedua telinganya dengan bantal selalu ketika Ayya sudah kembali bertanya mengenai seorang mama padanya. Jujur, Zio sama sekali tidak kepikiran untuk menikah lagi setelah merasa gagal di pernikahan sebelumnya.“Pah! Jangan pura-pura gak denger, Ayya lagi nanya loh!”“Apalagi, Ay? Papazi kan udah bilang mamanya gak nemu.”“Papazi bohong! Papazi emang gak niat cari mama baru!” tuduhnya.Zio memijat pelipisnya kuat. Rasa pening akibat pekerjaan saja sudah membuat otaknya berantakan ditambah kemauan Ayya yang begitu bertolak belakang dengan diriny
Terakhir Diperbarui : 2026-05-27 Baca selengkapnya