Keesokan harinya, Alena tiba di gedung Arta Group bersama Pak Adrian dan dua orang dari tim kuasa hukumnya.Begitu memasuki lobi, beberapa karyawan yang sedang berada di sekitar meja resepsionis langsung menoleh.Bisik-bisik mulai terdengar.“Itu Alena, kan?”“Iya. Mantan istrinya Pak Alres.”“Kenapa dia datang lagi?”“Bukannya dia sudah keluar dari Arta Group?”Alena mendengar sebagian percakapan tersebut, tetapi memilih tidak menanggapinya. Ia terus berjalan di samping Pak Adrian dengan langkah tenang.Alena mendekati resepsionis dan mengatakan jika mereka ada janji temu dengan para pemegang saham.Resepsionis tersebut segera mengecek, lalu tak berapa lama ia mengatakan. “Silakan langsung ruang pertemuan, Bu Alena.”Alena mengangguk mengerti, tidak ada yang mengantar mereka. Namun, itu bukan masalah untuknya. Kali ini ia lebih percaya diri, tidak ada pakaian sederhana seperti ketika dirinya masih berstatus karyawan magang.Tidak ada pula sikap ragu seperti dulu. Alena datang sebagai
Zuletzt aktualisiert : 2026-09-19 Mehr lesen