Nilakandi
Persis seperti yang tengah Diwana lakukan tanpa sadar di depan Nilakandi, yang kemudian dengan sabar mengikatkan apron itu dari depan, setengah memeluk Diwana.
“Oke, jadi kita mau masak apa sekarang?”
“Ini, resep spesial,” ucap Nilakandi sambil memperlihatkan buku agenda kecil yang terbuka di halaman paling depan.
“Tamagoyaki ala ayah?” tanya Diwana membaca tulisan di buku itu.
“Iya, sama beef teriyaki di halaman kedua. Resepnya memang simple, tapi setiap aku masak selalu aja rasanya beda. Tapi Kak Diwana kan jago masak tuh, pasti bisa duplikat resep ini.”