Keheningan cukup lama terjadi di antara Alres dan Alena.Alres masih menatap meja di hadapannya, seolah kembali mengingat kejadian yang sudah bertahun-tahun berlalu."Usiaku baru dua belas tahun saat itu," akhirnya Alres membuka suara. "Satu hari sebelum ayahmu membawa kami keluar dari panti asuhan."Alena tidak mengatakan apa-apa. Sejujurnya, dia tidak terlalu ingin mendengar cerita masa lalu Alres. Namun, entah kenapa, kali ini dia tetap diam."Kamu ingat ada sebuah danau kecil di sekitar panti," lanjut Alres. "Anak-anak sering bermain di sana, meskipun pengurus panti sudah berkali-kali melarang."Alres berhenti sebentar. "Aku pernah jatuh ke dalamnya saat mengambil bola."Alena menatapnya sekilas. Ia mengingat danau itu, dulu saat mengunjungi panti bersama Ayahnya, Alena pernah bermain di sana. Namun, Alena samar-samar mengingatnya, seperti melupakan sesuatu."Aku sebenarnya bisa berenang. Namun, kakiku tiba-tiba keram."Suara Alres terdengar lebih pelan. "Semakin aku berusaha naik
Zuletzt aktualisiert : 2026-09-24 Mehr lesen