Jika bukan karena sedang menyetir, aku pasti akan langsung menindihnya dan menghajarnya langsung.Terus-terusan digoda sampai tak tahan lagi, aku hanya bisa menghiburnya dengan berjanji akan memberikannya setelah tiba di rumah, karena masih harus fokus menyetir sekarang.“Sayang, aku punya sedikit cemilan di sini, kamu mau cicip untuk mengganjal perut…?”Kakak ipar tersenyum menggoda padaku. Dia membungkukkan badannya, menunduk dan mengulum senjataku.Sensasi luar biasa itu membuat seluruh tubuhku tersentak. Sangking semangatnya, aku hampir saja salah menginjak pedal gas, membuat seluruh tubuhku berkeringat dingin karena terkejut.Sekarang aku baru paham kenapa banyak pria yang sangat menyukai wanita dewasa, karena gairah mereka tinggi, tekniknya lihai dan benar-benar menantang.“Sayang… baru beberapa hari nggak bertemu, kamu semakin hebat saja. Lihat, cairannya sebanyak ini. Aku sangat menginginkannya, kita main di mobil saja, ya….”Tak disangka kakak ipar sudah begitu tak bisa menaha
Read more