Mach einen kurzen Test und finde heraus, ob du Alpha, Beta oder Omega bist.
Duft
Persönlichkeit
Ideales Liebesmuster
Geheimes Verlangen
Deine dunkle Seite
Test starten
3 Antworten
Kara
Pencerah
Pengacara
Konten terbaru Mas Ramli yang nge-hits banget di kalangan anak kos tuh series 'Masak Murah Meriah'. Episode terakhir dia bikin martabak telor pakai magic com, legit banget sampe trending di Twitter. Uniknya, dia selalu sisipin tips hemat ala anak rantau kayak pake minyak goreng bekas yang udah disaring pakai tisu.
Yang bikin channelnya makin rame, baru-baru ini dia ngadain live streaming masak sambil ngobrolin filosofi di balik bumbu sederhana. Gak nyangka deh rendang pakai kecap manis ala warung tegal bisa jadi bahan diskusi begitu dalam. Ada momen lucu pas dia kecele pake cabe hibrida dan mukanya merah kayak lagu 'Belah Duren'.
2026-08-02 15:31:59
0
Hattie
Pemberi Tips
Penyiar
Barusan ngecek channel Mas Ramli dan nemu konten fresh banget! Dia lagi seru-seruan eksperimen masak pakai alat-alat unik - terakhir pake setrika buat bikin roti bakar ala kaki lima. Kocak banget gaya dia ngomong 'ini bukan sponsor ya, setrika saya emang udah pensiun' sambil dagunya berkeringat.
Ada juga series baru 'Makan Pagi Pak RT' di mana dia jelajah warung-warteg langganan warga sekitar. Yang viral kemarin pas dia ketemu penjual es teh yang udah 30 tahun jualan tanpa kenaikan harga. Scene paling mengharukan waktu Mas Ramli bantu renovasi gerobak si abang secara diam-diam.
2026-08-03 09:12:51
2
Liam
Pemandu Baca
Akuntan
Ada sesuatu yang selalu segar dari konten Mas Ramli belakangan ini! Episode terbarunya yang bikin geleng-geleng adalah kolaborasinya dengan chef jalanan lain buat bikin 'Nasi Goreng Rempah Level 10'. Mereka pake cabai rawit setan plus racikan rempah rahasia sampai bikin para bintang tamu meleleh. Seru banget lihat chemistry mereka di dapur portable yang super minimalis tapi bisa ngeluarin rasa gila-gilaan.
Selain itu, ada juga segmen 'Makanan VS Penonton' di mana Mas Ramli tantang subscriber setia buat tebak harga bahan-bahan yang dipake di warungnya. Yang bener dapet voucher makan sebulan gratis! Gila aja sih cara dia bikin konten sederhana tapi engagement-nya nendang banget. Terakhir kali liat, video 15 menit itu udah dapet 2 juta view dalam 3 hari.
2026-08-04 03:39:21
3
Alle Antworten anzeigen
Code scannen, um die App herunterzuladen
Verwandte Bücher
Ah! Mantap Mas Ramli
Miss Luxy
9.8
4.2M
"Ramli, hamili istriku, aku akan membayarmu dua puluh kali lipat dari gajimu!"
Ramli, duda anak tiga dari desa, terpaksa bekerja untuk CEO kaya. Namun, kedua majikannya terus bertengkar karena lima tahun ini, mereka tidak dikaruniai anak. Ramli yang butuh uang, tepaksa harus melakukan kerjasama. Perlahan, Vina mulai merasa nyaman dan ketagihan dengan sang pelayan. Hingga akhirnya mereka terjebak dalam hubungan yang sangat rumit. Apalagi saat Vina tahu sang suami telah mengkhianati dirinya dengan memiliki selingkuhan.
Yang lebih mengejutkan adalah, Ramli sebenarnya bukan pelayan biasa hingga semua orang terkejut!
Roni, pemuda desa yang merantau ke Jakarta demi mengubah nasib, tak pernah menyangka hidupnya akan berubah begitu cepat. Ketampanan dan sikap polosnya justru membuat banyak wanita terpikat—mulai dari ibu kos cantik yang kesepian, wanita karier yang menggoda, hingga janda-janda muda yang haus perhatian.
Awalnya Roni hanya ingin bekerja dan hidup sederhana. Namun pesona para wanita itu menyeretnya ke dalam hubungan-hubungan terlarang yang penuh godaan dan rahasia.
Ibu mertuaku tega menyuruh Mas Amar – Suamiku, untuk menikah lagi. Hanya karena aku belum bisa memberi keturunan. Sebagai anak yang berbakti, Mas Amar tidak bisa menolak. Dia tak ingin menyakiti hati ibunya.
Bertubi hinaan dan cacian aku dapatkan. Berusaha tegar demi cinta, namun terlalu menyakitkan.
"Hiduplah bahagia dengan dia, Mas. Aku tidak bisa bertahan dalam rumah tangga ini. Aku pikir kamu bisa membangun syurga untukku, di rumah ini. Ternyata tidak! ... Maaf, aku menyerah!" ujarku sambil menatap bola mata indah milik Mas Amar.
"Aku tidak akan melepaskan mu, Arumi. Aku sangat mencintaimu!" Mas Amar berusaha memegang tanganku. Tetapi aku langsung menghempaskan.
"Cinta seperti apa yang Mas aksud? Tidak ada cinta yang di dalamnya mengandung luka!" Aku berkata dengan raut wajah penuh amarah.
Blurb
Kenapa, sih, wanita kalau sudah di atas 30 tahun dan belum menikah, disebut perawan tua? Tidak laku? Dan berbagai titel lainnya.
Tidak itu di kota atau pun desa. Selalu saja hal itu menjadi gunjingan para kawan, sanak saudara, juga para tetangga. Seakan status jomlo adalah aib besar yang sangat memalukan.
Ada apa sebenarnya dengan sugesti orang-orang tentang status jomlo? Padahal jomlo itu kan tidak merugikan siapa pun. Mereka bukan virus, bukan pula kutukan. Jadi tidak perlu dipermasalahkan.
Seperti halnya aku. Aku Hasmi Azzahra. Seorang perawat di sebuah rumah sakit, yang kini berusia 32 tahun dan aku seorang jomlo!
Sebenarnya, bukan mauku masih menjomlo seperti ini di usiaku yang sudah tidak muda lagi. Pengalaman buruk tentang lelaki berengsek di masa lalulah yang membuat aku seperti ini.
Bukan aku trauma. Aku hanya ingin lebih seleksi lagi dalam memilih pasangan, karena aku tidak ingin kecewa kembali.
Untuk memilih pasangan, aku tidak mungkin asal tunjuk, dan asal pilih mumpung ada yang mau, iya, kan? Karena menikah itu perkara panjang yang punya banyak poin untuk dipikirkan dan dipertimbangkan.
Pokoknya aku tidak mau sampai salah pilih lagi!
Jadi … tolong dimengerti, ya? Jomlo itu bukan aib, kok. Meski aku tidak tahu sampai kapan harus menjomlo seperti ini?
Aku hanya bisa menunggu jodohku datang saja.
Sekalipun, sebenarnya ada seorang pria yang sering membuatku galau tingkat dewa. Tapi, sikap datarnya membuatku kesulitan menebak isi hatinya.
Hatiku semriwing saat dia melirikku. Namun, tensi darahku pun selalu naik tiap kali berinteraksi dengannya.
Dia sangat menyebalkan! Namun, juga selalu aku rindukan.
Jadi, haruskah aku mengejarnya? Atau cari pria yang lain saja, yang bisa memberiku kepastian.
Yang mana, yang harus aku pilih untuk mengakhiri kejomloan ini?
Orang pikir kecantikan adalah Anugerah tapi bagi Raras itu merupakan masalah, terlahir cantik membuat Raras menjadi incaran orang serakah di kampungnya hingga ia harus lari dari kampungnya ke kota, di sana ia bertemu dengan Pria tampan yang merupakan anak majikannya.
"Siapa namamu?" Tanya Maxime Yudhanegara
Raras mengangkat wajahnya, Maxime tertegun ketika melihat berapa cantiknya pembantu baru tersebut.
"Raras tuan"
Apa yang terjadi antara Raras dan Maxime?
Bagaimana rasanya, jika mempunyai suami tukang selingkuh. Sedangkan kita di rumah sudah capek mengurusi pekerjaan rumah, serta merawat mertua kita yang sedang sakit.
Sedangkan anaknya, yaitu suami kita sedang enak-enakan berselingkuh. Perempuan yang berselingkuh dengannya juga bukanlah orang lain, melainkan teman kita sendiri.
Istilahnya, dia itu telah menikung kita. Aku begitu emosi, ketika melihat suamiku berselingkuh dengan perempuan yang bernama Lisa.
Hingga aku berniat mau pergi dari kehidupan suamiku dan tidak mau lagi capek-capek mengurus mertua, secara gratisan. Tapi aku malah luluh, ketika Mas Romi suamiku meminta maaf dan berjanjii tidak akan mengulanginya lagi.
Tapi ternyata, Mas Romi mengulanginya lagi, dengan perempuan yang sama pula. Ternyata mereka itu masih berhubungan, tanpa sepengetahuanku.
Bagaimana jika kamu berada di posisi ini? apakah kalian sanggup? Jika ingin tahu kelanjutan cerita ini, maka kalian harus mengikuti terus ceritanya ya!!!
Baru-baru ini sempat menonton vlog terbaru Mas Rahmli yang bikin ngakak abis! Di episode terakhir, dia mencoba tantangan '24 Jam Pakai Kostum Kuis', di mana selama sehari penuh harus menjawab pertanyaan random dari orang di jalan dengan gaya kuis klasik. Yang lucu, kostumnya itu lho—kombinasi jas host tahun 90-an plus wig pirang keemasan yang terus melorot. Highlight-nya pas dia ketemu anak kecil yang nanya, 'Om, kenapa laut asin?' dan Mas Rahmli langsung bales pake jargon kuis, 'Sebab... Mungkin nenek moyangku seorang pelaut~!' sambil nyanyi. Kreativitas improvisasinya selalu bikin subscribers rindu konten-konten spontannya.
Di sisi lain, ada juga kolaborasi seru dengan komika lokal dalam video 'Nongkrong di Warung Pak Jeketi'. Mereka ngobrol santai sambil mencicipi menu-menu aneh warung itu—sumpah, ekspresi Mas Rahmli pas makan sambal rawit dicampur coklat itu priceless! Videonya dipenuhi canda khas orang-orang yang chemistry-nya natural banget. Bisa dilihat dari engagement di kolom komentar, banyak yang request part dua karena vibe-nya kayak lagi nongkrong bareng teman sendiri.
Ada sesuatu yang sangat autentik dari cara Mas Ramli menyajikan kontennya. Gaya bicaranya yang ceplas-ceplos tapi tetap hangat, ditambah ekspresi wajahnya yang khas, bikin setiap videonya terasa seperti obrolan santai dengan tetangga. Konten review makanan jalanannya itu nggak cuma sekadar 'enak' atau 'nggak enak', tapi selalu dibumbui cerita kecil tentang penjualnya atau nostalgia masa kecil. Misalnya pas dia nyobain batagor langganannya sejak SD, tiba-tiba jadi flashback tentang main bola di lapangan deket situ. Itu yang bikin relatable banget.
Dia juga punya signature catchphrase kayak 'Ah mantap!' yang langsung jadi identitas brand-nya sendiri. Nggak heran sampe jadi meme di medsos. Yang menarik, kontennya tetap konsisten di niche kuliner lokal yang sederhana, tapi dikemas dengan energi super positif. Bukan tipe food vlogger yang sok fancy atau overly critical - Mas Ramli itu kayak temen yang lagi lapar dan excited mau nyobain warung tenda pinggir jalan bareng kita.
Ada sesuatu yang begitu autentik dari Mas Ramli yang bikin kontennya langsung nempel di kepala. Awalnya nemuin videonya lewat rekomendasi algoritma, dan dalam hitungan menit, aku udah scroll ke bawah buat cari lebih banyak. Gaya bicaranya yang ceplas-ceplos tapi penuh makna, plus ekspresi wajahnya yang bisa bikin ketawa sekaligus merenung, itu kombinasi sempurna. Konten viralnya sering banget bahas kehidupan sehari-hari dengan sudut pandang unik—misalnya ngomongin 'resep' mengatasi overthinking pakai analogi bikin martabak, atau kritik sosial pakai guyonan soal harga cabe. Yang bikin beda? Ia nggak cuma lucu, tapi juga nyentil persoalan nyata.
Dari semua kontennya, yang paling sering dibahas komunitas online adalah seri 'Ngopi Dulu'—di situ ia bahas topik berat kayak mental health atau relasi keluarga dengan gaya santai kayak lagi ngobrol di warung kopi. Kerennya, ia selalu sisipin pesan tanpa kesan menggurui. Aku suka banget sama episode di mana ia bilang, 'Jangan takut gagal, takutnya nggak pernah mulai.' Simple, tapi bikin semangat lagi buat yang lagi down.